
Yang Shan, Mu Jian Kai dan Gao Er Yu duduk melingkari Lin Huang di dalam kuil Naga. Mereka akan melaksanakan ritual pewarisan darah klan kepada Lin Huang.
"Kami akan mewariskan pewarisan darah klan suci kepadamu. Kekuatan leluhur klan suci akan kau miliki, " ucap Yang Shan.
Lin Huang menerima pewarisan darah klan suci membuatnya memiliki kekuatan layaknya Dewa Manusia. Tulang, darah hingga jiwa di tempa dengan kekuatan suci yang menghasilkan kekuatan baru yang kuat.
"Setidaknya aku mampu menyelamatkan jiwanya, " batin Yang Shan.
Cermin raksasa dengan kaca berkilau merupakan cermin terlarang milik Raja Jin. Kekuatan merembes dari dalam tubuhnya menyebar ke udara yang kemudian mengaktifkan kekuatan dari cermin terlarang. Tampilan cermin berubah memperlihatkan tiga klan suci tengah melakukan pewarisan darah leluhur kepada Lin Huang di kuil Naga. Kilasan kejadian berubah kembali ketika bencana menimpa daratan yang berpusat pada dinasti Wu. Langit menghitam pekat tidak ada cahaya matahari yang dapat menembus kegelapan tersebut.
"Waktunya turun tangan, " ucap Raja Jin.
Raja Jin menghilang. Kuil Naga di puncak gunung Renjian mengeluarkan kekuatan hebat. Raja Jin muncul membuat Lin Huang pingsan dengan kekuatannya.
"Salam, " ucap Raja Jin.
"Salam, " balas mereka.
"Aku Jin Dan Yi, dari dinasti Wu ingin mengatakan sesuatu kepada pemimpin klan suci, " ucap Raja Jin.
"Apa yang ingin anda sampaikan? " tanya Yang Shan.
"Putramu selamat dan sekarang menjadi orangku, " ucap Raja Jin melambaikan tangannya dan segala kejadian ia menemukan She Han hingga hari ini.
"Putraku..., " ucap Yang Shan merasa beban di pundaknya menghilang.
"Dia bergabung dengan bawahanku lainnya, putramu adalah orang yang berbakat. Klan Xingshou, aku tidak tahu hubungan klan kalian dengan orang itu, namun orang yang memiliki tubuh tungku surgawi telah lahir, " ucap Raja Jin.
"Maksud anda tubuh tungku surgawi telah lahir? Bila bukan dalam garis klan ku, maka leluhurlah yang memilihnya sendiri ataupun takdir yang menentukan. Aku tidak mempermasalahkannya asalkan ia menjadi orang yang bijak, " balas Mu Jian Kai.
"Buku ramalan bintang memperkirakan akan terjadi sesuatu yang besar. Oleh karena itu aku memaksa kalian melakukan pewarisan darah leluhur, " ucap Yang Shan.
"Kedatanganku adalah meminta kalian menjadi sekutuku melawan Kaisar Wu. Kelahiran iblis akan terjadi di istana kerajaan. Beberapa hari istanaku akan berperang melawan pasukan kerajaan dan aku yakin Kaisar Iblis akan terlahir kembali, " ucap Raja Jin.
__ADS_1
"Apa!Kaisai Iblis? " ucap Mu Jian Kai.
"Benar apa yang dikatakannya, rasi bintang seakan kabur tidak dapat dengan jelas memprediksi keadaan. Bila anda meminta kami menjadi sekutu anda, apakah perlu sembilan kekuatan kami taklukkan? " tanya Yang Shan.
"Tidak perlu berbuat kasar, lebih baik damai. Aku yakin kemunculan kalian dan empat perguruan suci di daratan luar akan menjadi perhatian leluhur-leluhur dari masing-masing sembilan kekuatan. Perguruan lembah racun merupakan sekutu dekat kerajaan aku yakin sumbernya berada di sana, " ucap Raja Jin.
"Bagaimana dengan Lin Huang? " tanya Yang Shan.
"Dia punya takdir sendiri dan kemungkinan akan menjadi salah satu orang penting, " balas Raja Jin.
Raja Jin kembali ke istananya. Lin Huang tersadar setelah pingsan. Yang Shan memberitahunya bahwa ia dan yang lain masihlah punya urusan yang harus diselesaikan.
"Aku mengerti, " ucap Lin Huang.
Yang Shan bersama lainnya pergi ke perguruan suci mengambil beberapa orang penting untuk di ajak bekerjasama. Kemunculan klan suci dan empat perguruan suci langsung di daratan luar membuat kehebohan. Sembilan kekuatan bergejolak dalam diam. Mereka menghubungi masing-masing pemimpin guna bertanya informasi. Masing-masing pemimpin dari sembilan kekuatan muncul kecuali pemimpin perguruan lembah racun.
