ELEGI CINTA YUKI

ELEGI CINTA YUKI
Mengantar Berbelanja


__ADS_3

Keesokkan harinya,


ketika aku sedang beberes.


Pelayan senior memberitahu kalau Aku di panggil Nenek Jodhy.


Aku segera menghadap.


Aku melihat Nenek dan Mama Jodhy sudah terlihat rapih dan cantik, sepertinya mereka akan pergi..


"Iya Nyonya, kalian butuh bantuan-ku"


"Ikut-lah dengan kami Yuki"


ucap Mama Jodhy


"Baik Nyonya"


lalu aku mengikuti dari belakang langkah kaki mereka berdua.


Mobil mereka menuju ke salah satu pusat perbelanjaan.


Aku turun, mendampingi dan mengikuti mereka dari belakang.


Aku yang tidak menyadari kalau ada beberapa anak buah yang disuruh Haga mencariku, tampak salah satunya menghubungi seseorang,


sambil terus mengikutiku dari belakang.


Nenek dan Mama Jodhy masuk ke sebuah toko pakaian,


mereka tampak memilih beberapa gaun.


Lalu Mama Jodhy berbicara padaku,


untuk memilih salah satu gaun juga,


Aku menolaknya,


tapi Mama Jodhy tetap memaksa dan memilihkan satu gaun yang pas dengan ukuran-ku.


Hingga Mama Jodhy menjatuhkan pilihan pada gaun berwarna gold selutut, dengan dada terbuka, kilapan emas membuatku terlihat pas dan cantik untukku.


Tak lupa ia juga membelikan sepasang sepatu yang pas dengan gaun tersebut.


Aku juga tidak mengerti dengan apa yang difikirkan mereka,


mereka berubah menjadi sangat baik,


apa ini mungkin karena sebagian permintaan maaf karena peristiwa kemarin.


Ya sudahlah, aku Terima saja..


Selesai berkeliling, dan sudah mendapatkan apa yang mereka mau, kami pulang.


Kami sedang menunggu mobil,

__ADS_1


ketika mobil datang, seorang supir turun, mengambil semua barang belanjaan dan memasukkannya ke dalam bagasi.


Supir baru membukakan pintu untuk Nenek Jodhy,


ketika seseorang menghampiriku..


"Nona Yuki"


ucapnya.


Aku kaget, segera berbalik.


Nenek dan Mama Jodhy pun terkejut ketika orang tadi memanggilku dengan panggilan Nona.


"Nona Muda, saya diperintahkan Tuan Besar untuk membawa Nona pulang"


ucapku dengan berkata tajam,


sorotnya nggak mau melepaskanku.


Aku menyadarinya,


ini pasti orang suruhan Kak Aga,


kulihat selain orang tadi ada beberapa orang lagi yang sigap menatapku agar tidak lolos juga dari pandangan mereka.


"Ah, maaf, mungkin anda salah orang"


ucapku nggak menghiraukan mereka,


tapi dua orang tadi langsung menarik tanganku paksa.


"Kami tidak mungkin salah,


karena Tuan Besar-lah yang memerintahkan langsung"


ucap mereka tetap bersikeras.


ah, benar saja orang suruhan Kak Aga.


"Anda pasti kenal Tuan Besar kami,


Tuan Haga Rahardja sebentar lagi beliau sampai.


Jadi Nona Muda jangan beralasan lagi,


baiknya sekarang Nona Muda ikut kami"


mereka mencengkram kedua tanganku lebih kuat,


menarik dan menyeretku untuk pergi bersama mereka.


"Tidak, Aku tidak kenal,


Anda salah orang, Aku bukan yang kalian maksud"

__ADS_1


aku terus berontak berusaha melepaskan cengkraman mereka yang begitu erat.


Aku nggak mau pulang, pokoknya nggak mau, aku harus cari cara buat kabur dari mereka.


Tanpa kusadari Haga dan beberapa pengawal lain sudah berada dibelakangku.


"Cukup bermain-mainnya Yuki.


Ini sudah tiga bulan, kau masih saja belum puas.


Sekarang kau harus pulang"


teriak seseorang dari belakang,


sedangkan aku nggak menghiraukan teriakan tersebut masih berusaha melepaskan diri dari cengkraman kuat para pengawal tadi.


"Ah.. Kakak"


ucapku,


spontan karena panik aku langsung menginjak kuat-kuat salah satu kaki pengawal tadi,


setelah mengendur, aku menyikutnya, lari sebisa mungkin.


ini kesempatan, aku nggak boleh ke tangkap.


Haga marah.


Langsung menyuruh semua pengawal-pengawalnya mengejarku,


dan tidak mengizinkan kalau aku sampai lolos lagi.


Nenek dan Mana Jodhy hanya jadi penonton ketika peristiwa itu terjadi,


tidak berani ikut campur karena begitu banyak orang yang menyeretku dengan paksa.


Mereka hanya terpaku, menebak apa yang sebenarnya terjadi...


. . . .


...Bersambung...


Hallo semua Aku Aleena ,


baca cerita lainku yang berjudul :


✔ Dua Hati


✔ Billionaire Master Love Prison


✔ Silence


dan jangan lupa beri dukungan dengan Like, Vote, Favorit dan Komentarnya.


Partisipasi kalian sangat berharga buatku agar terus semangat berkarya dan menulis.

__ADS_1


Terimakasih dan selamat membaca.


__ADS_2