
Lin Huang membuka matanya melihat teman-teman di sekelilingnya tengah berkultivasi. Ia seakan dituntun ke suatu tempat yang merupakan inti dari aliran spiritual yang ada di dalam batu prasasti. Sebuah batu menancap di tengah pusaran energi. Shenglu keluar dan melayang-layang di udara.
"Batu prasasti yang asli adalah ini, berisi informasi dan aura suci. Pahamilah apa misteri di dalamnya, " ucap Shenglu.
Lin Huang mengangukkan kepalanya, ia duduk bersila dan memahami misteri batu prasasti kedua. Ia membuka matanya melihat ribuan aksara kuno melayang disekitarnya. Lin Huang sedikit bingung akan informasi tersebut namun dengan kekuatan sucinya, ia dapat menyerap informasi disekitarnya.
Pencerahan Agung mampu melihat misteri di dalam aksara tersebut yang mencatat kekuatan-kekuatan kuno yang tersembunyi diseluruh penjuru semesta. Ratusan atau bahkan ribuan dimensi memiliki rahasia masing-masing dengan kekuatan khasnya. Tungku ilahi keluar berputar kemudian perwujudan jiwa seorang perempuan keluar dari dalam. Ia membuka matanya menghempskan aura suci miliknya.
"Tak perlu kau tahu siapa aku karena bukan sekarang waktunya. Serap kekuatan inti petir yang ada di dalam aksara tersebut. Nantinya akan berguna bagimu, " ucapnya memerintah Lin Huang.
Lin Huang menurutinya menyerap inti petir yang ada di dalam aksara kuno itu. Aksara kuno sebelumnya saling berpisah mulai bergabung satu sama lain akibat jaringan petir yang saling tersambung. Seluruh aksara telah bersatu yang kemudian sosok raksasa yang diselimuti oleh petir muncul.
"Buka! " ucap Bai Yanglan disertai hempasan kekuatan hebat guntur yang baru saja ia serap.
Lin Huang menatap sosok raksasa tersebut.
"Jiwa dari dewa petir, kau harus taklukkan. Teknik 100.000 petir surgawi harus dilengkapi, " ucap wanita tersebut.
Lin Huang seakan patuh dengan ia melawan wujud jiwa dari dewa petir. Kekuatan petir yang hebat dimiliki oleh jiwa dewa petir. Lin Huang mengeluarkan roh raja suci miliknya guna melewan jiwa dewa petir.
"Tebasan pedang suci! " ucap Bai Yanglan mengayunkan pedangnya.
"Blarrr!!! "
Petir saling menyambar menyerang Lin Huang secara membabi-buta. Wujud jiwa dewa petir mengumpulkan petir surgawinya membentuk sebuah pedang yang kemudian ia ayunkan ke arah Lin Huang. Pedang raja suci menyambut pedang tersebut. Kekuatan hebat keluar hingga membuat guncangan.
"Padatkan dan buka roda kelahiran! " ucap Bai Yanglan disusul oleh lingkaran kelahiran yang muncul dibelakang roh raja suci mengeluarkan kekuatannya menyelimuti wujud jiwa dewa petir yang kemudian memutar kembali kelahirannya hingga membuat Lin Huang mendapatkan kesempatan untuk menyerang. Tebasan ia lakukan hingga wujud dewa petir tersebut hancur.
__ADS_1
Petir yang ada pada jiwa dewa petir masuk ke dalam tubuh Lin Huang melengkapi sebuah jiwa baru yang merupakan jiwa petir yang telah di taklukkan hingga teknik 100.000 petir surgawi telah lengkap dan sempurna. Kedua tangan Lin Huang muncul gumpalan petir yang memiliki kekuatan penghancur kuat.
Tungku ilahi beserta jiwa perempuan tersebut mendekatu Lin Huang.
"Jika kau ingin kuat maka kau harus memiliki seluruh kekuatan para dewa dan taklukkan Kaisar Langit, " ucapnya secara tegas dan berwibawa.
"Kau siapa dan mengapa menyuruhku? " tanya Bai Yanglan.
"Aku jiwa dari tungku ilahi Yang Agung ini. Kau akan mengetahui identitasku suatu saat nanti. Saat ini aku jamin kekuatan di bawah surga akan bergerak turun akibat ulahmu," ucapnya yang membuat Lin Huang terkejut.
"Maksudmu? " tanya Bai Yanglan.
"Kau akan mengetahuinya nanti, " balasnya.
Lin Huang berjalan mendekati batu yang setengahnya tertutupi oleh air. Batu tersebut masuk ke dalam tubuh Lin Huang.
"Pedangmu harus diganti secepatnya atau kau akan mati dibawah pedang orang lain, " ucap jiwa dari tungku ilahi.
