Immortality Flower

Immortality Flower
Xie Lunyi


__ADS_3

Lin Huang mendapatkan berbagai macam harta mulai dari buku, kristal energi dan semacam token. Lin Huang menemui beberapa orang yang berebut harta, ia membunuh semuanya tanpa belas kasih ketika harta yang dia inginkan direbut. Sedikit orang berkumpul di pinggiran danau. Kedatangan Lin Huang menarik perhatian mereka.


"Yo, Tuan Muda Bai tertarik dengan tanah harta? " tanya Fang Xiu.


"Tentu. Jika keluarga Fang daerah timur ikut, kenapa aku tidak? " balas Bai Yanglan.


Beberapa orang yang memiliki kualifikasi dalam perebutan harta pedang salah satunya adalah Fang Xiu.


"Tidak peduli seberapa kuat latar belakang seseorang, yang terpenting orang itu mampu atau tidak menggunakan kekuatannya sendiri mengambil harta, " ucap Mei Fei dari aula seni bunga


Getaran terjadi di dalam dasar danau. Gelembung air keluar dari dalam. Pedang yang tertancap di dasar danau dengan empat rantai yang mengikatnya perlahan bergetar. Kekuatan dahsyat keluar dari pedang tersebut melesat keluar dari dalam danau.


Pedang melayang dengan empat rantai yang masing mengikatnya merupakan pedang agung sekte angin suci. Kemunculannya merupakan bagian yang ditunggu-tunggu.


"Pedang agung angin suci telah muncul dari dasar danau, apakah kita perlu bertindak? " tanya Cheng Huazi master angin suci ketiga


"Tunggu, biarkan mereka yang mengambilnya. Kita akan merekrut jenius yang dapat mengambil pedang tersebut," balas Liao Ying master angin suci pertama.


Angin besar muncul ketika pedang tersebut keluar dari dalam air. Kekuatan angin yang besar mampu mengosongkan danau tersebut.


"Kuat sekali.... " ucap Mei Fei.


Angin berhembus kencang dengan arah tak beraturan yang mampu membuat siapapun terbang ketika tersapu olehnya. Fang Xiu melesat ke arah pedang tersebut. Mei Fei yang melihatnya segera menyusul. Ketika mereka akan menyentuh pedangnya, sebuah serangan pedang menghantam tubuh mereka.


"Siapa! " marah Fang Xiu.


Wanita berparas cantik memegang pedangnya melayang di udara.


"Xie Lunyi!! "ucap Fang Xiu marah seketika.


Xie Lunyi wanita yang terkenal akan parasnya beserta bakatnya yang luar biasa. Asalnya yang tak diketahui darimana, namun orang-orang mengatakan bahwa ia bukan dari lapisan pertama. Berkelana disetiap lapisan entah mencari apa.


" Xie Lunyi muncul, apakah kita diam saja? "tanya Cheng Huazi.


Liao Ying menggelengkan kepalanya. " Lihatlah, Bai Yanglan ikut serta. Aku ingin melihat kekuatannya dan juga pedang Lanjie yang terkenal"


"Aku akan membunuhmu!! " ucap Mei Fei.

__ADS_1


Mei Fei melesat ke arah Xie Lunyi dengan cepat. Pedang ia hunuskan yang ditangkis oleh Xie Lunyi. Gerakan menyerang dan bertahan dilakukan oleh Mei Fei.


"Teknik bunga ilusi! " ucap Mei Fei.


Bunga-bunga bermekaran di langit yang mengeluarkan serbuk ilusi. Disetiap bunga yang mekar, Mei Fei muncul dan menyerang Xie Lunyi dari belakang. Kekuatan pedang Xie Lunyi yang hebat mampu mematahkan pedang Mei Fei. Ia kemudian memukul Mei Fei hingga jatuh ke tanah.


Telapak tangan raksasa menyambut Xie Lunyi. Sekali tebasan pedangnya, telapak tersebut hancur. Fang Xiu muncul dari kepulan asap menyerang Xie Lunyi secara langsung.


Pukulan demi pukulan ia layangkan namun Xie Lunyi menghindarinya dengan sempurna tanpa adanya celah. Tinjuan Xie Lunyi menjatuhkan Fang Xiu. Ribuan pedang tercipta dibelakang Xie Lunyi melesat ke bawah. Hujan pedang terjadi.


"Teknik perlindungan tapak emas! " ucao Fang Xiu.


Telapak raksasa berwarna emas keluar menghadang hujan pedang tersebut. Dentingan pedang yang tertabrak oleh telapak raksasa terdengar nyaring.


"Teknik pedang bunga persik! " ucap Mei Fei.


