
Sebagai penutupan acara pesta, diadakan penerbangan lampion ke langit dengan harapan sang Dewa memberkahi semua orang. Kaisar memegang lampion emas bersama dengan Permaisuri menerbangkan lampion pertama diikuti oleh yang lainnya. Seluruh langit ibukota di penuhi lampion hingga pemandangan indah tercipta di langit.
Acara pesta telah selesai. Kaisar dan Permaisuri kembali ke istana dijaga ketat oleh prajurit memastikan keamanan sang pemimpin negara tersebut.
"Aku ingin berbicara denganmu, " ucap Raja Jin kepada Jin Yu Mei.
Raja Jin membawa Jin Yu Mei ke tempat sepi membicarakan hal yang dianggap penting oleh Raja Jin.
"Ada apa ayah? " tanya Jin Yu Mei.
"Aku ingin bertanya kepadamu. Kau memilih negara atau ayahmu? " tanya Raja Jin.
"Negara, " jawab Jin Yu Mei tegas.
"Alasanmu? " tanya Raja Jin.
"Karena negara menyangkut hidup semua orang," jawab Jin Yu Mei.
Raja Jin menepuk pundak Jin Yu Mei, "Aku bangga padamu"
Dirasa tak ada pembicaraan lebih lanjut, Jin Yu Mei meminta izin untuk pergi terlebih dahulu. Raja Jin melihat putrinya berjalan menjauh darinya mengingat masa dimana ia masih kecil.
"Karena itu pilihanmu, maka aku tak bisa mengganggu, " ucap Raja Jin.
Seorang pengawal bayangan menghampiri Raja Jin melaporkan sesuatu.
"Melapor. Seluruh kawasan wilayah istana telah dalam pengawasan pasukan. Harap Yang Mulia memberi perintah selanjutnya"
"Cegah Permaisuri menbangun kekuatan di ibukota, " perintah Raja Jin.
"Laksanakan sesuai perintah"
Pengawal bayangan menghilang. Raja Jin menaiki kereta kudanya kembali ke istana. Permaisuri memejamkan matanya menelusuri seberapa jauh jangkauan serangga lalat yang dia kerahkan. Kaisar menoleh ke arah Wen Xi Meng mengira bahwa istrinya tertidur. Serangga lalat terbang menuju ke istana Raja Jin melewati tiga kota sebagai distrik utama kekuasaan Raja Jin.
Penghalang menghalangi serangga tersebut melemparnya keluar dari kawasan tiga kota. Wen Xi Meng terkejut hingga terbangun.
"Ada apa! " ucap Kaisar.
Wen Xi Meng menenangkan diri sebelum menjawab pertanyaan dari Kaisar.
"Hanya mimpi buruk. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, " jawab Wen Xi Meng.
"Tidurlah, " ucap Kaisar menyenderkan kepala Wen Xi Meng di pundakknya.
Wen Xi Meng memejamkan matanya berpikir sekuat apa penghalang yang ia tabrak.
__ADS_1
"Sekuat apa Raja Jin di luar ibukota hingga memiliki penghalang kuat di wilayahnya, " batin Wen Xi Meng.
Kereta kuda Raja Jin berjalan dengan pelan sesuai dengan arahannya. Serangga lalat muncul di tangannya berputar dalam kurungan spiritual.
"Lalat racun Wen Xi Meng memiliki karakteristik yang berbeda dari biasanya. Apakah ini serangga racun yang dikembangkam oleh keluarga Wen? " ucap Raja Jin.
Lalat yang berukuran lebih besar dari biasanya serta ekor beracun yang dapat menginfeksi manusia hingga membakar jiwa seseorang.
"Jika perguruan lembah racun bukan bagian dari sembilan kekuatan, maka aku yakin mereka akan menggunakan serangga seperti lalat ini untuk menyebarkan terorr ke segala penjuri dunia," ucap Raja Jin.
Raja Jin berniat meneliti racun yang terkandung di dalam serangga lalat memverifikasi asumsinya bahwa serangga tersebut dikembangkan khusus oleh keluarga Wen. Raja Jin memasuki wilayah tiga kota melambaikan tangannya membuat penghalang kota terbelah.
"Strategi membuat tembok menutup seluruh akses komunikasi ibukota dapat mempersulit Permaisuri membangun kekuatan. Cukup bagiku untuk mempengaruhi fondasinya di istana 5 tahun ke depan dan memperkokoh kekuatan Mentri Lou sesuai dengan keinginan Mei'er" ucap Raja Jin.
Raja Jin bergerak dibelakang layar mengatur jalannya negara layaknya seorang Kaisar. Pembicaraan sebelumnya dengan Jin Yu Mei mengantarkan dirinya untuk berkorban lebih banyak menyinggung kekuatan besar di luar pemerintahan.
"Wen, Xiang dan Du. Aku menunggu kalian bertindak, " ucap Raja Jin melemparkan sinyal ke langit mengumpulkan seluruh ketua divisi pasukan, 10 bawahannya langsung dan seluruh pengawal bayangan untuk berkumpul di istana.
Halaman istana luas yang memiliki penghalang tak terlihat tampak ramai dengan pasukan Raja Jin. Seluruh pengawal bayangan berkumpul di belakang ketua divisi pasukan. 10 bawahannya berkumpul sesuai dengan urutan masing-masing.
