Immortality Flower

Immortality Flower
Sekte Angin Suci


__ADS_3

Lin Huang melanjutkan perjalanannya. Ia telah berada di wilayah administratif sekte angin suci. Sekte yang konon didirikan oleh pendekar yang menguasai teknik empat mata angin suci.Teknik yang diwariskan dari generasi ke generasi. Memiliki empat kitab yang membahas masing-masing teknik angin. Sekarang sekte angin suci memiliki empat master agung yang merupakan penjaga sekte. Mereka masing-masing menguasai teknik angin suci.


Tujuan Lin Huang ialah tanah harta milik sekte angin suci yang dibuka setiap 100 tahun sekali. Mereka akan merekrut orang yang berhasil mendapatkan harta di dalam tanah harta karun sekte mereka. Lin Huang mencoba peruntungannya di dalam tanah harta karun tersebut mencari lembaran selanjutnya dari buku 1001 penyembuhan Kaisar Obat.


Kota Fengzai ramai pendatang yang mengikuti tes. Mereka menetap di berbagai penginapan ataupun sekedar mampir. Pembukaan tes sekte diadakan pada halaman luar sekte, mereka tengah menunggu pembukaan tersebut. Lin Huang duduk disebuah warung memesan makanan.


"Kau dengar tidak, kali ini empat master agung akan muncul membuka portal tanah harta. Selama lebih dari 500 tahun mereka tidak pernah membuka portal secar langsung. Apakah terjadi sesuatu di dalam tanah harta? "


"Mungkin. Banyak orang yang tertarik mengikutinya"


Lin Huang yang mendengarkan rumor tersebut semakin bersemangat mengikuti. Mencoba peruntungan di dalam tanah harta.


Hari dimana pembukaan portal tanah harta tiba. Halaman utama sekte angin suci dipenuhi oleh banyak orang. Utusan sekte angin suci mengumumkan bahwa empat master agung bersedia secara langsung membuka portal harta.


Angin berhembus ketika empat master agung datang. Tanpa basa-basi, mereka menyatukan kekuatan membuka portal tanah harta. Para peserta yang antusias segera memasuki portal tersebut. Bagi mereka yang mendapatkan perhatian oleh petinggi sekte angin suci maka mereka mendapatkan hak istimewa menjadi bagian dari sekte angin suci. Suatu kehormatan bagi kultivator yang dapat bergabung dengan sekte besar seperti sekte angin suci.


Lin Huang memasuki portal dan kemudian portal tersebut tertutup. Lin Huang berada di tanah harta yang entah dimana letak pastinya. Hamparan rumput hijau luas adalah pendaratan Lin Huang.


"Hmmm, " ucap Bai Yanglan.


Kupu-kupu beterbangan yang tak lama kemudian bunga-bunga muncul di hamparan padang rumput. Lin Huang menyadari bahaya, sedetik kemudian bunga yang mekar berubah menjadi monster pemakan daging. Lin Huang menebasnya menggunakan pedang. Sulur dari tanaman tersebut bergerak mencoba melilit Lin Huang.


Kecepatan sulur tanaman yang mengejar Lin Huang sangatlah cepat. Lin Huang menancapkan pedangnya di tanah hingga tanah meledak mengekspos monster sesungguhnya.


Tumbuhan bunga bergigi tajam serta sulur akar menjalar diseluruh bagian dalam tanah perlahan naik ke permukaan. Pedang membelah melesat menghujami akar tersebut. Teriakan monster mengglegar. Gigi-gigi tajamnya bersiap menyantap Lin Huang.


Lin Huang membelah pedangnya menjadi ribuan pedang menggunakan teknik 10.000 pedang pembunuh untuk menghancurkan monster tersebut. Hujan pedang turun dari langit membunuh setiap sulur akar yang ingin bergerak.


"Teknik pedang pembelah bumi! " ucap Bai Yanglan.


Bilah pedang tajam melesat tepat pada tubuh monster tersebut membelahnya hingga tanah retak dan hancur. Tubuh monster tersebut mengelurkan kristal yang aneh. Lin Huang mengambil kristal tersebut meneliti secara sekilas.


"Aku merasakan kekuatan dari monster itu ada di dalam kristal ini, " ucap Bai Yanglan.

__ADS_1


Reruntuhan tanah akibat serangan Lin Huang membuka sebuah gundukan yang menutupi sesuatu. Lin Huang penasaran hingga meminggirkan tanah yang menutupi benda tersebut.


"Pintu? " tanya Bai Yanglan.


Tendangan ia lakukan guna mendobrak pintu tersebut hingga akhirnya terbuka. Ruang kosong yang luas di dalamnya menjadikan Lin Huang penasaran hingga terjun ke bawah. Aliran sungai yang mengalir tenang, batu-batuan runcing di atas dinding.


"Goa bawah tanah yang luas, namun pintu itu sepertinya tertimbun oleh tanah hingga ditempati monster bunga,"ucap Bai Yanglan.


