ELEGI CINTA YUKI

ELEGI CINTA YUKI
Permintaan Maaf


__ADS_3

Haga tidak mau berdebat,


daripada membuat tambah marah.


Saat dia melirik lagi,


aku sudah menarik selimutku, menutupi semua tubuhku.


Haga pun keluar kamarku.


Aku belum tidur. Hatiku gelisah.


Aku mencari handphoneku, dengan ragu-ragu aku menekan nomor itu.


Lama sekali diangkatnya.


Ah, mungkin sudah tidur,


kulirik hampir jam 12 malam.


mengganggu saja Yuki. Sudahlah.


Kututup telponnya,


kuletakkan handphoneku di samping harmonikaku.


Saat mau menutup mata, handphoneku berbunyi,


kulihat, ternyata nomor yang tadi kuhubungi.


Ia menghubungiku balik.


Percakapan mengalir indah,


dari saling bertukar kabar,


dan keinginan sama kita untuk bertemu kembali.


Perasaan yang sama denganku.


Saling merindu.


Aku bilang akan mengembalikan barangnya, ia penasaran.


Dan besok kami berjanji bertemu setelah pulang kampus, di taman tempat pertama kali kita bertemu.


. .


Pagi hari.


Saat turun sarapan, Haga dan Cakra Sudah lebih dulu di meja makan.


Mereka melirikku,

__ADS_1


melihat penampilanku yang feminim.


Biasanya aku pakai celana kasual dan kaos,


kali ini menggunakan dress sedengkul motif bunga-bunga.


Ya.. tentu saja jalan masih sedikit pincang.


Dari mulai turun dari tangga, wajahku cerah, bersinar seperti matahari pagi.


Aku menyapa mereka, dan menciumi kedua pipi Kakak-kakak ku.


Apalagi Haga keheranan, karena dia berfikir hari ini aku masih ngambek gara-gara peristiwa semalam.


"Tadi malam gue mimpi apa ya.. sampai si mie kriting nyium pipi gue"


Ara meledek, sambil mengelus-ngelus kedua pipinya.


Biasanya kalau dipanggil begitu Yuki pasti ngambek.


"Mimpi ketiban bulan,


dan kamu pasti tau dong bulannya siapa.. haha"


ucapku membalas ledekan Ara dengan gembira.


percuma deh, kamu mau pancing aku kayak apapun, nggak akan berhasil.


dia menghampiriku, menempelkan tangannya di keningku,


lalu mengangkat tangannya dan menempelkan di pantatnya.


"... ternyata sama panasnya... buahahahhh.. "


ledek Ara terpingkal pingkal.


"Terserah.


Hari ini kamu mau jail kayak apapun nggak akan ada efeknya.


Kamu nggak akan bisa mengacaukan hariku"


balasku tetap dalam mode on, tersenyum bahagia.


"Ayo cepet berangkat,


aku udah nggak sabar buat pulang"


ucapku lagi.


Mereka melonggo melihat sikapku.


Dan berdesir di hati mereka, faham dengan sikapku yang seperti ini pasti karena barang tersebut.

__ADS_1


. . .


Sampai kampus.


Kulihat Ketty turun dari motor Barat.


akhirnya. Aku lega.


Saat istirahat,


Barat dan Ketty menghampiriku.


Mereka meminta maaf, Barat meminta maaf atas ketidaknyamanannya sikapnya padaku selama ini.


Dan Ketty tulus meminta maaf karena ulahnya kemarin. Aku pun memaafkan mereka.


Berita terbarunya, semua anak kampus sekarang membicarakan tentang kedekatanku dengan Ara.


Banyak spekulasi bermunculan, dengan perubahan sifat Cakra, dia udah nggak suka lagi maenin lagi perempuan, ikut balapan liar atau sengaja kumpul buat mabuk-mabukam. Ara berubah dan itu karena aku.


Ada pro dan kontra. Ada yang setuju. Ada yang tidak. Apalagi ada temen-teman dari Ara yang naksir padaku, merasa di dahului oleh Ara.


Aku mah cuma bisa senyam senyum sendiri. Terserah mereka aja mau berfikir apa tentangku.


Yang pasti, yang paling tau kondisinya hanya Aku dan Ara.


Dengan beredarnya gosip seperti ini,


aku ambil positifnya saja,


aku nggak perlu repot-repot lagi ngikutin peraturan Ara.


Makasih juga deh buat Ketty karena kalau dia nggak cemburu buta kayak kemarin, semua ini nggak akan terjadi.


. . . .


...Bersambung...


Hallo semua Aku Aleena ,


baca cerita lainku yang berjudul :


✔ Dua Hati


✔ Billionaire Master Love Prison


✔ Silence


dan jangan lupa beri dukungan dengan Like, Vote, Favorit dan Komentarnya.


Partisipasi kalian sangat berharga buatku agar terus semangat berkarya dan menulis.


Terimakasih dan selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2