Immortality Flower

Immortality Flower
Perjalanan Sesungguhnya Baru Dimulai


__ADS_3

Jiwa Naga Agung keluae dari dalam tubuh Lin Huang. Tubuhnya terjatuh ke tanah bersamaan dengan An Ning. Lou Shi mengecek keadaan mereka yang tengah terbaring tak berdaya.


An Ning dinyatakan meninggal dan Lin Huang dalam kondisi kritis. Pertempuran di pimpin oleh Kaisar Naga Zhang Jun yang tengah mendominasi aura sucinya. Langit bercahaya dan gerbang langit sekali lagi terbuka.


Kaisar Naga mengaum keras dan menggerakkan ekornya membuang tubuh Kaisar Iblis.


"Fa Qin! Tak seharusnya kau terlahir kembali! Li Ming membinasakanmu dengan pengorbanannya maka kau akan sama hari ini juga!! " ucap Kaisar Naga Zhang Jun.


Lou Shi merasakan perasaan tak karuan melihat kedua partnernya meninggal di depannya. Perasaan bersalah dan menyesal muncul. Mereka berdua mengorbankan diri demi kebangkitan Kaisae Naga Zhang Jun dan gugur dalam perang namun dia sendirian kesepian.


"Aku akan membunuhmu!!!! " teriak Lou Shi.


Tubuhnya melayang di udara. Wujud dharma Kaisar Duniawi memeganh sepuluh pedang suci muncul. Jiwa surgawi Raja Pedang turun dari surga melalui gerbang langit berdiri sejajar dengan Lou Shi. Sepuluh wujud pedang muncul di hadapan masing-masing Raja Pedang. Mereka mengangakat pedangnya ke langit. Kedua telapak tangan Lou Shi berkumpul seluruh kekuatan suci.


Kaisar Iblis mencoba menggagalkan Lou Shi namun stempek giok naga agung muncul menekannya. Kumpulan kekuatan stempel naga dari seluruh dinasti yang ada di alam manusia berkumpul mampu menekan Kaisar Iblis. Tanpa adanya pilihan lain, Kaisar Iblis mengerahkan segala kekuatan jahat neraka memanggil wujud dharma Dewa Iblis Neraka. Wujud hitam gelap dengan mata ditutup oleh kain serta aura hitam menguar keluar merupakan wujud tertinggi dari Kaisar Iblis.


Pedang Agung Cahaya Surga muncul di tangan Lou Shi. Mengayunkan tangan dengan gerakan menebas ke arah Kaisar Iblis. Kekuatan mahadahsyat meluncur hingga tanah terangkat oleh kekuatan tersebut. Dua kekuatan hebat bertabrakan. Lou Shi memuntahkan darah segarnya begitupun dengan Kaisar Iblis.


"Mati!!!!! " teriak Lou Shi.


Cahaya emas bersinar menghancurkan Kaisar Iblis. Kaisar Naga Zhang Jun menelan jiwa iblis tersebut dan menghancurkannya sebelum melesat menembus langit kembali ke alam atas selagi gerbang langit terbuka. Jiwa para Raja Pedang kembali ke surga setelah pertempuran terjadi. Lou Shi terjatuh ke tanah berjalan menyeret merasakan tubuhnya yang amat sakit.


Merangkak mendekati kedua jasad sahabatnya sembari tersenyum lega karena telah mengalahkan Kaisar Iblis.


"Kita berhasil!! " ucap Lou Shi lirih.


Lou Shi berhasil mendekati jasad mereka berdua yang tak lama kemudian berbaring dan perlahan menutup matanya.


Lou Shi berpakaian putih berduka atas meninggalnya Lin Huanh dan An Ning. Keluarga Liu datang berbela sungkawa. Zuo Qian menangis melihat ayah angkatnya terbujur kaku.

__ADS_1


Obor di tangan Lou Shi ia lemparkan pada tumpukan kayu yang di atasnya terdapat dua jasad pahlawan besar. Kobaran api membakar segalanya. Wajah murung Lou Shi terlihat jelas.


"Selamat jalan... " ucap Lou Shi.


Hari penobatan Lou Shi terjadi beberapa minggu setelahnya. Stempel giok naga kekaisaran asli berada di tangan kanannya. Lou Shi secara resmi menjadi Kaisar Duniawi memimpin seluruh daratan alam manusia dan seluruh kekuatan tunduk kepadanya. Bergelar Kaisar Penyelamat Dunia dan menidirikan Kekaisaran Tianwu dengan klan marganya sendiri.


Raja Jin Dan Yi telah menetapkan perintahnya bahwa ia akan tunduk kepada Kekaisaran Tianwu. Raja Qiu Di dilengserkan oleh Lou Shi ketika konspirasinya terungkap setelah penyelidikan berlangsung. Seluruh garis keturunan Kaisar Wu diselidiki dan membasmi pengkhianat diantara mereka.


Medan pertempuran antara manusia dengan iblis memiliki sisa-sisa jiwa orang tersesat. Hawa kematian serta keputusasaan dapat dirasakan dengan jelas. Seseorang berjalan di tengah medan pertempuran tanpa menghiraukan aura yang membuat seseorang tidak betah berada di sana.