"Apakah salah satu dari kami menyinggung anda? "
"Tidak. Aku hanya akan bilang kalian akan menjadi sekutuku melawan iblis yang akan terlahir di dinasti Wu, " jawab Yang Shan.
"Bagus, jika langit menghitam. Sungai berwarna merah, hewan mati dan bertindak aneh maupun ketakutan, keputusasaan, kemarahan dan dendam. Bila semua ini telah kalian rasakan atau lihat, berarti Kaisar Iblis telah lahir kembali. Yang Mulia Agung Kaisar Duniawi berperang dengan mengorbankan diri maka kita harus sama-sama berjuang dengan sekuat tenaga, "ucap Yang Shan.
Permasalahan kelahiran Kaisar Iblis sangat serius. Leluhur sembilan kekuatan maupun yang lain turut ikut serta dalam berperang melawan iblis hingga puncaknya Kaisar Duniawi lah yang mengakhiri semuanya.
Raja Jin memanggil She Han untuk menghadapnya. Ia memberitahukan asal usul dirinya namun She Han menjawab bahwa ia telah mengetahui semuanya. Leluhur klan Xingzu telah menemui dirinya sendiri.
" Bagus, persiapkan semuanya, "perintah Raja Jin.
Berita mengenai munculnya sepuluh prajurit elite Raja Jin dan pernyataan perang yang disampaikan membakar semangat para pejuang. Lou Shi tertidur meskipun matahari berada di puncaknya. An Ning mencoba membangunkan namun hasilnya tetaplah sama.
Lou Shi tengah berjalan pada batu giok melewati altar-altar yang terdapat pedang di atasnya. Lou Shi melangkah maju hingga sebuah pedang berwarna emas dengan aura suci kuat yang memungkinkan untuk memurnikan segala hal gelap yang ada di dunia.
Terdapat beberapa altar kosong yang membuat Lou Shi keheranan dimana pedang yang ada di atasnya. Pedang darah dan pedang angin muncul melayang di atas altar kosong tersebut. Cahaya emas muncul di belakang pedang agung. Entitas mulia menerangi seluruh altar pedang.
__ADS_1
"Sepuluh pedang kemuliaan adalah warisan tertinggiku. Pedang Agung Cahaya Surga menebas Kaisar Iblis dan memecah jiwanya. Kau sebagai penerusku dan pewaris dari sepuluh pedang kemuliaan, aku berikan anugerahku"
Lou Shi menerima berkah dari Kaisar Duniawi memiliki kekuatan yang luar biasa dalam mengendalikan sepuluh pedang kemuliaan. Wujud dharma Lou Shi memegang sepuluh pedang kebajikan dengan pedang Agung Cahaya Surga ditangannya muncul. Visual dari Kaisar Duniawi pertama Yang Agung berdiri gagah di belakang wujud dharma Lou Shi.
Masing-masing altar pedang muncul jiwa para leluhur dari berbagai kekuatan yang dalam legenda di kenal sebagai sepuluh Raja Pedang Agung. Para jiwa yang ada di atas altar mencabut pedangnya hingga tampilan luar biasa mereka muncul. Sheng Jian Wang. Sang Raja Pedang Suci.
Lou Shi terhenyak bangun terkejut orang-orang yang tengah mengerubunginya. An Ning menanyai Lou Shi bagaiman keadaan dirinya.
"Kau tertidur terlalu nyenyak hingga semua orang menganggapmu mati, " ucap An Ning.
"Jiwaku mengalami perjalanan, " ucap lirih Lou Shi.
An Ning memerintahkan semua orang untuk bubar kemudian mendengarkan cerita dari Lou Shi.
"Kemana jiwamu pergi? " tanya An Ning.
"Dunia lain, " balas Lou Shi.
Lin Huang tengah bermeditasi namun suara misterius terus menganggu pikirannya.
"Siapa kau? " tanya Lin Huang ketika melihat gumpalan cahaya putih pada lautan jiwanya.
"Aku adalah sesuatu yang suci yang terlahir dari Yin-Yang. Aku adalah harta berharga tiga alam. Keberadaanku merupakan rahasia semesta"
Kaisar Zhang Jun yang ada di dalam lautan jiwa Lin Huang tersegel akibat kemunculan gumpalan cahaya putih tersebut.
"Apa hubungannya denganku? " tanya Lin Huang.
"Temukanlah aku, kau akan menjadi orang berkuasa atas tiga alam. Kaisar Langit akan tunduk kepadamu. Kau akan menjadi abadi sepanjang semesta ada. Keberadaanmu tertinggi di alam semesta. Dunia berada dalam kendali tanganmu"
"Siapa wujud sebenarnya dirimu? " tanya Lin Huang.
Gumpalan cahaya tersebut berubah menjadi teratai putih transparan berkilauan.
__ADS_1
"Orang-orang alam atas menyebutku sebagai harta tiga alam namun aku sebenarnya adalah teratai suci takdir semesta"