ELEGI CINTA YUKI

ELEGI CINTA YUKI
Pesta


__ADS_3

Dirumah Papaku.


Keesokan harinya.


Aku, Ibu, Aida, Papa, Mama juga Judith tampak sibuk.


Hari ini kami berencana pergi ke pusat perbelanjaan.


Aku akan mengajak Judith jalan-jalan sekalian mencari perlengkapan lukis untuk anak-anak juga barang lainnya yang kurang.


Jalan-jalan bareng keluarga biar ramai dan seru. Papa, Mama, Ibu, Aida juga mencari baju untuk ke pesta, aku pun mencarikan gaun untuk Judith.


Judith terlihat gembira, akupun terbawa suasana.


Dan semua sorot mata lain pun menatap penuh bahagia, kini mereka dapat melihat senyumku kembali yang lima tahun ini telah hilang..


Judith benar-benar anugrah terindah bukan hanya untukku tapi semua orang disekelilingnya..


Hari ini Haga juga ada di pusat perbelanjaan dimanaku berada.


Haga berniat mencari sesuatu, tapi mungkin takdir belum mempertemukanku, karena saat Haga datang, kami semua pulang. Padahal hanya berseberangan eskalator naik dan turun, dan tubuhku terhalang oleh yang lainnya..


"Yuki, setelah pesta, Ibu dan Aida langsung pulang yaa"


ucap Ibu didalam mobil.


"Yaa...bu.. kok pulang, kan baru beberapa hari"


ucapku berbalik dari jok depan.


"Nggak bisa Yuki.. anak-anak kalau ditinggal kelamaan tidak ada yang mengawasi. Kau dan Judith disini saja dulu, kasihan Judith, dia masih betah, ingin main-main dulu, ia kan Jui.. "


ucap Aida yang menanyakan pertanyaan tadi pada Judith yang duduk ditengah-tengah.


"Iya mah.. kita jangan pulang dulu. Aku masih ingin bermain.. "


pinta Judith

__ADS_1


"Anak-anakmu biar aku yang urus, Ibu juga bisa membantu, iya kan bu... "


Ibu hanya mengangguk dan tersenyum.


"Baiklah, nanti biar supir yang antar kalian pulang...


tapi aku titip alat-alat lukis dan barang lainnya yang aku beli tadi buat anak-anak"


"Beres"


Aida menaikkan jempolnya.


. . . .


Keesokan harinya,


Di pesta.


Pesta yang meriah dan ramai.


Orangtuaku langsung menyapa pemilik rumah dan berbaur.


Aida pun langsung pamit, mana mungkin dia melewatkan kesempatan mencari pasangan. Maklumlah jiwa jomblo, selalu meronta ketika melihat para lelaki lajang langsung berbinar menunjukkan jeratnya, sapa tau ada yang terjebak oleh jeratannya Aida.. hahaha..


Tinggal Aku, Ibu dan Judith. Judith minta izin bermain ditaman belakang yang memang disediakan tempat untuk anak-anak..


Setelah mengantarkan Judith, Aku dan Ibu mulai menyapa orang-orang yang masih mengenaliku.


Pemilik Acara memintaku memainkan sebuah lagu, aku menolakmu karena sudah lama tidak pernah tampil lagi bermain diatas panggung. Tapi mereka tetap memaksa, akhirnya aku tidak bisa menolak, akupun bermain satu lagu.


Suara gemuruh tepuk tangan dari orang-orang yang hadir mengakui permainanku dan aku turun dari atas panggung.


huh..


Aku menghela nafas panjang saat turun panggung, gugup, grogi sampai detak Jantungku masih terdengar sendiri.


Saat itu Haga dan Cakra baru saja datang...

__ADS_1


"Sepertinya kita melewatkan acara yang menarik"


ucap Cakra saat mendengar suara terakhir dari tepuk tangan.


Mereka baru sampai didepan pintu pemilik rumah.


"Sepertinya begitu"


balas Haga.


"Kita kedalam kak, seperti didalam seru"


Cakra mengajak masuk.


"Kau saja, aku ketempat lainnya. Aku sedang tidak berminat bertemu dan berbasa-basi"


ucap Haga, lalu pergi.


. . . .


...Bersambung...


Hallo semua Aku Aleena ,


baca cerita lainku yang berjudul :


✔ Dua Hati


✔ Billionaire Master Love Prison


✔ Silence


dan jangan lupa beri dukungan dengan Like, Vote, Favorit dan Komentarnya.


Partisipasi kalian sangat berharga buatku agar terus semangat berkarya dan menulis.


Terimakasih dan selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2