
Sepekan terakhir setelah Yoo Ra tersadar kini kondisinya membaik, Yoo Ra yang telah menghabiskan banyak tenaga untuk menjelajahi waktu menuju tahun 2019.
Ia menjelajahi waktu di lorong portal purnama kurang lebih selama 5 tahun dengan menyerap semua informasi mengenai zaman modern.
Ajaibnya, kuasa dari Dalwi Yeosin membuatnya seperti terlahir kembali. Dia merasakan kalau dia pernah mejalani masa kecil di zaman modern ini, bahkan dia pernah merasakan bermain di taman bermain dengan teman-temannya, naik pesawat, pergi ke museum sejarah, dan bersekolah. Dia juga bisa megingat kalau dia pernah bersekolah TK, SD, SMP, dan tahun kemarin dia baru lulus SMA. Sungguh luar biasa anugerah ini, membuat Yoo Ra merasakan 2 kehidupan sekaligus.
Walaupun itu hanyalah replika alias ingatan yang dibuat-buat untuk bisa beradaptasi, tapi kejadian itu benar nyata bahwa Yoo Ra memiliki kehidupan modern.
Kenapa kau berbuat demikian wahai Dalwi Yeosin, apakah zaman ini adalah reinkarnasinya? Apakah ini hanyalah adaptasi belaka agar Yoo Ra terbiasa dengan situasi zaman ini sehingga bisa melanjutkan hidup di zaman ini dengan mencari dal banji?
(Dalwi Yeosin)
“Hm... Ya begitulah, seharusnya zaman ini adalah reinkarnasinya. Wanita itu seharusnya sudah terbunuh saat ia diserang dan dijatuhkan dari atap oleh pembunuh itu. Ini adalah rahasia alam, setiap dewa di dunia ini mengatur kebijakannya masing-masing, dan mempunyai fenomena suci. Dan saat datang fenomena itu, manusia dimanapun tidak boleh saling menyakiti bahkan saling membunuh. Dalam fenomenaku yakni GERHANA, entah itu gerhana bulan atau matahari selalu melibatkan diriku sebagai dewi sekaligus pengendali bulan. Aku tidak suka dengan purnama merah, sebab warna merah di bulan menandakan bencana bagi diriku beserta anak buahku. Yah... itulah penyebab dari kutukanku yang dimana tidak boleh ada pertumpahan darah saat aku sedang gerhana, darah berwarna merah akan menjelma sebagai spirit merah yang kuat kemudian terserap oleh bulan yang berspirit biru dan emas. Saat spirit merah terserap maka kekuatanku dan anak buahku ikut terserap dan kami berada di titik paling lemah. Untuk mengimbangi hal itu, dewa laut dan dewa langit akan membantu kami menyalurkan spirit biru sebagai energi.”
__ADS_1
---
Penjelasan Dalwi Yeosin itu memang rumit, bayangkan saja bagaimana lemahnya Dalwi Yeosin saat itu, tak khayal ia menjadi murka dan mengutuk manusia yang berani menumpahkan darah saat gerhana bulan.
Untuk misi di zaman modern, ternyata ia telah meyiapkan kehidupan nyata bagi Yoo Ra yang tidak dapat kita nalar. Itu adalah bagian yang sangat rumit untuk dijelaskan, sangat magis dan penuh sihir.
***
Intinya...Yoo Ra berasal dari 700 tahun sebelumnya, yang terkena kutukan dari dewi bulan (Dalwi Yeosin). Dia telah diberi anugrah kehidupan modern yang seharusnya sebagai zaman reinkarnasinya setelah meninggal di 700 tahun sebelumnya, di zaman modern dia hanya singgah dan dipersilahkan menyelesaikan misi untuk melepaskan kutukannya dan kembali ke tahun 1318 untuk meneruskan sejarah.
Dal banji adalah kunci untuk membuka portal bulan purnama yang bisa membawanya kembali. Usianya saat ini 20 tahun di zaman modern(aslinya berusia 25 tahun di kehidupan lampau), berarti dia hanya punya 30 tahun mencari cincin dan kastil. Apabila dia berusia 50 tahun dan menua disini, maka ia akan hangus menjadi debu.
(Dalwi Yeosin)
__ADS_1
“Aku selalu berada disekelilingnya, mencegah agar dia tidak mengacaukan kehidupan reinkarnasinya karena dia harus kembali ke zaman ini setelah kematiannya di kehidupan lampau.”
Ada hal yang misterius disini, DIMANA KASTIL BIRU BERADA?... Kastil itu berada di sebuat tempat yang memiliki gerbang kuno berlambang bulan sabit, saat siang hanya terlihat gerbang kuno dan lusuh saja, namun saat malam tempat itu akan menjelma menjadi kastil penuh dengan nuansa warna biru sekaligus cahaya biru keemasan yang meyala disekelilingnya.
Eits... bukan sembarang orang yang bisa melihat kastil itu, hanya orang-orang terpilih yang mampu melihat kastil itu. Uniknya, penghuni kastil itu adalah keluarga goblin yang mengatur hidup dan mati seseorang. Karena kastil itu merupakan pusat para jiwa-jiwa yang telah mati untuk mensucikan roh sebelum menuju alam baka.
***
Yoo Ra sudah terbiasa dengan kehidupannya saat ini, bahkan dia berencana untuk melanjutkan pendidikan menjadi sarjana, dia akan masuk kuliah untuk semester awal di Universitas Deiji bersama dengan Kim Jae.
Kim Jae adalah sosok pria yang berusia 2 tahun lebih tua dari Yoo Ra, dan ia berperan sebagai kakak Yoo Ra di kehidupan ini. Kim Jae adalah separuh manusia dan separuh arwah, karena dia ditolong oleh seseorang yang kini menjadi pamannya dia akan menjadi goblin yang ikut mengawasi kehidupan manusia.
“Hei kalian berdua cepat turunlah ke bawah dan cepat sarapan!!!” terdengar suara wanita muda memanggil penghuni lantai dua di rumah mereka.
__ADS_1
---
Dal Banji (달 반지) : Cincin Bulan