
Guang Xing mengeluarkan sepenuhnya kekuatan yang dia miliki. Aura racun miliknya memadat hingga menaikkan ranahnya mencapai tingkatan tertentu. Aura yang memadat membuat belati racun mengembangkan dirinya. Guang Xing melesat ke langit menyerang ke arah Raja Jin.
Formasi Wangchao bereaksi lagi dengan mengumpulkan energi langit dan bumi mengubahnya menjadi petir. Titik-titik berkumpulnya energi terlihat banyak dengan petir menyambar-nyambar menghancurkan tanah dan menyerang Guang Xing.
"Teknik ramalan bintang: Teknik hujan bintang bumi! " ucap She Han.
Bintang-bintang berjatuhan mengincar tubuh Guang Xing yang berusaha menghindar. Hujan bintang tidak dapat dihindari sepenuhnya oleh Guang Xing dan sebagian ditahan olehnya. Aura racun ia padatkan membentuk perisai yang menahan bintang-bintang jatuh membunuhnya.
"Sialan! teknik ramalan bintang yang menyebalkan. Bahkan aku tak dapat menemukan titik balik untuk menyerang, " maki Guang Xing dalam hatinya.
Prajurit elite ke lima Hu Jiang meminta izin kepada Raja Jin untuk bertindak.
"Tunggu hingga dia mengeluarkan kekuatan sesungguhnya, " ucap Raja Jin.
"Mengerti, " jawab Hu Jiang.
"Kultivasi jiwa racun: Teknik spirit ular racun!" ucap Guang Xing.
Ular hijau raksasa muncul dari dalam tanah menyemburkan asap racunnya melelehkan setiap bintang-bintang yang berjatuhan.
"Kau gunakan penyegelan nasib jiwa, " perintah Raja Jin.
"Mengerti, " balas She Han.
"Teknik ramalan bintang: Teknik penyegelan nasib jiwa,"gumam She Han.
Rasi bintang di semesta berubah seakan membentuk formasi penyegelan jiwa makhluk.
Ular raksasa tersebut membuka mulutnya lebar-lebar dengan sesuatu di dalamnya diambil oleh Guang Xing.
" Kau akan mati! Pusaka belati raja ular ada di tanganku,"ancam Guang Xing.
"Benda yang kau anggap pusaka hanyalah barang rongsokan yang kau pungut dijalanan, " balas Hu Jiang.
"Lancang! Beraninya kau menghina belati raja ular. Orang-orang dinasti Wu memang harus dibinasakan, " ucap Guang Xing.
Belati raja ular milik Guang Xing membelah dirinya berputar layaknya pisau terbang. Belati mengeluarkan aura racun yang mematikan.
"Kau akan mati! " ucap Guang Xing disertai tawa keras.
"Belati raja ular adalah pusaka milik klan ular. Racunnya sama kuatnya dengan raja ular sendiri dan hanya bisa disembuhkan dengan mutiata merah yang ada pada tubuh raja ular, " batin Guang Xing tersenyum penuh kemenangan.
"Kultivasi jiwa:Teknik pagoda penakluk pusaka! " ucap Hu Jiang.
Aura jiwanya menguar keluar sebanyak-banyaknya membentuk sebuah pagoda raksasa yang menekan pusaka belati untuk bergerak.
"Dia bahkan mencapai tahap ini, " batin Kaisar.
Pusaka belati raja ular ditekan menggunakan pagoda jiwa Hu Jiang hingga pusaka tersebut tak dapat bergerak. Guang Xing merada tenggorokannya penuh. Pagoda jiwa Hu Jiang menyerang jiwa lawan dan menaklukkan pusakanya.
__ADS_1
Gu Xiang memanggil kawanan ular raksasa dari dasar tanah. Lima ular raksasa keluar menjulurkan lidahnya ingin menyerang Raja Jin.
"Sampah, " ucap Raja Jin menunjuk jarinya ke arah kawanan ular tersebut hingga tubuhnya meledak.
"Ayah!! " teriak Permaisuri.
"Sial! Kultivasi jiwanya telah mencapai tahap ini. Sepertinya harus mundur dahulu," batin Guang Xing.
