
Hari pernikahan Ehsan dan Aline.
Semua dipersiapkan dengan baik dan rapi sesuai rencana, Keamanan juga sudah di perketat oleh Rheva.
Bagian Laki laki.
Ehsan sedang membenahi Jas yang ia pakai terlukis senyuman dia dapat mengapai cinta di hati Aline, seperti janji hingga teman temannya pun masuk.
"Jan ku kecewain, selain lu kena geprek orangtua Aline lu juga bakal kena singa betina. " kata Daffa tersenyum tak lama orang yang menikah dulu habis berbulan madu datang juga.
"Gimana bro bulan madunya? " tanya Ehsan iseng, "oh tentu dan hasilnya Bella lagi hamil 2 minggu. " kata Louis semua tentu senang bella sedang hamil.
"Secepat itu. " kata Atha juga berbicara,
"Tapi... " semua saling menatap dan...
"Jati diri kita pasti harus tahu istri kita. kan? " kata Ehsan tentu semua terdiam dan menatap leader mereka Atha, Atha menghela nafas lalu "Lakukan, suatu hubungan tidak harus berlandasan cinta tapi kepercayaan pada pasangan. " kata Atha membuat senyuam Tipis.
Sementara Para Ciwi.
Aline yang sedang di Rias oleh Tiffany dan Rheva, tak lama Bella pun masuk dengan senyuman indahnya.
"Napa nih lu kok senyum senyum? "Tanya Rheva yang sibuk membenahi hiasan rambut Aline.
"Gw hamil 2 minggu. " kata Bella tentu semua terkejut sekaligus senang lalu mereka berpelukan, " Selamat Bella bentar lagi jadi ibu." kata Aline memeluk Bella.
Yang lain juga memberikan selamat, setelah itu mereka berbincang sambil Aline dirias.
Hingga Acara akan dimulai.
Aline mengandeng Papi Fares, lalu mereka berjalan di atas priamdani putih dengan gaun putih Astetik yang menjuntai sampai kebawah. Disertai senyuman merekah di wajah sang pengantin.
Sampai di pelaminan Papi Fares menyerahkan putrinya kepada Ehsan,
__ADS_1
Acara dimulai.
"Baiklah "
"Apakah Tuan Ehsan Evano Faeyza bersedia menerima Nona Aline Faresta Sebagai istri, menemaninya suka duka sampai maut memisahkan?"
"Saya bersedia"-Ehsan
"Apakah Nona Aline Faresta bersedia menerima Tuan Ehsan Evano Faeyza Sebagi suami, menemaninya suka duka sampai maut memisahkan? "
"Saya bersedia. " -Aline
"Baiklah, silahkan pasangkan cincinnya. "
Rheva berjalan membawa cincin pernikahan.
Ehsan dan Aline memasangkan Cincin itu pada pasangan mereka,
"Kalian sah menjadi suami istri. "
Semua tamu bertepuk tangan dengan meriah,
Tamu pun mengucapkan selamat maupun keluarga dan sahabat mereka.
Acara lempar bunga.
Aline berjalan naik ke atas memegang bucket bunga setelah itu,
1
2
3
__ADS_1
Hap....Bunga dilempar Rheva dkk dan Atha dkk bersiap lalu... hap
Seseorang berhasil mendapatkan bunga itu lalu dia berjalan mendekati seseorang,
"Kau sudah menemukan jawaban orang itu?" tanya Orang itu.
sedangkan seseorang yang ditanya mengangguk dengan senyuman lalu,
"Berarti apakah kau mau menikahi ku? " tanya orang itu dengan memegang buket bunga itu dengan senyuman khasnya sedangkan yang dilamar menerima dan mengangguk.
Mereka pun berpelukan erat.
Acara berlangsung dengan lancar tanpa kendala.
Selesai acara semua kembali rumah pengantin baru.
Kamar.
Aline melepas seluruh Riasan yang menempel pada dirinya termasuk, suaminya yang melepas sepatu dasi dan jasnya lalu mereka duduk di pinggiran kasur.
"Ehsan kau pasti kaget? tapi maaf... " Aline mulai berbicara,
" Ehsan Rahasia ini gw jaga dengan para sahabat gw, maaf selama ini gw nutupinnya
Gw termasuk kelompok Diamond Rose Ceo bagian senjata atau wakil diperusahaan persenjataan RV'Armament.
Gw juga sering balapan bareng Rheva sama Tiffany.
Gw punya nama samaran Line. "
Jelas Aline tentu membuat Ehsan sangat sangat terkejut Nona Line dia tahu....
"Aku juga punya Rahasia, Nama ku di kelompok Faey, kelompok Psycho Devil, Prince rancing, bagian senjata buatan ku dan ketua ku, bahkan kita pernah bertemu saat polisi mengejar bukan?." kata Ehsan tersenyum tentu Aline juga kaget sewaktu di himpit gang sempit ternyata Ehsan.
__ADS_1
Tentu mereka lega setelah jujur dan Ehsan melakukan itu bersama Aline..
Bersambung