
Hari dimana Permaisuri meninggal telah berlalu. Pemakaman dilaksanakan sebagaimana statusnya pada saat itu. Jiang Zhi sang putra mahkota menghadiri acara pemakaman ibundanya. Kaisar pergi meninggalkan makam Permaisuri yang hanya menyisakan Jiang Zhi saja.
"Bunda, aku tahu engkau tidak akan pernah mati. Semua orang membencimu namun bagi Zhi'er, bunda tidak pernah salah, " ucap Jiang Zhi.
Roh keluar dari dalam tanah yang merupakan roh permaisuri dengan wujud manusianya.
"Zhi'er,,, " panggilnya lembut.
Jiang Zhi mendongak melihat arwah ibundanya tengah tersenyum ke arahnya.
"Bunda! " ucap Jiang Zhi senang mengusap air matanya.
Permaisuri tersenyum melayang mendekati Jiang Zhi membelai rambutnya meskipun tak dapat menyentuhnya secara fisik.
"Apakah kau ingin bundamu hidup? " tanya Permaisuri.
Jiang Zhi mengangguk menjawab pertanyaan ibundanya.
"Gali makam putri Raja Jin nanti malam dan bawa giok ini bersamamu ke istana, " perintah Permaisuri.
"Zhi'er akan melakukan apa yang bunda perintahkan, " balas Jiang Zhi.
Raja Jin mendatangi kediaman Lou bertemu dengan Mentri Lou Yun Yi. Mutiara cahaya dalam ada pada genggaman Raja Jin.
"Mutiara ini memiliki kehidupan yaitu anakmu sendiri, aku melapisi mantra pada mutiara ini dan jangan pernah kau buka apapun yang terjadi. Ketika waktunya tiba, kau akan tahu hal apa yang harus kau lakukan, " ucap Raja Jin.
"Mei'er,,, kau bahkan menyelamatkan anak kita. Aku belum mendengar kau memberitahukannya padaku secara langsung, " batin Mentri Lou.
__ADS_1
Raja Jin kembali ke istananya, istana Raja Jin terungkap kepada publik. Kekuatan diluar wilayah Wu pun tahu akan kejadian tersebut dan betapa kuatnya Raja Jin. Dengan terbongkarnya putri tertua keluarga Wen yang merupakan kultivator jalan iblis dan menjadi musuh semua orang serta meninggalnya Wen Guang Xing serta runtuhnya fondasi kekuatan keluarga Wen pada perguruan lembah racun. Keadaan yang berubah seketika membuat kekacauan internal keluarga Wen dan perguruan lembah racun.
Malam hari, Jiang Zhi mengendap-ngendap di pemakaman keluarga Lou mencari makam Jin Yu Mei berada. Malam yang gelap tak menyurutkan tekad Jiang Zhi mencuri jasad Jin Yu Mei. Beberapa saat kemudian, ia menemukan makam Jin Yu Mei.
Jiang Zhi menggali membuka petinya. Jasad Jin Yu Mei yang memiliki kecantikan luar biasa dengan kulit pucatnya yang menandakan bahwa ia telah tiada. Mengeluarkan giok pemberian ibundanya, secara tak terduga jasad Jin Yu Mei terduplikat dengan tubuh aslinya tersedot ke dalam giok tersebut.
Makam Jin Yu Mei kembali seperti semula dengan Jiang Zhi yang kemudian kembali ke istana. Tengah malam menjelang dinihari ia berjalan ke arah tempat tinggal para selir ayahnya. Di bawah Permaisuri terdapat satu selir kesayangan ayahnya dan salah satu orang berkuasa di istana belakang yang dibenci oleh Permaisuri sendiri.
Jiang Zhi membuka pintu kediaman selir Liang Ying dengan pemiliknya yang tengah tertidur pulas. Jiang Zhi mendekati selir Liang Ying. Bayangan Jiang Zhi di depannya membuat selir Liang Ying merasakan seseorang ada di depannya. Jiang Zhi telah dirasuki oleh Permaisuri.
"Liang Ying,,, apakah kau tak memberi hormat kepadaku?" ucap Jiang Zhi.
Selir Liang Ying terbangun dengan mata setengah terbuka setelah mendengar suara Jiang Zhi dengan kata-kata yang aneh. Jiang Zhi tiba-tiba mencekik leher selir Liang Ying yang membuat sang empu melotot terkejut.
"Pengeran, apa yang kau lakukan!! " ucap selir Liang Ying.
