
"A Ping, aku takut"
"Mendekatlah, aku peluk, " ucap Guan Ping.
Guan Ping bersama dengan kesihnya bersembunyi di dalam tanah yang merupakan jalur dari altar kuil Kaisar Iblis. Guan Ping merasakan bahwa pertarungan dahysat melebihi ekspektasinya.
"Salah satu dari empat perguruan suci benua Dazhou datang, pertempuran sudah berada di tingkat semi dewa, " batin Guan Ping.
Aura hitam yang merayap di dinding mendekati Guan Ping tanpa sadar. Pedang bayang malam beresonansi dengan aura hitam tersebut.
"Kepalaku pusing, " ucap Guan Ping sebelum hilang kesadaranya.
Kaisar Wu Jing Ren menerima kabar akan kedatangan Ying Hua dan ultimatum yang diberikan kepadanya.
"Dia terlalu berani, " ucap Penasihat Agung Liu Ni.
"Apa yang dikatakannya benar adanya. Tak seharusnya pemerintahan ikut campur dalam urusan persilatan. Terlebih lagi empat perguruan suci adalah fondasi dari benua Dazhou. Seperti yang dikatakan oleh rumor bahwa mereka hidup di empat gunung mitos umat manusia, " ucap Kaisar Wu Jing Ren.
Semenjak kejadian yang ada di puncak gunung Yaojia, De Yuan dikenal sebagai pendekar nomer 2 dipersilatan dengan pedang putih yang membawa namanya terkenal. Mengenai bahwa ia diklaim murid dari gunung Shishan, semua orang tidak mengetahui kecuali sembilan kekuatan utama.
"Dekrit Kaisar Wu Jing Ren adalah hal yang rahasia, siapapun yang mendapatkannya secara utuh maka Kaisar Wu sekarang akan terguncang takhtanya, " ucap Guru Liu Ni.
"Apakah sebegitu terpengaruhnya Kaisar Wu sekarang hingga guru mengucapkan seperti itu, " tanya Jendral An Ning.
"Ya, bahkan bisa mengguncang fondasi bertahun-tahun yang dibangun Kaisar Wu sekarang, " jawab Guru Liu Ni.
"Kesampingkan hal itu, Kaisar Wu ingin memperluas wilayahnya? " tanya Guru Liu Ni.
"Ya, Kaisar bersikukuh menghancurkan kutukan penghalang di wilayah Raja Jin. Puluhan pendeta hingga kultivator jiwa dikerahkan untuk mematahkan penghalang, " jawab Jendral An Ning.
__ADS_1
Guru Liu Ni yang tengah bermaik catur sendiri diam ketika mendengar jawaban dari Jendral An Ning.
"Siapa orang yang kau rasakan memiliki aura naga? " tanya Guru Liu Ni.
"Lou Shi putra kediaman Lou dan rekannya Lin Huang, " jawab Jendral An Ning.
"Dua orang? Aura naga seperti apa yang kau rasakan, " tanya Guru Liu Ni.
"Putra Lou memiliki aura naga samar tidak seperti Lin Huang yang memiliki aura lebih murni. Murid bertanya kepada guru karena yang murid tahu bahwa seseorang yang memiliki aura naga kemungkinan dia lah yang menjadi Kaisar. Apakah mereka anak tersembunyi Kaisar? " tanya Jendral An Ning.
"Tidak, seorang Kaisar yang ingin naik takhta tak hanya membutuhkan dukungan pemerintah, namun pengakuan dari Kaisar Naga untuk mendapatkan perlindungan dan berkahnya. Darah Kerajaan yang mengalir di dalam darah seorang pangeran salah satu kandidat untuk menjadi Kaisar namun tak hanya itu saja ada hal gila yang dilakukan Kaisar Wu Jing Ren untuk mempertahankan takhta bagi keturunan sahnya yang diakui, " ucap Guru Liu Ni.
"Apa itu? " tanya Jendral An Ning.
"Berkaitan dengan lima dekrit rahasia Kaisar Wu Jing Ren, " jawab Guru Liu Ni.
"Guru, murid dilema mengenai tugas dari Jendral Besar untuk memimpin pasukan menaklukkan pengikut Raja Jin yang berada di sekitar wilayah terkutuk, " ucap Jendral An Ning berkeluh kesah kepada Guru Liu Ni.
"Kaisar ingin menghapuskan nama Raja Jin dari ingatan semua orang dengan menaklukkan pengikutnya dan merebut wilayah terkutuk. Tak peduli seberapun ambisi Kaisar Jiang Zhi, tetapi keadaan internal lebih penting dari itu semua. Kaisar Jiang Zhi tak memiliki putra, hanya putri Hua Lin yang lahir dari rahim Permaisuri. 100 selir yang ada di istana tak ada satupun dari mereka yang mengandung benih Kaisar yang membuat keadaan internal akan kacau tak lama lagi mengingat usia Kaisar sekarang, "ucap Guru Liu Ni.
