
Awan berkumpul membentuk sebuah pintu yang kemudian terbuka.
"Tunggu sebentar nona, aku akan memberikan perlindungan kepada kapal ini, " ucap Bai Yanglan membuat gerakan tangan membuat pelindungan kepada kapal yang ia tumpangi.
Kapal melesat memasuki pintu tersebut. Goncangan terjadi hingga medan energi menekan kuat mencoba menghancurkan kapal.
"Apa yang terjadi? " tanya Yu Lian Lu.
"Artefak ruang dan waktu tingkat suci, " jawab Bai Yanglan.
Kapal tersebut melayang melaju melewati guncangan energi kemudian sebuah cahaya muncul disusul dengan pemandangan indah di dalamya. Sebuah bangunan megah berdiri di atas gunung tertinggi dekat dengan awan putih di langit.
"Istana Awan, " gumam Bai Yanglan.
Banyak kapal terbang yang merupakan peserta yang di dominasi oleh wanita merupakan hal unik. Kapal klan Yu berhenti di sebuah tempat dimana para kapal peserta berhenti. Mereka turun melayang menju halaman istana.Banyak peserta telah berkumpul. Suara gong terdengar disusul oleh suara seorang wanita.
"Menjadi dewi layaknya wanira suci, berkultivasi di jalan surgawi. Kalian akan mendapatkan kualifikasi berdasarkan bakat yang dimiliki. Tidak peduli perempuan atau laki-laki, semuanya sama. Entah pelindung atau majikan, semunya berkesempatan, " ucap suara tersebut.
Lingkaran misterius muncul dengan monumen batu raksasa berada di tengah-tengah halaman istana.
"Prasasti batu hitam mencatat perjalanan menjadi dewa, ratusan aksara menuliskan rahasia dunia. Siapapun yang mengalirkan kekuatan pada batu tersebut dan membuat batu bercahaya akan lulus seleksi. Fisik, jiwa dan hati adalah kunci, " ucap suara wanita yang merupakan pemandu acara.
Wanita pertama yakni nona muda keluarga Song daerah barat. Song Han Yue. Kekuatan ia alirkan pada batu prasasti tersebut memicu cahaya dari aksara yang muncul mengelilinginya, ia kemudian menghilang memasuki batu prasasti tersebut. Beberapa orang mencobanya, ada yang gagal dan berhasil diterima oleh batu prasasti hingga saatnya Yu Lian Lu yang mencobanya.
Kekuatan ia alirkan hingga aksara kuno keluar beserta cahaya menampilkan catatan tubuh surgawi bulan bintang. Semua terkejut ketika Yu Lian Lu memiliki tubuh surgawi bulan bintang yang langka. Yu Lian Lu tak menghilang seperti sebelumnya membuat heran semua orang.
"Kenapa dia tak masuk ke dalam dimensi prasasti? Apakah gagal? " ucap orang-orang bertanya-tanya.
Li Fuyao maju mengalirkan kekuatannya dan hasilnya adalah batu prasasti bercahaya beserta akasara kuno mengenai tubuh surgawi raja batu giok. Chun Yan melakukan hal yang sama dengan hasil serupa yaknik batu bercahaya beserta aksara menampilkan catatan tubuh surgawi jiwa murni. Giliran Lin Huang mengalirkan kekuatannya membuat batu prasasti terguncang dan catatan manuskrip tertinggi muncul yakni tubuh surgawi Yin-Yang. Semua orang terkejut, rombongan Yu Lian Lu semuanya memiliki tubuh surgawi.
Manuskrip lengkap catatan tubuh surgawi kuno berada di udara. Mereka semua memasuki dimensi prasasti. Penguasa dari istana awan melihat jalannya pengetesan tersebut tersenyum.
"Haisss, tubuh surgawi kuno muncul secara bersamaan? Apakah akan seperti naskah kuno yang pernah aku lihat di dalam istana jiwa? " ucap wanita tersebut yang merupakan penguasa istana awan, peri Yu Huan.
__ADS_1
Kelompok Yu Lian Lu tetap bersama-sama. Mereka muncul di lautan aksara kuno yang mengelilinginya. Terdapat air tenang dibawah mereka.
"Aku butuh bantuan semua orang, kekuatan kita semua adalah tubuh surgawi. Mati dan hidup harus dilewati, aku yakin suatu saat nanti bahaya akan datang, " ucap Bai Yanglan menginstruksikan semua orang untuk turun ke bawah berdiri di atas air yang kemudian duduk dalam sikap meditasi.
Lin Huang menginstruksikan untuk menyerap energi di dalam ruang dimensi prasasti sebanyak-banyaknya.
"Tubuh surgawi jiwa murni telah berada dalam posisi teratai jiwa, tubuh surgawi bulan bintang dalam posisi penggabungan bulan bintang, tubuh surgawi raja batu giok dalam posisi penempaan tubuh giok suci. Semuanya telah sesuai dengan ada pada buku yang mencatat tubuh surgawi kuno. Seharusnya tubuh surgawiku Yin-Yang merupakan yang tertinggi diantara mereka maka aku bisa menyerap informasi kuno yang ada di dalam batu prasasti sesungguhnya ini, " ucap Bai Yanglan memulau meditasinya.
Semuanya menyerap energi dan informasi mengenai masing-masing catatan tubuh surgawi mereka. Lin Huang menyelami lautan kesadarannya melihat cermin Yin-Yang di bawah wujud jiwanya. Informasi rahasia dari batu prasasti mulai memasuki tubuh Lin Huang. Peri Yu Huan hanya diam ketika melihat posisi kelompok Lin Huang dalam meditasinya.