Guang Xing berusaha mengaktifkan jimat yang ada pada tubuhnya berniat untuk kabur terlebih dahulu.
"Teknik ramalan bintang:Teknik penguncian kehidupan! " ucap She Han.
"Degg"
Tubuh Gu Xiang terduduk di tanah. Jiwanya terikat oleh rantai pagoda Hu Jiang serta aura kehidupan di tubuhnya seakan terkunci tak dapat mengakses energi apapun. Di alam semesta, bintang-bintang membentuk formasi mengunci salah satu bintang dari ribuan bintang.
"Teknik pagoda suci:Teknik hukuman dunia! " ucap Hu Jiang.
Rantai fisik keluar dari pagoda mengikat tubuh Guang Xing dan rantai yang ada pada lautan roh nya mengikat jiwanya semakin erat. Tubuhnya terlilit rantai yang menghisap energi kehidupan.
"Iblis!! Kau lebih kejam daripada ibliss! " maki Guang Xing.
"Mati! " balas Hu Jiang.
Tubuh Guang Xing hancur tepat di depan mata Permaisuri.
"Ayahhh!!!! " teriak Permaisuri.
"Kultivasi jiwa: Teknik penarikan roh! " ucap Hu Jiang.
Pagoda Hu Jiang mengeluarkan tekanan hebatnya menarik sesuatu yang ada di dalam tubuh Permaisuri. Tubuh Permaisuri melayang ke langit dengan aura hitam yang perlahan-lahan keluar dari tubuhnya. Raja Jin telah mengaktifkan penuh formasi besar Wangchao hingga menutup akses jiwa di seluruh wilayah Wu.
"Ingin kabur? Jangan harap! " ucap Raja Jin.
Rantai emas muncul dari dalam tanah mengikat kedua tangan dan kaki Permaisuri.
"Keluar dengan sendiri atau aku paksa! " marah Raja Jin.
Seakan merespon perkataan Raja Jin, tubuh Permaisuri tiba-tiba jatuh ke tanah dan asap hitam muncul yang sepertinya tidak terpengaruh oleh pagoda jiwa Hu Jiang.
"HAHAHAHAHA!! " tawanya mengglegar.
Lonceng emas tiba-tiba jatuh dari langit mengurung asap hitam tersebut. Xing Jiao Lao dan Ling Mei bahkan mundur dari area inti pertarungan.
"Aku percaya bahwa dia adalah manusia setengah dewa,"ucap Ling Mei.
Asap hitam tersebut perlahan berwujud dengan tangan kekar serta kaki layaknya manusia biasa. Rambutnya hitam legam. Wujud tersebut hanya berupa jiwa bukan wujud murni fisik.
" Sepertinya kau memiliki kedudukan yang tinggi di neraka hingga bisa mengendalikan kedua api neraka,"ucap Raja Jin.
__ADS_1
"Aku tak menyangka alam manusia memiliki praktisi semi dewa sepertimu yang bahkan tidak terikat hukum semesta. Perkenalkan aku Zhu Nie Ahn. Pejabat tinggi kerajaan iblis"
"Apakah aku begitu bodoh sehingga kau bisa membohongiku? Kau bukan pejabat tinggi, melainkan serpihan jiwa Kaisar Iblis Fa Qin. Dan kau salah satu dari lima wujud Kaisar Iblis, " ucap Raja Jin.
"HAHAHAHAHA, kau bahkan tahu siapa aku dan wujudku ini. Aku tak menyangka benda-benda suci ada di tanganmu, apalagi lonceng jiwa langit ini, " ucap Zhu Nie Ahn.
"Kau tak memandang tombak bulan milikku, takutnya senjata milikku lebih hebat dari lonceng jiwa langit, " balas Raja Jin.
"Kau orang yang menyenangkan, tapi sayang kau akan mati, " ucap Zhu Nie Ahn.
Asap hitam memenuhi lonceng jiwa langit dengan Zhu Nie Ahn berusaha merusak pertahanan loncenh tersebut. Raja Jin mengeluarkan kekuatan sepenuhnya formasi besar Wangchao.
