
Kaisar tengah berada di ruangan kultivasi bersemedi ketika merasakan panggilan jiwa yang memanggil dirinya. Aura emas mengelilingi tubuh Kaisar terkondensasi ke dalam tubuh yang kemudian disebarkan oleh dantiannya. Seluruh bagian istana tak lepas dari mata jiwa Kaisar yang terbuka.
Aura suci dari tubuh Kaisar memancar menyebar ke segala istana menyucikan setiap bagian istana. Dahi Kaisar mengkerut ketika merasakan jejak-jejak energi jahat di istananya yang mengarah ke istana Permaisuri.
Kaisar melihat jejak energi hitam yang samar ada pada tubuh Permaisurinya. Wen Xi Meng yang tengah memberi makan ikan-ikan di kolam taman merasakan seseorang tengah mengawasi dirinya. Gurunya memutuskan kontak dengannya seketika membuat Wen Xi Meng heran.
"Apa yang terjadi? " tanya Wen Xi Meng.
Kaisar melihat bahwa perlindungan formasi istana kuno tetap aman tanpa adanya kerusakan apapun. Aura naga kekaisaran menyebar ke segala istana memperkuat perlindungan istana.
"Apakah perasaanku salah? " ucap Kaisar.
Pasalnya energi hitam tersebut energi jahat yang pernah ia rasakan. Energi gelap yang sama halnya dengan milik Kaisar iblis yang ada dalam legenda. Kaisar mengeluarkan stempel giok yang dilapisi oleh aura naga kekaisaran.
"Putraku akan mewarisi stempel giok ini, apakah mereka mampu? " ucap Kaisar.
Stempel giok naga yang dapat memerintah berbagai kekuatan dibawah Kaisar.
"Bahkan Raja Jin akan bertekuk di bawah stempel ini, " ucap Kaisar.
Sesuai dengan perjanjian dahulu, Raja Jin memiliki kebebasan dalam mengatur wilayahnya diluar ibukota serta tak akan terikat apapun dan hukuman apapun yang menjerat dirinya selama tak membahayakan negara.
Stempel giok Kaisar yang terbuat dari giok murni alam atas pemberian dari Kaisar Naga yang secara turun-temurun di wariskan. Kaisar umat manusia telah tiada, para manusia mendirikan dinasti masing-masing dan menjadi pemimpin negara. Kaisar Naga yang mengetahui hal tersebut membuat persyaratan agar sang pemimpin negara memiliki kualifikasi menjadi pemimpin suatu negara.
Naga emas muncul melalui portal dimensi yang membuat Kaisar terkejut. Naga emas tersebut berubah menjadi seorang laki-laki mengenakan mahkota naga.
"Yang Mulia Raja ke tiga, " ucap Kaisar.
__ADS_1
Orang yang datang adalah Raja ke tiga dari salah satu wilayah sembilan naga yang bernama Long San.
"Bangunlah, " ucap Long San.
Formasi kedap suara muncul mengelilingi mereka berdua. Raja Long San menjentikkan tangannya memunculkan sebuah lembaran kertas layaknya dekrit.
"Kau dalah pemimpin negara Wu, leluhurmu Kaisar umat manusia memiliki peninggalan yang menyebar ke segala penjuru dunia, kau bisa mencarinya suatu saat nanti namun bukan kau yang akan mencarinya, " ucap Raja Long San.
"Lantas siapa kalau bukan diriku, apakah keturunanku? " tanya Kaisar.
"Keturunanmu? Apakah mereka mampu dan layak mendapatkan warisan suci leluhur para Kaisar umat manusia? " tanya Raja Long San.
"Apakah seburuk itu keturunanku? " tanya Kaisar.
"Keturunanmu akan kacau di masa depan. Negara yang kau pimpin berada di ambang batas kehancuran, " jawab Raja Long San.
"Bukan leluhurmu yang memiliki dosa besar, namun kau sendiri yang berdosa. Negaramu hancur ditanganmu atau keturunanamu, kau sendiri yang menentukannya, " ucap Raja Long San.
"Aku tak percaya! " bantah Kaisar.
"Lancang! " marah Raja Long San mengeluarkan kekuatan naga suci.
Kaisar merasakan tekanan hebat. Aura naga suci milik Raja Long San lebih kuat dibandingkan dengan dirinya yang bahkan tak mampu untuk berdiri tegap dihadapan Raja Long San saat ini.
