
Pulang sekolah.
Mereka langsung pulang ke mansion, berganti baju dan makan siang bersama.
"Mami nanti kita semua mau ketaman hiburan boleh yah." ijin Rendra di sela makannya, "Iya." jawab Mami Rheva semua sumringah mendengar itu.
"Abang ikut dong." kata Reyhaan, Rendra mengangguk mereka deal nanti malam setelah makan malam mereka akan ke taman hiburan bersama sama.
Malam hari pun tiba, selesai makan malam.
Semua sudah bersiap mereka akan menggunakan motor saja, dan sekarang mereka di depan mempersiapkan sepeda motor mereka.
Setelah siap mereka langsung melajukannya menuju Taman Hiburan.
Taman Hiburan.
"Kak kerumah hantu yuk." ajak Linda dia ingin kesana dan sekarang dia suka menggandeng Reyhaan tidak tahu kenapa, semua setuju mereka pun masuk kerumah hantu.
Rumah hantu.
Didalam begitu menyeramkan mereka masuk 10 orang bersama penggunjung lain, para penggunjung pada kaget dan takut beda dengan Reyhaan dkk mereka santuy sekali yayalah kan dah biasa lihat orang termutilasi.
"Mereka kok gk takut yah" -Penggunjung 1.
"Iya yah padahal serem kita masuknya pas malem lagi." -Penggunjung 2
__ADS_1
Para pengunjung rada berbisik karena melihat wajah wajah datar milik Reyhaan dkk saat melewati jalanan penuh hantu.
Baaa...
Seorang mbak kunti menggagetkan Renata, Renata yang tadi hanya diam dan fokus kaget untung tidak teriak.
"Uuh mbak kunti kagetin bae lo, enak enak dengerin musk." kata Renata mencubit gemas terhadap kunti jadi jadian ini, para pengunjung hanya diam melihat ini.
Selesai dari Rumah hantu, mereka pergi naik bianglala kesukaan Deana dia yang pertama lari duluan dan menaikinya.
Cekrek....
Deana memotret si kembar dengan pose tengkar mereka tapi terlihat Ashthetik sekali, tak luput juga ia foto juga saat melewati pemandangan begitu indah sekali.
Selesai naik mereka jajan dan bermain mainan yang lain dan...
"Rendra Rendra Rena mau itu..." kata Renata tanpa menoleh dia menarik narkk tangan Rendra.
Tapi Rendra tengah bersama Reyhaan beli cilok dan yang di tarik Renata adalah Elvano,
"Ayo Rendra capitin aku dong." kata Renata berbinar dia sangat ingin boneka itu.
Vano hanya tersenyum melihat tingkah imut Renata, dengan cepat dia mencapitkan boneka yang di inginkan Renata.
"Nih..." Vano memberikan dan langsung boneka itu, Renata mengambil Boneka itu dengan senyuman dan...
__ADS_1
"Renata nih cilok mu." kata Rendra memberikan Cilok, seketika Renata bingung jika Rendra membeli Cilok dengan Reyhaan lah yang mencapitkannya boneka beruang ini siapa?
Renata pun menoleh kesamping dan terkejut ternyata Vano yang memberikan boneka itu, Renata tersenyum dan berlari menuju Deana dan Linda tengah duduk makan Cilok juga.
Drrt....
Drrt....
Hp Reyhaan berdering ia mengakatnya sebentar dan yang lain nya duduk makan cilok, "Habis ini mau naik komidi putar itu?" tanya Linda Renata yang sangat suka mengangguk dan makan Cilok pedasnya.
Tak lama Reyhaan kembali,
"Ayo pulang disuruh Papi." ujar Reyhaan.
"Nanti dulu kita main itu yaya..." kata Renata menunjuk kuda kuda komidi putar itu, Mereka menuruti Renata dan mereka langsung bermain mainan itu.
Selesai bermain dan puas mereka langsung
Pulang.
Mansion.
"Udah pulang dah sana bersih bersih terus tidur." kata Rheva yang menunggu bersama Bella dan Tiffany saat akan hendak naik ke atas.
Renata langsung tertidur di lantai membuat semua tertawa melihat Renata yang nyeyak sambil memeluk bonekanya, Reyhaan langsung menggendong adek nya ini untuk ke atas.
__ADS_1
Bersambung.