Lin Huang berbalik dengan cepat ketika merasakan sesuatu tengah mengawasinya. Pergerakannya sangat cepat. Lin Huang menutup matanya mendengarkan kecepatan angin tersebut. Ketika ia membuka matanya, sebuah pedang tepat berada di depan wajahnya. Kakek tua memegang pedang tersenyum memiringkan kepalanya. Ia tertawa keras ketika melihat Lin Huang.


"Siapa kau? Bagaimana bisa kau menemukan tempat ini?" ucap orang tersebut bertanya.


"Bai Yanglan. Siapa anda? "


"Aku?" ucapnya mengelus-elus jenggotnya.


"Aku Mu Shangsheng"


"Junior memberi salam... " ucap Bai Yanglan.


"Hahahaha. Anak muda sepertimu ternyata tahu siapa aku tak heran namamu Bai Yanglan. Klan Bai, sekte pedang surgawi kan? " ucap Mu Shangsheng.


"Benar, junior berasal dari sana, " balas Bai Yanglan.


"Dimana Bai Yingyu, apakah dia berhasil mangkat setelah pertempurannya dengan Gu Jiang? " tanya Mu Shangsheng.


"Maaf senior. Junior belum sepenuhnya mengetahui, " jawab Bai Yanglan.


"Aku tak mempermasalahkannya, itupun terjadi ratusan tahun yang lalu, " balas Mu Shangsheng.


Mu Shangsheng menanyai Lin Huang mengenai tujuannya kemari dan ia bersedia membantu Lin Huang mendapatkan harta.


"Aku akan memberikan harta yang mungkin menjadi hal luar biasa bagi orang-orang, " ucap Mu Shangsheng.

__ADS_1


"Apa itu senior? " tanya Bai Yanglan.


"Teknik empat mata angin suci, " jawab Mu Shangsheng.


"Apa! Senior jangan bercanda. Sekte angin suci anda sekarang memiliki empat master agung yang menguasai masing-masing teknik angin suci. Bagaimana mungkin anda dengan mudahnya menurunkan teknik warisan sekte kepadaku orang luar, " ucap Bai Yanglan terkejut akan keputusan Mu Shangsheng.


"Mereka hanya orang yang tak mampu memahami yang sebenarnya. Aku yakin kau mampu memahami teknik ini. Ratusan tahun yang lalu aku dipuja-puja karena bakatku, namun kegagalanku dalam mencapai pencerahan tingkat 3 penembusan batasan langit membuatku terkurung. Keputusanku terlalu gegabah dengan menerima dua petaka surga yaitu petaka surga bagi jiwaku dan petaka surga fisikku. Aku hanya terkurung disini, lebih baik aku mati bereinkarnasi kembali, " ucap Mu Shangsheng.


"Junior akan menerima warisan teknik ini, " balas Bai Yanglan.


"Bagus. Meskipun aku bukan leluhur pertama sekte angin suci, tapi aku telah mencapai pemahaman sepenuhnya teknik empat mata angin suci. Kau tidak perlu khawatir, " ucap Mu Shangsheng.


"Api, kayu, air, logam! " ucap Mu Shangsheng.


Empat formasi elemen muncul mengelilingi mereka berdua.


"Kau bisa memanfaatkan alam untuk melancarkan serangan terkuat pada pedangmu, " ucap Mu Shangsheng.


Lin Huang merasakan tubuhnya penuh dengan akasara-aksara kuno serta pengetahuan lengkap mengenai teknik empat angin suci. Api, Air, kayu dan logam yang dilambangkan oleh makhluk suci muncul di benaknya. Mereka membentuk formasi yang kemudian sosok naga berwarna emas muncul dari dalam formasi tersebut.


"Teknik tertinggi empat angin suci seperti yang kau lihat, semuanya berhubungan dengan klan Naga, " ucap Mu Shangsheng.


Pewarisan teknik suci telah usai. Lin Huang memiliki rekaman jejak teknik tersebut dan kapanpun ia mau dapag mempelajarinya.


"Jika kau ingin memanjat langit dengan caramu sendiri, maka kau jangan menggunakan cara yang sama seperti yang lainnya, " ucao Mu Shangsheng menasehati Lin Huang.


"Junior akan selalu mengingat nasihat senior, " balas Bai Yanglan.


"Pergilah ke timur, disana ada danau yang di atasnya terdapat pedang. Kembalikan pedang itu kepada sekte bila kau berkenan. Jika pedang itu memilihmu sebagai tuannya, maka permintaanku sebelumnya dapat kau abaikan, " ucap Mu Shangsheng.


Lin Huang menganggukkan kepalanya mengerti maksud Mu Shangsheng. Ia pergi ke arah timur mencari danau yang dimaksud. Tubuh Mu Shangsheng perlahan menghilang ia menggelengkan kepalanya sembari tersenyum.


"Haisshhh. Gagal dalam menembus batasan langit dan sekarang waktunya untuk mati. Beruntungnya warisan itu telah aku berikan, " ucap Mu Shangsheng sebelum tubuhnya benar-benar menghilang.

__ADS_1


__ADS_2