Nafas selir Liang Ying tercekat, mendengar apa yang dilontarkan Jiang Zhi membuatnya terkejut dan takut.
"Permaisuri,,, " ucap Liang Ying.
"Aku ingin meminjam sesuatu darimu, " ucap Jiang Zhi mencekik erat leher selir Liang Ying hingga meninggal.
Jiang Zhi tersadar kembali melihat jasad selir Liang Ying di depannya. Roh Permaisuri keluar dari dalam giok tersebut melayang dihadapan Jiang Zhi.
"Bunda akan bangkit segera namun kau harus merahasiakannya, bunda akan tinggal di dalam batu giok itu selama ayahmu masih menjabat sebagai Kaisar. Ibunda akan membantumu memperkuat posisi putra mahkota dan meningkatkan kekuatanmu, " ucap Permaisuri.
"Zhi'er mengerti, " balasnya tersenyum senang.
__ADS_1
Jiang Zhi menyimpan jasad selir Liang Ying di dalam batu giok sesuai dengan instruksi Permaisuri. Di dalam batu giok tersebut terdapat dunia kecil. Batu giok milik Permaisuri adalah batu giok yang tercipta dari material. batu tergelap di alam semesta yang mengandung energi misterius yang ditemukan oleh Kaisar Iblis.
Jasad Jin Yu Mei dan selir Liang Ying tergeletak berdekatan. Permaisuri muncul di atasnya kemudian asap hitam berwujud manusia yang merupakan Zhu Nie Ahn.
"Aku akan membentuk tubuh barumu, kau akan mengisi jiwanya. Namun sebelum itu, kita harus melakukan sesuatu agar jiwaku bersatu dengan sepenuhnya padamu, " ucap Zhu Nie Ahn.
Permaisuri dan Zhu Nie Ahn melakukan pelampiasan hasrat di dalam dunia kecil batu giok. Roh Permaisuri seakan merasakan perubahan dengan energi hitam iblis menyelimutinya. Zhu Nie Ahn mengeluarkan kedua api nereka membakar kedua jasad tersebut. Kekuatan Zhu Nie Ahn bertambah dan mampu mempertahankan wujudnya di dunia luar akibat berhasil membunuh Jin Yu Mei. Kedua tubuh bersatu, formasi terlarang terbuka dengan Permaisuri yang telah bersiap memasuki wadah barunya. Memposisikan diri sesuai dengan wadahnya, Permaisuri akhirnya berhasil menyatu dengan sempurna serta memiliki sedikit jejak energi dewa dari tubuh Jin Yu Mei.
Jauh di utara, terdapat klan yang hidup terpencil di pelosok dengan seseorang tengah menatap langit menggelengkan kepalanya.
"Sebelumnya bintang di langit membentuk formasi penguncian kehidupan, dan sekarang mereka berubah menjadi bentuk bencana besar. Apakah terjadi sesuatu di dunia luar? "
"Ketua Klan, " panggil seseorang.
"Fang Jiu? "ucap ketua klan.
" Ketua lebih baik beristirahat, di luar sangat dingin. Gunung Yuanfang sepertinya memiliki fluktuasi energi"
"Kau lihat, " ucap ketua klan.
Seseorang tersebut mendongak ke langit dan melihat hal yang sama yaitu bintang yang menunjukkan bencana besar akan tiba.
"Ketua jangan khawatir, sebelumnya bintang di langit membentuk formasi penguncian kehidupan. Kemungkinan tuan muda yang melakukannya, siapa di dunia ini yang dapat mengendalikan bintang selain kita dan tuan muda"
"Kau jangan menghiburku, anakku? Dia terjatuh dan menghilang hanyut di laut Lenghai bawah gunung. Kita memang klan Xingzu pewaris teknik ramalan bintang Dewa Han Lie Yang. Dewa bintang legendaris yang dapat disandingkan dengan Dewa takdir Bai Sheng. Namun aku yang dapat meramal masa depan seseorang bahkan tidak dapat meramal dimana anakku sendiri, sungguh ayah yang tidak berguna, "ucap ketua klan.
Orang tersebut tak lain adalah Kai Hu, orang kepercayaan ketua klan yang dia anggap layaknya anaknya sendiri. Kai Hu menenangkan ketua klan yang sedih dan merasa tidak berguna tidak dapat menemukan anaknya sendiri.
__ADS_1
" Tuan muda, aku tahu anda masih hidup! "ucap Kai Hu mengepalkan tangannya.