Sosok aura gelap yang melayang-layang di kekosongan mulai mendekati mereka yang kemudian berubah menjadi monster raksasa bertanduk panjang. Lin Huang meloncat menghalangi monster tersebut untuk menyerang.
"Blarr!! "
Pedang Lin Huang diselimuti oleh petir yang menyala membuat daya tahan kerusakakannya semakin meningkat. Yu Lian Lu dan yang lainnya membuka mata terkejut melihat Lin Huang tengah bertarung dengan monster iblis. Mereka mulai mengeluarkan senjatanya dan bertarung bersama-sama.
Lin Huang mendengar jiwa dari tungku ilahi memerintahkannya untuk memberitahu yang lain untuk menggabungkan kekuatan dari masing-masing tubuh surgawi ke dalam tubuhnya.
"Gunakan kekuatan tubuh surgawi kalian arahkan padaku!! " teriak Bai Yanglan.
__ADS_1
Mereka semua menggabungkan kekuatan tubuh surgawi mereka kapada Lin Huang. Kekuatan besar ia terima yang kemudian ia buka kembali cermin Yin-Yang yang membuat energi seimbang. Visual raksasa muncul dari cermin Yin-Yang tersebut yang mengandung seluruh kekuatan tubuh surgawi. Tubuh surgawi Kaisar Yin-Yang Yang Agung.
Tubuh Kaisar memegang dua bilah pedang Yin-Yang yang merupakan pedang suci dengan dua kegunaan. Pedang Yin penebas dan penghukum para iblis serta pedang Yang penghukum para dewa dan orang suci yang melakukan kejahatan yang tak terampuni.
Pedang Kaisar menghantam tubuh monster iblis. Pertarungan sengit terjadi. Mereka menonton dengan kagum akan bangkitnya kekuatan hebat dari hasil gabungan kekuatan.
"Tebasan Yin penghukum iblis! " ucap Bai Yanglan mengayunkan pedang Yin ke arah monster iblis yang membuat monster tersebut menerima serangan hebat dan kuat yang kemudian tubuhnya meledak tak tersisa.
Lin Huang merasakan kelelahan namun jejak jiwa dari Kaisar Obat membuat tubuhnya pulih kembali. Mereka menghampiri Lin Huang.
"Kalian keluarlah terlebih dahulu, nona aku serahkan kepadamu, " ucap Bai Yanglan kepada Chun Yan.
Chun Yan mengangguk mengerti membawa Yu Lian Lu dan Li Fuyao keluar dari dimensi prasasti terlebih dahulu. Jiwa dari tungku ilahi keluar melayang di depan Lin Huang.
"Kekuatan Kaisar Yin-Yang memang kuat. Pemilik dari segala tubuh surgawi yang ada. Kau beruntung memiliki tubuh fisik Yin-Yang, " ucapnya dengan terang-terangan kepada Lin Huang.
"Aku tahu kau bukan orang sembarangan, namun bisakah kau memberitahuku bagaimana melakukan pemurnian senjata Agung Kaisar? " tanya Bai Yanglan menyadari bahwa senjata yang ia miliki tidak berguna ketika melawan musuh yang kuat.
"Pemurnian senjata Agung Kaisar adalah metode tertinggi dari segala teknik pemurnian. Senjata yang dihasilkan dari teknik ini adalah senjata yang digunakan para Kaisar terdahulu. Menggabungkan energi surga, langit dan bumi serta kelahiran guna memadatkan bahan baku pembuatan senjata. Dengan api surgawi untuk melelehkan bahan baku senjata tersebut. Membutuhkan 100.000 material inti besi dunia, 2.000 pedang tingkat suci serta lima bahan baku yang mengandumg unsur elemen, "ucapnya yang seketika membuat Lin Huang pusing karena persyaratan yang begitu tinggi.
" Apakah aku akan mati terlebih dahulu? "tanya Bai Yanglan.
" Aku akan membantumu. Sebelum kau mampu berpijak dengan kakimu sendiri aku akan terus membantumu dalam bayangan,"jawab wanita tersebut.
Jiwa dari tungku ilahi keluar dari dalm tungku, ia berdiri di belakang Lin Huang.
"Panggil merak sucimu, dia memiliki api surgawi Tianhuolu. Berguna nanti, aku akan membantumu dalam penyempurnaan api surgawi lainnya, " ucap jiwa tungku ilahi disetujui oleh Lin Huang.
__ADS_1
Shenglu keluar dari dimensi kompas Xunbao, ia melayang di udara bertanya kepada Lin Huang apa yang ia butuhkan.
"Aku membutuhkan api surgawimu, " ucap Bai Yanglan disetujui Shenglu.