Immortality Flower

Immortality Flower
Pertempuran Akhir?


__ADS_3

Xiao Bao bertarung dengan ganas melawan spirit Gu Jiang. Semburan api dan air merupakan kombinasi elemen yang hebat hingga menciptakan kabut. Xiao Bao mengitari singa tersebut di balik kabut. Ia telah menanamkan racun memamatikan miliknya di dalam kabut tersebut.


"Dia akan mati, " ucap Kaisar Zhang Jun.


Xiao Bao melilit singa tersebut dengan erat. Auman singa mengeluarkan gelombang kejut yang disusul dengan semburan api. Xiao Bao menyuntikkan racun miliknya melalui kulit singa tersebut dan membalas semburan apinya. Xiao Bao membekukan tubuh singa tersebut dan melelehkannya menggunakan apinya sendiri. Gu Jiang memuntahkam dara sekali lagi.


"Kau memang hebat dapat memaksaku hingga ke titik ini," puji Gu Jiang.


"Karena ambisiku besar maka aku harus kuat dan terkenal, " balas Bai Yanglan.


"Tebasan pedang maut!" ucap Bai Yanglan menyerang.


Gu Jiang berputar di udara mulai menyerang dan menghindari tebasan pedang Lin Huang. Ia mulai menggunakan kekuatan teknik aula pedang.


"Pedang pembelah bumi! " ucap Gu Jiang.


"Duarrrr!!


Gumpalan tanah tersebut berhasil dihancurkan oleh salah satu pedang jiwa surga milik Lin Huang. Sembilan pedang melayang bersama menyerang dan bersatu secara utuh.


" Darah pejuang mengalir dalam diriku dan jalan pedang aku lalui dengan kekuatanku sendiri. Terimalah teknik terkuatku!"ucap Bai Yanglan mengurung Gu Jiang dalam formasi rantai.


Gu Jiang berusaha melepaskan jeratan rantai tersebut. Ia menggunakan teknik pedang pemutus karma yang melegenda di aula pedang. Gu Jiang berhasil menghancurkan formasi tersebut.


"Formasi ilahi! " ucap Gu Jiang.


Sembilan pedang melesat ke arah Gu Jiang. Ia berlari menghindari pedang tersebut. Pengejaran berlangsung dengan cepat.


"Sembilan pedang jiwa surga. Teknik dari akademi Tiankong yang merupakan turunan dari sutra Xianjian. Benar-benar merepotkan. Andai aula pedang memiliki setengah kitabnya, " ucap Gu Jiang.


Ia melemparkan pedangnya kemudian menggandakan sendiri menahan sembilan pedang tersebut. Kekuatan mengalir di kedua tangannya.


"Teknik pedang jiwa surga! " ucap Gu Jiang.


Tujuh pedang jiwa surga muncul menggantikan pedang yang telah dihancurkan olehnya. Semua orang tak heran dengan Gu Jiang mampu menguasai teknik tersebut. Dua pedang tersisa mengejar Gu Jiang dengan ganas.


Lin Huang nencegat Gu Jiang dari depan tanpa di sadari. Telapak tangan raksasa muncul menghantam tubuh Gu Jiang hingga ia terjatuh ke tanah dan berguling-guling. Dua pedang menyambutnya mendesaknya dalam mode bertahan. Gu Jiang kesulitan menahan pedang tersebut.


Lin Huang datang dengan tapak sembilan naga miliknya menambah beban dari Gu Jiang. Seseorang menarik tubuh Gu Jiang menghempaskan serangan tersebut.


Gu Jiang terbatuk-batuk. Lukanya cukup parah. Sosok pria tua berjanggut putih berdiri di samping Gu Jiang.


"Bai Yingyu! " ucap ketua aula pedang terkejut.


Lin Huang dilingkari oleh Xiao Bao yang bersikap waspada.

__ADS_1


"Bolehkah orang tua ini menggantikannya? " ucap Bai Yingyu.


Semua orang melihat ke arah tiga kursi utama tersebut. Kaisar Zhu Changyi melambaikan tangannya tak masalah.