" Guru membaca dan memprediksi situasi dengan jelas,"puji Jendral An Ning.
"Tak peduli seberapa keras Kaisar menahan arus dalam, gejolak internal akan tetap terjadi. Bila pejabat tua itu menginginkan tes medis mengenai kesehatan Kaisar dan hasilnya Kaisar tak dapat menghasilkan keturunan lagi, maka pemberontakan akan terjadi. Menurutmu siapakah yang akan memenangkan kursi Kaisar dari Raja-Raja Wu? " tanya Guru Liu Ni.
Bidak catur Guru Liu Ni hampir mendekati sang Raja, namun Guru Liu Ni tak melanjutkannya menunggu jawaban dari Jendral An Ning.
"Raja Qiu Di, " jawab Jendral An Ning.
"Apa alasanmu menyebutkan Raja Qiu Di yang akan memenangkan kursi Kaisar? " tanya Guru Liu Ni.
__ADS_1
"Karena Raja Qiu Di memiliki latar belakang yang paling kuat dibandingkan lainnya. Istri sahnya putri tunggal bangsawan Shi dari negara Zhang yang keluarganya mengendalikan arus perdagangan dua negara. Tak hanya sebagai keluarga bangsawan, keluarga Shi merupakan kerabat kerajaan dari Permaisuri Zhang Li Fei. Selirnya merupakan anak bungsu dari keluarga bangsawan pendukung Kaisar terdahulu, bangsawan Su. Raja Qiu Di memiliki wilayah yang paling kaya akan hasil bumi, kemampuan dalam politik cakap serta reputasi yang baik di masyarakat. Tentara yang siap mati demi Raja Qiu Di berjumlah 10.000 yang diketahui secara umum milik Raja Qiu Di sendiri. 2000 pasukan yang merupakan milik bangsawan Shi yang disumbangkan kepada Raja Qiu Di serta 1.500 pasukan milik bangsawan Su yang disumbangkan kepada Raja Qiu Di. Menurut rumor yang beredar, Raja Qiu Di membentuk divisi rahasia yang jumlah anggotanya tak ada yang tahu. Raja Qiu Di sangat berkuasa di luar ibukota yang jika ia menginginkan takhta, maka sebagian besar rakyat pasti akan mendukungnya, "ucap Jendral An Ning menjelaskan Raja Qiu Di dari perspektif dirinya sendiri.
" Penjelasanmu masuk akal dan aku terima, namun apakah Raja Qiu Di benar-benar akan bisa menduduki takhta Kaisar Wu? "tanya Guru Liu Ni.
Jendral An Ning menganggukkan kepalanya.
"Raja Qiu Di tak akan bisa menduduki takhta Kaisar sebenarnya termasuk KaisarJiang Zhi. Seperti yang kau katakan, Seorang Kaisar haruslah mendapatkan pengakuan dari Kaisar Naga. Kaisar Jiang Zhi tidak mendapatkan pengakuan Kaisar Naga hanya mendapatkan pengakuan rakyat dan pemerintah"ucap Guru Liu Ni.
"Bagaimana guru tahu dan bagaimana Kaisar bisa naik takhta " tanya Jendral An Ning.
"Karena istana Wu tak seperti dahulu dan bagaimana Kaisar Wu Jing Ren dapat naik takhta, pasti melakukan beberapa trik. Aku mencurigai identitas Permaisuri Wu Wen Rou, " jawab Guru Liu Ni.
"Marga Wen?" ucap Jendral An Ning mengingat-ingat dimaana ia pernah mendengar tentang marga Wen.
"Lupakan, aku akan menjawabnya setelah tenggorokanku basah, " ucap Guru Liu Ni.
Jendral An Ning menyadari kesalahannya segera meminta maaf dan menuangkan teh panas ke dalam cangkir untuk diminum gurunya.
"Marga Wen sebenarnya adalah salah satu dari tiga kekuatan Perguruan Lembah Racun. Salah satu dari sembilan kekuatan utama dengan kelakuan liciknya yang terkenal, " jawab Guru Liu Ni.
"Tak heran Kaisar bisa memiliki kekuatan dalam pemerintahan, " ucap Jendral An Ning.
Guru Liu Ni memberikan sebuah buku kepada Jendral An Ning.
"Buku Seni Perang yang ditulis oleh Jendral misterius, aku yakin kau mampu memahami isinya. Terdiri dari tiga bab dengan bab pertama berjudul Pemahaman Seni Perang, bab kedua Jadikan Tubuhku Sebagai Pedang dan bab terakhir adalah Strategi Dewa Perang, " ucap Guru Liu Ni menyodorkan buku tersebut kepada Jendral An Ning.
Jendral An Ning menerima buku tersebut merasakan sensi aura misterius yang membuat dirinya bergidik.
"Tidak sesederhana yang dilihat, aku merasakan aura kuno dari buku ini, " batin Jendral An Ning.
__ADS_1