Kereta kuda Raja Jin datang membuat pasukan yang hadir menundukkan kepala hormat. Raja Jin keluar dari kereta kuda disambut ucapan hormat para pasukannya.
"Hari ini aku ingin bertanya. Apakah kalian ingin bersamaku sehidup semati? " tanya Raja Jin.
"Bawahan bersiap sehidup semati melindungi Yang Mulia! " ucap mereka serempak.
"Kami bersedia!! "
"Ketua divisi penyamaran, " ucap Raja Jin.
"Menghadap"
"Kerahkan pasukanmu semaksimal mungkin mencari informasi di wilayah sembilan kekuatan dan keadaan di lapangan, " perintah Raja Jin.
"Bawahan siap melaksanakan perintah"
"Ketua divisi perdagangan" panggil Raja Jin.
"Blokir orang-orang dari perguruan lembah racun yang ingin berdagang di seluruh wilayah Wu terutama ibukota" perintah Raja Jin.
"Bawahan siap melaksanakan perintah"
"Ketua divisi formasi, " panggil Raja Jin.
"Menghadap"
__ADS_1
"Buat formasi tingkat tinggi di empat penjuru wilayah Wu kecuali ibukota. Gunakan formasi Zhuanyi jika kalian mampu, " perintah Raja Jin.
"Bawahan melaksanakan sesuai perintah"
"Yu Jie" panggil Raja Jin.
"Menghadap Yang Mulia"
"Bantu ketua divisi mengatur formasi. Kau gunakan teknikmu untuk memperkuat formasi, "perintah Raja Jin.
"Melaksanakan sesuai perintah, "jawab Yuan Jie.
"Kalian boleh bubar kecuali Yuan Jie dan yang lain, " ucap Raja Jin.
Ketua dan pengawal bayangan yang tak berkepentingan meninggalkan halaman istana sesuai perintah Raja Jin.
"Kalian siapkan penanaman formasi kuno di tiga kota. Kita tidak bisa melakukan hal yang lebih di wilayah ibukota karena peninggalan kekuatan para pendahulu Kaisar sangatlah kuat, bukan hal yang bisa aku tanggung resikonya, " ucap Raja Jin.
"Melaksanakan perintah"
10 bawahan langsung Raja Jin pergi melaksanakan tugasnya masing-masing. Raja Jin menghilang dan muncul di puncak menara istana.
"Akan aku buka kembali kekuatan yang telah tersegel di wilayah terkutuk ini, " ucap Raja Jin.
Raja Jin menggunakan kekuatannya membuka segel pada puncak menara istana. Angin berhembus kencang. Kekuatan spiritual berkumpul di istana Jin. Jin Yu Mei yang tengah tertidur merasakan kesakitan yang amat hingga suara tak bisa ia keluarkan.
"Pusaka ini akan menjadi inti dari segala formasi yang telah dipasang, " ucap Raja Jin.
Pusaka tombak perlahan muncul melayang mengeluarkan kekuatan suci yang besar hingga menarik aura langit dan bumi hingga jarak puluhan kilometer. Ketua Divisi formasi bersama dengan pasukannya telah bersiap di empat penjuru wilayah Wu memasang formasi.
"Lakukan secara bersamaan, " ucap ketua divisi formasi melalui transmisi suara.
Pasukan formasi melaksanakan sesuai perintah membuat formasi besar Zhuanyi di empat penjuru wilayah Wu. Kekuatan penuh mereka kerahkan dalam pembuatan formasi Zhuanyi yang mengandalkan jiwa dalam pembuatannya.
"Kau buat lakukan sesuai dengan yang kau rencanakan. Aku akan memperkuat formasi milikmu, " ucao Yuan Jie kepada ketua divisi formasi.
"Baik"
Yuan Jie terbang ke langit mengeluarkan gulungan membuat gulungan tersebut terbuka melingkari tubuh Yuan Jie.
"Aksara pelindung muncullah sekali lagi. Penglihatan jiwa terbuka melalui hati. Cahaya sebagai fondasi, jiwa murni sebagai inti formasi," ucap Yuan Jie.
Gulungan kuno yang melingkari tubuhnya bercahaya mengeluarkan ribuan aksara kuno emas. Aksara kuno saling terbubung membentuk kubus menghalangi persepsi jiwa seorang pendekar tingkat tinggi.
Sembilan kekuatan tak akan mudah mendeteksi apa yang terjadi di wilayah Wu terutama wilayah istana Raja Jin. Pusaka tombak bulan yang telah terbuka segelnya menciptakan momentum hebat. Bulan tepat berada di atasnya membuat tombak bercahaya mengeluarkan garis kekuatan ke empat arah secara acak membentuk limas segiempat yang menutup akses penglihatan jiwa luar dan dalam. Jin Yu Mei merasakan tubuhnya kembali normal setelah aura suci tersedot ke dalam tubuhnya.
__ADS_1
"Tombak Bulan akan menjadi kunci penyelamatan pengikutku ketika aku tak bisa menahan segala serangan dari berbagai pihak,"ucap Raja Jin.
Ujung tombak bulan menciptakan celah ruang dimensi kecil yang mengumpulkan segala aura langit dan bumi dari lingkungan sekitarnya.