"Tunggu! " sela Bai Yanglan.


"Apa yang anda janjikan ketika kalah. Aku menantang senior Gu Jiang karena aku menginginkan ketenaran, " ucap Bai Yanglan.


"Aku akan memberikanmu pedangku yang aku buat sendiri. Pedang yang tak pernah ada dua di dunia ini, " jawab Bai Yingyu.


"Baik. Aku menerimanya, " balas Bai Yanglan.


Bai Yinyu mengeluarkan pedangnya. Pedang miliknya menggandakan diri hingga menyamai putaran tornado pedang Lin Huang.


"Seluruh pedang yang ada di makam pedang aula ku berada di mari. Bai Yingyu benar-benar ingin membunuh keturunannya sendiri, " ucap ketua aula pedang Yun Qing.


"Maksudmu? " tanya Xie Hua.


"Berbeda dengan taman bunga persik kalian. Makam pedang adalah kumpulan para ksatria yang telah gugur. Pedang mereka menyimpan jejak aura pedang dari ksatria pedang itu sendiri. Beberapa pendekar pedang yang meninggal memiliki berbagai pedang kuat. Meskipun teknik pemanggilan dewa pedang miliknya mampu memanggil seluruh pedang, namun makam pedang berbeda. Mereka menuruti orang yang telah resmi berada di naungan aula pedang. Ibarat kata, teknik milik Bai Yingyu adalah penyederhanaan teknik pemanggilan dewa pedang, " jawab Yun Qing.


"Teknik ini adalah penyederhanaan pemanggilan dewa pedang. Ia tak bisa dikendalikan olehmu, " ucap Lingxiao.


"Lantas bagaimana aku menanganinya. Jika aku bertarung habis-habisan tak mungkin bagiku untuk menang. Dia benar-benar mendalami jalan pedang seumur hidupnya, " balas Bai Yanglan.


"Tancapkan seluruh pedang yang kau kendalikan ke tanah. Lakukan pertarungan seperti biasa menggunakan senjata Kaisar milikmu. Aku akan membantu dari sana, " ucap Lingxiao.


"Pembukaan istana abadi. Kelahiran bagi jiwa baru. Pusat dari jiwa immortal dan tundukklah kepadaku! " ucap Lingxiao.


Pedang ilahi tertinggi bercahaya, ia memancarkan aura agung membentengi Lin Huang. Ia berbalik menatap Bai Yingyu dan lainnya. Xiao Bao tak berani mendekati cahaya tersebut.


"Penaklukkan pembukaan gerbang jiwa immortal, " ucap Xiao Bao.


Kaisar Zhu Changyi seketika berdiri ketika gerbang giok berukiran dewa dan dewi muncul. Pintu tersebut terbuka dengan jiwa para immortal yang abadi sesungguhnya. Semua orang berdiri melihat pemandangan tersebut. Pedang ilahi tertinggi akhirnya melepaskan kekuatan sesungguhnya. Ia membesar sebesar gunung dengan visual agung memegang pedang tersebut.


"Astaga... Itu seperti Kaisar Langit sesungguhnya... " ucap bisik-bisik semua orang.


"Itu berada di atas kita semua. Gerbang giok ukiran dewa dan dewi, bahkan gerbang giok Kaisar Zhu Changyi tak seindah dan sesuci itu, " ucap ketua paviliun Zhenxi.


"Bahaya! " ucap Kaisar Zhu Changyi menghilang menghalau serangan dari Lin Huang.


"BOOMMM!! "


Maharani Yi Fei berubah menjadi phoenix menembakkan sembilan api surgawinya. Kaisar Zhang Jun berubah menjadi naga sama-sama menghalau serangan dari Lin Huang. Kekuatan besar menekan semua orang. Bai Yingyu ingin menggunakan 10.000 formasi pedang.


"Kita lakukan bersama, " ucap ketua aula pedang

__ADS_1


Mereka berdua menggabungkan kekuatan membuat formasi 10.000 pedang aktif. Xie Hua menggunakan pedang bunga persik miliknya menahan serangan Lin Huang.