"Formasi pemusatan informasi tubuh surgawi? Apakah Bai Yanglan tahu trik ini bisa saja mengambil informasi rahasia yang aku takuti itu? " ucap peri Yu Huan.
Masing-masing kekuatan dari tubuh surgawi berkumpul pada tubuh Lin Huang. Peri Yu Huan semakin yakin bahwa Lin Huang bukanlah orang sembarangan.
"Dia benar-benar tahu. Informasi istana jiwa, dia mendapatkannya. Apakah benar-benar akan terwujud kembali sembilan takhta semesta yang melegenda itu? " ucap peri Yu Huan.
Jiwa Lin Huang memiliki cabang jiwa hitam yang penuh akan aura iblis kuat yang membuatnya terkejut. Tungku ilahi keluar menyerap energi yang berisi informasi dari prasasti batu hingga muncul satu rincian catatan kuno yang merupakan salah satu arsip rahasia istana jiwa. Catatan sembilan takhta semesta tepat berada di depan Lin Huang.
"Sembilan takhta semesta. Takhta suci yang agung. Penguasa semesta raya yang sebenarnya, " ucap Bai Yanglan membaca beberapa kalimat di dalamnya. Lautan jiwa Lin Huang muncul sulur kayu yang kemudian bersatu membentuk pohon raksasa dimana roh atau jiwa dari pohon tersebut muncul.
"Kapan kita pernah bertemu? " tanya Bai Yanglan bingung.
"Apakah engkau ingat pohon di dalam jurang keinginan? " tanya wanita tersebut yang kemudian mengingatkan Lin Huang.
"Ya, aku ingat. Bukankah kau bukan dari jiwa pohon keinginan? Aku ingat kau adalah jiwa pohon dunia, " ucap Bai Yanglan.
"Benar, dia adalah bawahanku dan jejak kekuatanku ada padanya. Ranting pohon jiwa yang dicuri oleh Xun Fuang hingga engkau membangunkanku dengan gulungan sutra suci jiwa membuatku terbangun. Aku Liu Mei, sang penjaga pohon dunia, " ucapnya sembari memperkenalkan diri.
"Kenapa engkau bisa muncul di lautan kesadaranku? Aku memang menuruti intuisiku dan keberuntungan berpihak padaku, " balas Bai Yanglan.
"Aku hanya memberimu informasi saja dengarkan seksama karena ini berhubungan dengan semuanya," ucap Liu Mei.
Lin Huang diam setelah diberi perintah tersebut.
__ADS_1
"Aku Liu Mei penjaga pohon dunia saat ini hanyalah refleksi dari jiwaku yang telah terbangun. Pohon dunia dengan akar yang menjalar menghidupi semua makhluk dengan batang sebagai penopang serta daun sebagai atap pelindung dari bahaya. Dewi kehidupan, Liu Mei adalah gelarku. Mungkin engkau penasaran bagaimana Xun Fuang bisa mencuri ranting dari pohon dunia, akan tetapi bukan itu yang ingin aku sampaikan. Menara langit yang dianggap sebagai penopang lapisan memang benar adanya dan aku tahu engkau pasti telah mengetahui sedikit dari banyaknya misteri di dalamnya. Jika engkau bertanya dimana letak pohok kehidupan sebenarnya maka jawabannya adalah berada di tengah-tengah formasi penyusunan semesta terletak di tengah empat pilar penyangga semesta. Salah satunya adalah menara langit yang sekarang terlihat, "ucap Liu Mei.
" Dimana menara langit lainnya berada? "tanya Bai Yanglan.
" Kau bisa bertanya kepada hewan suci milikmu, "jawab Liu Mei.
" Shenglu? "gumam Bai Yanglan.
Kekuatan jiwa berwarna hijau kebiruan berkumpul yang kemudian membentuk sebuah wujud manusia yang merupakan Shenglu.
" Shenglu! "ucap Bai Yanglan terkejut.
Shenglu dan Liu Mei tersenyum secara bersamaan.
" Yang dikatakannya benar, pohon dunia terletak di tengah-tengah empat pilar penyangga semesta. Aku tahu salah satunya, "ucap Shenglu.
" Dimana? "tanya Bai Yanglan.
" Kau belum layak mengetahuinya namun yang pasti adalah semakin kau tahu semakin tersesat karena tak selamanya rasa keinginanmu harus dipenuhi, "jawab Shenglu.
Tungku ilahi berputar melayang di udara. Liu Mei memerintahkan sulur refleksi pohon dunia untuk menutrisi jiwa Lin Huang dan membuat segel pada jiwa gelapnya.
" Sebelum Yang Mulia Agung bangkit, maka aku harus menekannya, "ucap Liu Mei yang merujuk pada jiwa hitam Lin Huang yang telah disegel aura gelapnya yang meluap.
" Siapa Yang Mulia Agung yang dimaksud? Apakah engkau tahu? "tanya Bai Yanglan kepada Shenglu.
Shenglu menggelengkan kepalanya menandakan bahwa ia sama halnya dengan dirinya.
" Sama seperti istana jiwa, roh pohon dunia telah ada semenjak sembilan lapisan berdiri, "ucap Shenglu.
"Ketika kau telah menemukan pohon dunia, gunakan gulungan sutra suci dan bangkitkan secara penuh jiwaku maka aku akan berjanji memberitahumu. Masalah prasasti kedua, batu prasasti hitam ini merupakan benda yang kau cari, " ucap Liu Mei menghilang secara misterius.
"Sebenarnya siapa Liu Mei hingga engkau tak mengetahuinya, " ucap Bai Yanglan.
__ADS_1
"Meskipun aku merak suci, namun seperti orang-orang bahwa di atas langit masih ada langit, " balas Shenglu.