Bunga-bunga persik bermekaran disekeliling Xie Lunyi yang kemudian berubah menjadi pedang. Ratusan pedang mengelilingi Xie Lunyi.


"Sampah! " ucapnya pelan.


Tebasan pedanya mampu menghancurkan seluruh pedang persik Mei Fei. Dentuman di langit terdengar keras. Fang Xiu terluka parah beserta dengan Mei Fei.


"Belum tentu. Aku memiliki tugas dari seseorang, " ucap Bai Yanglan melayang di udara.


Xie Lunyi menatap Bai Yanglan dengan intens. Keikutsertaan dalam perebutan pedang suci disambut oleh empat master agung.


"Dia akan beraksi, " ucap Cheng Huazi.


Pedang Lanjie muncul dari kekosongan. Lin Huang mengusap pedang Lanjie membuat pedang tersebut mengeluarkan kekuatan sesungguhnya. Empat segel pedang yang ada di dalam pedang tersebut terbuka.


"Bai Yanglan. Tuan Muda dari sekte pedang surgawi, apakah ingin bersaing denganku? " tanya Xie Lunyi.


"Tentu, aku tak keberatan menemanimu bermain. Namun aku tak boleh kalah karena aku sudah berjanji dengan seseorang, " jawab Bai Yanglan.


"Aku menunggu aksimu, " balas Xie Lunyi.


Ribuan pedang tercipta dibelakang Xie Lunyi. Pedang yang mengandung lima elemen memiliki kekuatan lebih daripada pedang umumnya.

__ADS_1


"Anda ternyata wanita berbahaya, bahkan menggunakan serangan pembunuh, " ucap Bai Yanglan tertawa kecil sembari menuliskan sebuah kalimat kuno pada pedangnya.


Kekuatan pedang Lanjie meningkat ketika tulisan kalimat mantra selesai dibuat. Pedang yang diselimuti aura biru menyala terang.


Pedang Lanjie berubah menjadi ribuan pedang dengan sepuluh pedang utama. Lin Huang memegang pedang Lanjie menggunkan kedua tangannya kemudian menutup matanya. Sepuluh pedang utama berada di belakang Lin Huang dengan posisinya masing-masing.


Prasasti di dalam lautan jiwanya mengeluarkan kekuatan suci. Simbol di dahi Lin Huang muncul dan tubuh surgawi miliknya aktif.


"Aku menyambutmu! " ucap Bai Yanglan.


Ribuan pedang bertarung dengan sendirinya sedangkan Lin Huang melawan langsung Xie Lunyi. Ribuan pedang menutupi langit. Pertarungan melawan Xie Lunyi berlangsungan dengan sengit dan disaksikan oleh empat master agung. Sepuluh pedang utama berputar membentuk perlindungan pedang menahan serangan Xie Lunyi.


"Anda menaruh harapan pada anak dari Yang Shan? " tanya Cheng Huazi.


"Ya, lihatlah sepuluh pedang utamanya. Bukankah seperti kita melawan Yang Shan dulu?" tanya Liao Ying.


"Ya teknik sepuluh pedang pembunuh, " balas Cheng Huazi.


Pedang Lanjie menunjukkan kekuatannya. Xie Lunyi menggunakan gerakan pedang terbaiknya guna melawan Lin Huang.


"10.000 tebasan pedang elemen! " ucap Xie Lunyi.


Tebasan pedang raksasa yang memiliki unsur lima elemen melesat ke arah Lin Huang. Pedang Lanjie ia genggam. Visual bayangan sosok mulia muncul dibelakang Lin Huang memegang pedang.


"Tebasan pedang suci! " ucap Bai Yanglan.


Kedua kekuatan besar beradu menyebabkan hempasan angin luar biasa. Fang Xiu dan Mei Fei menyingkir dari area meminimalisir dampak yang mereka terima.


"BOOMMMM!! "


Xie Lunyi menyadari bahwa Bai Yanglan merupakan lawan yang sepadan dengannya mengeluarkan kekuatan dari pedang miliknya. Pedang elemen yang memiliki unsur lima elemen penyusun yang mampu meleburkan segalanya.


"Akan aku coba panggil pedang penghukum iblis milikku,"batin Bai Yanglan.


Lin Huang menarik sesuatu dari ruang kosong yang merupakan pedang penghukum iblis. Darah ia teteskan kemudian perubahan terjadi dengan ukiran mantra penghukum iblis mengeluarkan kekuatan sucinya.


Lin Huang memegang pedang Lanjie di tangan kiri dan pedang penghukum iblis di tangan kanan. Dua senjata hebat berada di dalam genggamannya.

__ADS_1


" Permainan baru saja dimulai!! "ucap Bai Yanglan.


__ADS_2