"Tang Xingzhou! " ucap ketua aula pedang.


Tang Xingzhou menggunakan teknik tapak raksasa menahan serangan Lin Huang. Ketua paviliun Zhenxi meniup serulingnya menggunakan kekuatan jiwanya.


"Apakah Yang Mulia benar-benar datang merasukinya? " ucap Kaisar Zhu Changyi melihat pedang ilahi tertinggi.


Kekuatan besar semakin keluar dari dalam tubuh Lin Huang dengan visual raksasa bertubuh seorang wanita dengan selendang melingkar di bahunya. Sembilan teratai muncul.


"Ternyata dia yang datang!" ucap Kaisar Zhu Changyi mengeluarkan pedangnya melesat berusaha mendekati Lin Huang.


"Penguasa domain Sheng Hua, " ucap Kaisar Zhang Jun.


"Lancang! " ucap Lingxiao.


Kaisar Zhu Changyi terpental terjatuh bersama dengan yang lainnya. Lingxiao tengah menunjukkan wujud sesungguhnya. Sebuah portal misterius muncul dan sosok wanita anggun keluar dari dalam. Dia adalah Shuang Er. Waktu seketika berhenti dan hanya tiga orang yakni Maharani Yi Fei, Kaisar Zhang Jun dan Kaisar Zhu Changyi.


"Zhu Changyi! Meskipun kau berkuasa atas dunia sembilan lapisan tapi ingatlah statusmu. Kau hanyahlah salah satu raja di bawah kepemimpinan Kaisar Xing Lun, " ucap Shuang Er.


"Memangnya kenapa bila aku hanya seorang raja? Aku tetap seorang penguasa! " balas Kaisar Zhu Changyi.


"Benar-benar dibutakan oleh kekuasaan, " ucap Shuang Er.


"Kalian hanya berdua, Tuanmu aku yakin dia hanyalah sisa jiwa yang merasuki tubuh seseorang dan tak bertahan lebih lama, "balas Zhu Changyi disusul dengan kemunculan para petinggi istananya. Permaisuri Langit datang bersama dengan Xie Lunyi.


Sembilan raja naga muncul. Delapan petinggi istana api surgawi datang. Shenglu keluar dari dalam tubuh Lin Huang.


" Kenapa anda mendukungnya? "tanya Shenglu.


" Karena aku ingin menjadi seorang penguasa. Aku tak mau diperintah oleh orang lain. Aku layak menjadi seorang Maharani! "jawab Maharani Yi Fei.


" Memang benar-benar dilupakan kebaikan yang telah anda lakukan, "balas Shenglu.


" Kongque! Kau tetaplah bawahanku. Meskipun kau berada di pihaknya, kau tak memiliki api surgawi yang lengkap! "marah Maharani Yi Fei.


Lin Huang menatap Xie Lunyi yang sama-sama menatapnya. Sekarang tubuhnya diambil oleh Lingxiao.


" Biarkan aku yang melawannya, "ucap Yu Lian Lu keluar dari dalam portal.


Penampilannya berbeda. Ia sekarang menjadi peri spesial dengan tubuh surgawi bulan bintang miliknya. Berkat istana jiwa, ia memperoleh peluang besar.


Para peri muncul. Masing-masing peri dipimpin oleh cabang istana jiwa salah satunya peri Yu Huan. Para peri di bawah komando Shuang Er.


" Biarkan hari ini dunia sembilan lapisan ini hancur tak bersisa, "ucap Shuang Er.

__ADS_1


Getaran terjadi di seluruh lapisan langit. Kedua tangan Lin Huang terlentang. Awan menghilang sepenuhnya dan sebuah dinding tak terlihat hancur menampilkan tiga pilar langit yang tersisa. Pohon dunia yang besarnya luar biasa diapit empat pilar langit. Pohon dunia bercahaya kemudian rantingnya melayang berubah menjadi manusia pohon.


"Jika aku yang menciptakan pilar ini sebagai penyeimbang, mengapa aku tak bisa menghancurkannya? " ucap Bai Yanglan.


__ADS_2