
"Yang Mulia, keadaan politik Kekaisaran memanas, " ucap Hu Bei.
"Masalah antara Kaisar Wu dengan para pengikutnya Raja Jin? " tanya Raja Qiu Di.
"Benar, " jawab Hu Bei.
"Raja Jin Dan Yi. Raja berbeda marga berkuasa dengan kekuatan hebatnya. Aku dan Raja Jin adalah penguasa di luar tembok Kekaisaran, " ucap Raja Qiu Di.
"Kaisar Wu telah menyingkirkan Raja Jin. Apakah anda tidak menyiapkan beberapa persiapan? " tanya Hong Bei.
"Untuk sekarang tak perlu. Akar dari Raja Jin belum musnah sepenuhnya, Kaisar Wu tak akan tenang hidupnya ketika belum menyingkirkan batu hambatannya, " ucap Raja Qiu Di.
"Apakah anda tidak memiliki niatan untuk duduk di takhta Wu? " tanya Chun Ji.
"Tidak. Karena aku sekarang sama seperti seorang Kaisar. Bila aku ingin menduduki takhta Wu, maka aku sudah bekerjasama dengan Raja Jin menggulingkan takhta Wu Jiang Zhi, " balas Raja Qiu Di.
"Su Hong Bei, Shi Chun Ji, " panggil Raja Qiu Di.
"Menjawab Yang Mulia, " balas mereka serempak.
"Jika takhta Wu kosong, maka kita tidak perlu ikut campur dalam hal apapun. Aku ingin melihat orang-orang di istana apakah ingat denganku, " ucap Raja Qiu Di.
"Mengeti, " jawab mereka serempak.
"Lapor! " ucap seorang bawahan.
"Katakan, " ucap Raja Qiu Di.
"Kiriman dari Permaisuri Zhang Li Fei telah tiba"
"Kau boleh pergi, " balas Raja Qiu Di.
"Yang Mulia Permasuri mengirimkan sesuai janjinya, "ucap Chun Ji.
Beberapa peti kayu dibawa masuk oleh prajurit yang kemudian dibuka oleh Chun Ji. Puluhan armor besi berkualitas tinggi hingga senjata tertata rapi di dalam peti. Utusan langsung dari Permaisuri Zhang Li Fei datang membawakan dua buah kotak kayu kecil.
"Mohon ampun. Yang Mulia Permaisuri memberikan hadiah kepada istri dan selir anda, " ucap utusan Permaisuri Zhang Li Fei.
Raja Qiu Di menerima dua buah kotak tersebut. Utusan Permaisuri meninggalkan ruangan setelah mengantarkan kiriman Permaisuri.
"Sumber daya yang aku kirim kepada Permaisuri membuahkan hasil yang memuaskan, " ucap Raja Qiu Di.
__ADS_1
"Persaingan ketat istana belakang negara Zhang membuat Permaisuri Zhang Li Fei tak ingin posisinya goyah. Meminta bantuan kepada keluarga untuk memberinya dukungan agar Kaisar Zhang tetap memandangnya, " ucap Chun Ji.
"Aku beruntung, " ucap Raja Qiu Di.
Raja Qiu Di melakukan perjanjian tertulis dengan Permaisuri Zhang Li Fei. Memberinya dukungan dengan mengirimkan sumber daya ke negara Zhang atas nama Permaisuri. Imbalan yang diterima Raja Qiu Di adalah berbagai perlengkapan perang berkualitas tinggi yang setara dengan perlengkapan perang prajurit Kekaisaran.
"Dimana Lin'er dan Xi'er? " tanya Raja Qiu Di.
"Menjawab. Xi'er berada di kediaman Su. Sepertinya rindu dengan ibundanya, " ucap Hong Bei.
"Lin'er tidak pulang ke rumahnya kan? " tanya Raja Qiu Di.
"Aku disini, " jawab Lin Lin.
Song Lin Lin berjalan menghampiri Raja Qiu Di. Chun Ji dan Hong Bei menundukkan kepalanya.
"Ada apa kau mencariku? " tanya Lin Lin.
"Permaisuri Zhang Li Fei memberimu sesuatu, " ucap Raja Qiu Di memberikan satu kotak kepada Lin Lin.
Lin Lin membuka kotak tersebut hingga matanya terpesona akan isi di dalamnya. Kalung berlian indah ber aura magis yang merupakan kalung langka di dunia di dihadiahkan kepadanya. Terdapat surat di dalam kotak kayu tersebut.
"Kalung ini aku berikan kepadamu. Kalung Zhuanshi akan menambah kecantikanmu. Satu kotak lagi aku berikan kepada selir Xi"
"Satu kotak lagi diberikan kepada selir Xi, mohon Tuan Hong Bei memberikannya, " ucap Lin Lin.
"Mengerti, " balas Hong Bei menerima kotak kayu tersebut.
"Ada apa kalian berkumpul di waktu yang tak biasa? " tanya Lin Lin.
"Membahas politik istana Wu, " jawab Raja Qiu Di.
Lin Lin duduk di samping Raja Qiu Di dengan tangan mengetuk-ngetuk kursi.
"Apakah anda ingin menduduki kursinya? " tanya Lin Lin.
"Ya dan tidak, " jawab Raja Qiu Di.