Tempat dimana kematian Lin Huang menjadi pemberhentian orang tersebut. Bekas tubuh Lin Huang terlihat jelas pada permukaan tanah. Sosok bertudung tersebut membuka tudung kepalanya. Rambut putih berjenggot panjang dengan wajah sedikit keriput terlihat jelas pada ciri orang tersebut.


Air ia tuangkan pada permukaan tanah dimana air tersebut mengalir mengikuti bentuk tubuh Lin Huang. Jiwa Lin Huang muncul berdiri di hadapan pria tua misterius tersebut.


"Perjalananmu sesungguhnya baru saja di mulai, " ucap pria tua tersebut memberikan sebuah cipratan air pada jiwa Lin Huang hingga dahinya membentuk sebuah tanda.


Jiwa Lin Huang perlahan-lahan menghilang berubah menjadi gumpalan energi jiwa melesat menembus langit.


"Aku menunggu aksimu, " ucap pria tua misterius sebelum menghilang.


Jurang tanpa dasar terdapat seorang pria yang tergeletak sekarat dengan darah menggenang di sekitarnya. Matanya terbuka tiba-tiba.


"Tubuhku... "


Suara dengungan di kepala membuatnya pusing. Ingatan mengalir bagaikan sungai deras. Ingatan dari pemilik tubuh yang sedang ia tempati.


"Jiwaku berpindah, saat Kaisar Naga Zhang Jun keluar dari dalam tubuhku rasa sakit yang luar biasa aku rasakan dan semuanya menjadi gelap setelahnya" ucap Lin Huang meninju tanah marah.


Tubuhnya hanya digunakan sebagai wadah kelahiran Kaisar Naga Zhang Jun. Takdir alam manusia hanyalah bualan bagi alam atas.

__ADS_1


"Pemilik tubuh ini adalah Bai Yanglan. Murid sekte pedang surgawi dari wilayah selatan. Mati saat melaksanakan misi sekte, " ucap Lin Huang melihat penampilan barunya.


Rambut berwarna putih dengan pakaian berwarna sama. Postur tubuh seorang laki-laki dengan usia 20 tahunan. Pedang di sampingnya ia amati. Terdapat ukiran nama Bai Yanglan di atas pedang.


Lin Huang menelusuri jurang tanpa dasar. Pemilik tubuh telah membunuh monster-monster dengan pedangnya. Puluhan inti monster telah di dapatkan. Lin Huang melihat kertas misi sekte yang berisi tentang pencarian harta.


"Lembaran resep pil kuno? " tanya Lin Huang.


Tempat-tempat dasar jurang telah ia jelajahi namun tak menemukan apapun yang dimaksud dengan lembaran resep pil kuno. Lin Huang menjelajahi pikiran mencari asal usul dari lembaran resep pil kuno yang ternyata adalah bagian dari buku 1001 penyembuhan langit milik Kaisar Obat Ling Jiu.


Lin Huang mengikuti keberuntungannya berjalan ke arah barat daya hingga sebuah goa sempit namun memiliki ruangan luas ia masuki. Selembar resep pil yang ia cari melayang di atas altar. Terdapat monster yang menjaga harta tersebut yang tengah tertidur. Lin Huang menghilangkan jekak auranya mendekati altar dan mengambil lembaran resep pil tersebut.


Monster tersebut bangun mengaum menyadari harta yang ia jaga menghilang. Bilah pedang melesat membutakan monster tersebut.


"Pedang jiwa:Teknik bilah angin jiwa! " ucap Lin Huang.


Pedang ia ayunkan. Bilah angin jiwa penghancur muncul menghantam tubuh monster tersebut. Lin Huang berlari sesekali menghindar ketika monster menyerang balik. Lompatan Lin Huang ke udara disertai pedang miliknya menggandakan diri.


"Teknik putaran bayangan pedang! " ucap Lin Huang.


Bayangan pedang melesat melingkar berputar menghujam dari atas menyerang tubuh monster. Gerakan jari tangan Lin Huang membuat pedang sesungguhnya muncul dari dalam tanah merobek perut monster tersebut.


Lin Huang memuntahkan darahnya. Tubuh yang baru saja ia tempati memiliki masalah.


"Dia mati bukan karena tak mampu melawan monster, namun tubuhnya diracuni dan aku merasakannya sekarang, " ucap Lin Huang.


Duduk bermeditasi menyerap aura surga mengumpulkan aura tersebut mengaktifkan tubuh surgawinya. Penetralan racun miliknya berlangsung yang diserap oleh tubuh tungku surgawi yang dapat menetralkan segala hal menjadi kekuatan jiwa.


"Sepertinya paman Yang Shan telah mempersiapkan perjalananku, " ucap Lin Huang.

__ADS_1


Tubuh tungku surgawi, teknik ramalan bintang dan sajak ilahi. Semuanya ia dapatkan. Teknik yang dapat membuatnya bertahan di alam atas perlahan-lahan sebelum menjadi kuat.


"Misiku adalah mencari bunga teratai takdir semesta, " ucap Lin Huang bangkit melesat ke atas jurang.


__ADS_2