"Buku takdir ilahi adalah bukti dimana namamu tercatat di sana yang berarti kau bagian dari takdir besar yang akan terjadi di alam tengah, " ucap Raja Long San memberitahu alasan kedatangannya kemari memberitahu Kaisar Wu Jing Ren.
Kaisar terkejut bahwa namanya tercatat dalam buku takdir besar alam semesta. Buku yang mencatat segala nama dan kejadian yang akan tertulis di masa depan.
__ADS_1
"Apakah hasil akhir takdirku akan buruk?" tanya Kaisar.
"Kau dapat menghadap Kaisar Langit ataupun dua kekuatan utama lainnya, " jawab Raja Long San.
Lutut Kaisar terasa lemas. Menghadap Kaisar ataupun yang lainnya sama saja meninggalkan alam tengah. Dua kekuatan yang dimaksud adalah Kaisar Naga dan Maharani Phoenix.
"Buku takdir mencatat namamu, jalannya takdir sesuai keputusanmu. Baik buruknya hasilnya nanti kaulah yang menentukannya. Aku kemari memberitahumu bahwa stempel giok naga tak bisa kau wariskan kepada keturunanmu apapun yang terjadi. Bila kau mewariskannya, maka jiwamu akan tersegel ke dalamnya dan tak akan pernah bisa menuju alam jiwa, "ucap Raja Long San.
"Stempel giok ini terakhir ada di tanganku, apakah selanjutnya tak ada yang memilikinya? " tanya Kaisar.
"Stempel giok naga milik dinasti Wu akan kembali ke tempat asalnya yaitu tempat warisan Kaisar umat manusia. Ketika keturunannya ataupun pewaris yang ditunjuk olehnya mampu mengumpulkan 10 pedang Raja kuno dan mampu mengendalikan sepenuhnya, maka pedang agung akan bangun kembali dan seluruh stempel giok yang ada pada setiap dinasti akan berkumpul melebur kembali menjadi stempel giok agung karena sesungguhnya stempel giok naga yang kalian miliki merupakan pecahan dari stempel giok agung Kaisar umat manusia, " ucap Raja Long San.
"Takdirku akan berhubungan dengan pewaris Kaisar umat manusia? " tanya Kaisar.
"Tak ada yang tahu, namun kau memiliki takdir sendiri yang harus kau jalani. Bencana yang sedang di hadapi oleh negaramu akan bersangkutan dengan takdir yang akan terjadi di masa depan. Buku takdir ilahi tak pernah mencatat kapan runtuhnya dinastimu, " jawab Raja Long San.
"Takdir yang sangat besar. Apakah alam atas akan ikut dalam arus takdir ini? " tanya Kaisar.
Raja Long San menggeleng. " Tiga kekuatan alam atas tak akan ikut campur dengan urusan alam tengah karena hukum semesta tak memperbolehkan kedua alam terikat terlalu dekat. Periode takdir besar kedua akan termuat dalam buku takdir ilahi suatu saat nanti dimana era Kaisar umat manusia ke dua terlahir kembali memimpin seluruh umat manusia melawan iblis. Berbagai leluhur Kaisar dari berbagai dinasti akan turun memegang pedang Raja Kuno bertarung bersama dengan Kaisar umat manusia yang memegang pedang agung membasmi Kaisar Iblis"
"Periode takdir besar dimulai dariku. Apa yang harus aku persiapkan di masa depan? " tanya Kaiar yang tak taku harus bagaimana.
"Mewaspadai orang-orang disekitarmu adalah hal yang harus kau lakukan. Orang yang kau benci sekarang bukan berarti musuh karena bisa saja orang tersebut menyadari bahaya di masa depan dan mencegahnya meskipun mengorbankan hal yang dia sayangi, " jawab Raja Long San.
"Siapa yang harus aku waspadai? " tanya Kaisar yang mendapatkan jawaban diam dari Raja Long San.
Raja Long San telah menghilang membuat Kaisar frustasi tak mendapatkan jawaban yang dia inginkan. Stempel giok naga yang dia miliki berangsung memudar yang menandakan retaknya kekuatan dari stempel giok naga. Stempel giok naga dapat memerintah berbagai kekuatan tersembunyi milik Kerajaan, keluarga besar ibukota ataupun Raja Jin karena ketika stempel giok naga keluar, maka perintah mutlak dari seorang Kaisar yang mewakili negara ataupun Kaisar sebelumnya
__ADS_1