"Blarrr!! "
Petir menyambar lonceng. Suara dentangan lonceng jiwa langit terdengar kemana-mana dengan Zhu Nie Ahn berteriak menutup telinganya. Suara lonceng jiwa langit adalah mantra bait suci para dewa.
"Kaisar, aku membutuhkan kerjasamamu, " ucap Raja Jin.
"Aku paham maksudmu, " balas Kaisar.
Kaisar terbang ke langit di sebrang posisi Raja Jin. Tombak bulan melayang ke langit di sambar oleh petir formasi Wangchao seperti ditempa oleh petir formasi Wangchao. Stempel giok naga kekaisaran melayang di udara. Raja Jin merubah wujudnya menjadi wujud sebenarnya. Rambutnya putih perak dengan tusuk rambut kayu yang terpakai di rambutnya dengan mata berwarna biru menatap langit dengan tegas.
Stempel giok naga kekaisaran berada tepat di atas lonceng jiwa langit. Kaisar membuat gerakan tangan hingga istana kerajaan mengeluarkan kekuatan naga suci yang luar biasa banyaknya. Istana Raja Jin seperti sumber energi yang terus-menerus keluar tiada henti. Kedua sumber kekuatan istana berkumpul pada stempel giok naga kekaisaran.
"Teknik dunia abadi: Stempel titah mutlak Kaisar Suci"ucap mereka bersamaan.
Stempel giok naga kekaisaran mengeluarkan tekanan energi sucinya. Hempasan energi luar biasa terasa hingga ke seluruh wilayah Wu. Ling Mei dan Xing Jiao Lao merasakan tekanan hebat yang belum pernah ia rasakan.
" Ketika dua kekuatan setengah dewa digabungkan maka kekuatan yang dihasilkan adalah kekuatan dewa yang cukup untuk mengguncang daratan, "ucap Xing Jiao Lao.
" Bahkan ketika pavilunku hancur dan aku mati serta keluarga besae lainnya tiada, selagi istana kerajaan berdiri kokoh dan istana Raja Jin ada. Aku yakin dinasti Wu tak akan pernah bisa hancur, "ucap Ling Mei.
Xia Cheng dan Chen Lie berniat pergi meninggalkan pertarungan setelah kekalahan Guang Xing.
" Biar aku yang mengurusnya, "ucap Xing Jiao Lao.
Kipas Gulao pergi ke arah Xia Cheng dan Chen Lie. Hempasan energi kipas Gulao menekan kekuatan dari mereka berdua. Kipas Gulao berputar dengan kecepatan tinggi memenggal kepala mereka berdua.
" Sialan kekuatan setengah dewa digabungkan maka menjadi kekuatan dewa. Dengan kondisiku yang seperti ini maka terpaksa menggunakan cara itu, "batin Zhu Nie Ahn.
Dari dalam tanah keluar kekuatan hitam yang menuju ke arah Permaisuri. Suara telepati antara Zhu Nie Ahn dengan Permaisuri terjadi.
" Gunakan giok terlarang yang ada pada jiwamu,"ucap Zhu Nie Ahn.
Permaisuri melakukan apa yang disuruh. Jiwanya terlepas dari tubuhnya dengan giok terlarang yang ada di bagian perut jiwanya menyerap sebagian kekuatan Zhu Nie Ahn.
Kekuatan suci semakin besar yang membuat Zhu Nie Ahn membangkitkan kekuatan gelap hingga asap hitam raksasa bersenjata lengkap menghancurkan lonceng jiwa langit.
Tombak bulan telah selesai di tempat oleh petir formasi Wangchao melesat ke arah Zhu Nie Ahn bersama dengan stempel giok naga kekaisaran. Kedua senjata suci menembus lapisan pertahanan Zhu Nie Ahn hingga menghancurkan jiwanya tersebut. Saat akan menghilang, Raja Jin dapat melihat senyuman Zhu Nie Ahn dan melihat jelas kalimat apa yang diucapkannya.
__ADS_1
"Aku abadi tak akan pernah mati"