
Rheva hampir semalaman menangis karena Reyhaan di culik.
Pagi hari.
"Rheva makan yah.. "bujuk Papa karena anaknya tak mau makan, Rheva mengelengkan kepala tiba tiba seorang bodyguard pencari Reyhaan datang terburu buru...
"Nona Rheva, Tuan muda Reyhaan ada di gedung kosong jln ** no**." jelas Bodyguard ini dengan mendengar ini Rheva hendak pergi kekamar ganti baju mengambil senjata dan berangkat tapi Papa mencegah...
"Gak, kamu makan dulu baru berangkat. " kata Papa tegas tanpa di bantah Rheva makan dengan lahap, lalu menganti baju mengambil Senjata dan kunci mobil.
Yang lain juga bersiap yang berangkat hanya Rheva, Atha, dan Daffa.
sisanya tunggu dirumah.
Dengan kecepatan cepat menembus hawa pagi Rheva melajukan mobil dengan cepat.
Atha sudaj biasa tapi Daffa dia berasa jantungan melihat kecepatan mobil Rheva tadi.
"Reyhaan.." saat Sampai Rheva hendak langsung masuk tapi Atha menghentikan dan berkata mereka harus tenang dan memikirkan strategis takutnya jika gegabah nyawa Reyhaan taruhannya...
"Jadi... "Daffa yang ahli Strategis menjelaskan Rencana, setelah Rencana matang mereka turun dan masuk melihat kesanan kemari.
Benar saja banyak cctv dengan cepat mereka melempar batu dan membuat CCTV Rusak, Daffa menghubungi Ehsan dan berkata hack seluruh sistem keamanan.
Dengan cepat Ehsan melakukannya...
Hingga sampai di suatu Ruangan....
Ruangan yang hanya ada 4 orang bodyguard dan pemimpin mereka.
"Hm.....kasihan sekali hidup anak mu kakak, jangan khawatir kalian merindukannya kan? aku akan segera mengirimkannya. "kata Orang itu tak lain paman Andra menatap Bingkai Foto keluarga kakaknya sendiri.
Lalu...
dor...
__ADS_1
dor...
dor.. dor...
4 tembakan melesat tepat di jantung 4 penjaga membuat, Andra waspada terhadap serangan ini.
Ketiga orang ini pun keluar menghadap Andra, Andara siap dengan senjatanya lalu... "Siapa kalian!! " kata Andra lantang Rheva dengan wajah datar... maupun kedua cowok di samping kanan kirinya.
"Aku Mami Rheva. " kata Rheva meluncurkan sumringah yang lebar.
"Aku Papi Atha. " Kata Atha memuncul smriiknya.
"Gw Uncle Daffa. " kata Daffa dengan wajah datar.
Andra agak gemetar melihat sisi ketiga orang ini muncul, "Kau cari Keadaan, biar dia urusanku... " kata Atha.
Rheva mengangguk dan berlari menuju ruangan dimana Reyhaan di sekap, Atha dan Daffa dia bersiap Untuk menghadang Andra yang hendak menyusul Rheva yang berlari menuju Ruangan.
Rheva POV.
Rheva menemukan ruangan Reyhaan
brak...
brak...
Rheva berhasil mendobrak paksa terlihat Reyhaan ketakutan dan menangis, Reyhaan yang melihat maminya dia langsung berlari dan memeluk menangis.
Rheva memeluk erat anaknya dia bahkan sampai menangis dia mengecek seluruh tubuh anaknya apa ada yang luka?
Ternyata ada satu luka yah itu luka cambukan membuat Rheva marah, Rheva mengendong Reyhaan keluar ruangan.
Dan terlihat Atha, Daffa sedang menyerang.
Rheva berlari keluar terdahulu tapi....
__ADS_1
Ternyata penjaga tambahan datang berjumlah 10 orang, Rheva menurunkan Reyhaan dan menyuruhnya bersembunyi lalu...
Bugh..
bugh...
sring
krek
krek...
Rheva mengeluarkan katana dan menyerang 6 orang berhasil di lumpuh kan sisa 3 lalu...
Dor..
dor..
dor...
Rheva menembak dengan cepat dan satu orang tadi menyerang daffa dan..
Dor...
Rheva menembak tepat sasaran...
sisa Andra lalu...
"Mundur atau dia terluka.. " kata Andra menyekap Reyhaan kecil, itu pun membuat takut Reyhaan sehingga...
bugh... bugh.. Plak..
entah jengkel atau takut Reyhaan memukul Andra keras membuat Reyhaan berhasil lepas dan memeluk Daffa.
Bodyguard dari rumah Rheva datang dan menahan Andra.
__ADS_1
Mereka pun pulang ke mansion.
Bersambung.