"Anda ingin berkuasa di luar tembok? " tanya Lin Lin.
"Ya, tebakanmu benar, " jawab Raja Qiu Di.
__ADS_1
Shi Lin Lin yang merupakan wanita terpejalar dari negara Zhang mengerti akan bagaimana suasana politik suatu negara yang bisa berubah-ubah.
"Dukunglah pasukan tiga kota, maka anda akan menjadi penguasa di luar tembok, " ucap Lin Lin.
"Apa alasanku mendukung mereka? " tanya Raja Qiu Di.
"Karena anda akan dianggap sebagai pahlawan dan anda kemungkinan mendapatkan sebagian wilayah terkutuk, " jawab Lin Lin.
Rapat mendesak diumumkan oleh Raja Qiu Di. Jendral hingga penasihatnya dikumpulkan. Peta besar di buka hingga menampilkan wilayah Wu dan sekitarnya.
"Tiga kota terletak segaris di depan wilayah terkutuk. Kota Chengyue, Chengshi dan Chengyun dulunya kota berjaya selain ibukota. Sepeninggalnya Raja Jin, kekuatan mereka tak sekuat dulu. Jika Yang Mulia ingin membantunya, maka Yang Mulia bisa mengirimkan 1000 pasukan yang dibagi menjadi dua. Pasukan pertama merupakan pasukan yang akan bergerak menyerang di garis depan. Pasukan kedua akan menjadi bagian pendukung pasukan mereka,"ucap Er Jiang.
Raja Qiu Di mengamati gambar peta yang dilingkari serta jalur yang dimaksud oleh Er Jiang.
"Adapun Chun Ji dan Hong Bei akan ikut dan memimpin pasukan lini tengah sehingga pasukan musuh tak akak menyadari akan kultivator tinggi di barisan pasukan, " ucap Er Jiang.
"Aku bisa berada di pasukan pertama, " ucap Chun Ji.
"Aku berada di pasukan kedua, " ucap Hong Bei.
"Beberapa orang dari pasukan Yingzi akan ikut serta, " ucap Raja Qiu Di.
Semua orang terkejut mendengar Raja Qiu Di mengatakan bahwa beberapa orang dari pasukan Yingzi akan ikut serta sebab pasukan Yingzi adalah pasukan rahasia Raja Qiu Di.
"Apakah anda yakin Yang Mulia. Bukankah terlalu berlebihan? " tanya Er Jiang.
"Tidak. Aku ingin melihat respon Kaisar mengenai kekuatan pasukanku. Bukankah aku masih memiliki divisi rahasia? " ucap Raja Qiu Di.
"Divisi bayang kematian, " ucap mereka serempak
Raja Qiu Di tersenyum. Divisi bayang kematian yang merupakan divisi vital baginya. Beranggotakan lima orang dengan kekuatan lima elemen mumpuni serta kecepatan yang tak tertandingi dalam segala hal. Divisi yang dibentuk melalui eksperimen rahasia Raja Qiu Di sendiri.
"Divisi bayang kematian yang aku bentuk tak akan diketahui oleh siapapun termasuk Kaisar Wu. Divisi yang ku peroleh melalui eksperimen bertahun-tahun hingga menghasilkan divisi sesuai keinginanku, " ucap Raja Qiu Di.
Chun Ji, Hong Bei dan Er Jiang mengingat masa lalu dimana Raja Qiu Di yang gagal naik takhta akibat dari kebangkitan aura naga Kekaisaran yang selisih sedikit dengan Kaisar Wu Jiang Zhi. Raja Qiu Di mendapatkan dukungan besar di pemerintahan dari fraksi pendukung Kaisar terdahulu. Raja Qiu Di yang gagal mendapatkan takhta Wu amarahnya meluap di dalam hatinya hingga dendam yang tak dapat dilupakan hingga saat ini.
Mengelana bertemu dengan Shi Lin Lin hingga menikahinya. Raja Qiu Di yang tahu bahwa keluarga Shi memiliki hubungan dengan Permaisuri negera Zhang memanfaatkan hubungab pernikahan tersebut untuk membangun kekuatannya di luar ibukota. Pendukung setianya, keluarga Su mengajukan putri mereka untuk dinikahi sebagai selir sehingga Raja Qiu Di memiliki mata dan telinga di pemerintahan Wu melalui keluarga Su.
Raja Qiu Di yang berambisi akan menyaingi Kaisar Wu Jiang Zhi memerintahkan Er Jiang, Chun Ji dan Hong Bei untuk mencari lima anak laki-laki yang memiliki akar spiritual masing-masing elemen.
Mengikuti teknik dari buku kuno, Raja Qiu Di memerintahkan ke lima anak tersebut untuk bermeditasi di kolam darah mengumpulkan energi dendam hingga kebencian untuk membentuk tubuh dan jiwa terlarang. Akar spiritual ke lima anak tersebut terpengaruh oleh energi jahat yang ada pada jiwa mereka sehingga akar spiritual elemen berubah menjadi lebih kuat dan sempurna dari sebelumnya.
__ADS_1
Divisu bayang kematian hanya mengenal Raja Qiu Di sebagai tuannya dan tidak akan mematuhi perintah siapapun selainnya.