Immortality Flower

Immortality Flower
Kebenaran Syair Dewa Sastra


__ADS_3

"Teknik penyatuan tubuh tertinggi Yin-Yang! " ucap Bai Yanglan disusul dengan kekuatan hebat Kaisar Yin-Yang mendominasi aura sekitarnya. Tubuhnya sebesar Kaisar Langit.


Kekuatan berkumpul pada tubuh peri Yu Huan yang kemudian kedua sayapnya muncul. Peri Yu Huan memiliki kekuatan kehidupan yang kuat hingga ia memerintahkan tanaman merambat berkumpul membentuk monster tanaman. Kaisar Langit melihat ulah peri Yu Huan menatap dengan tajam.


"Kau bertindak maka aku akan menyerang! " ucap Kaisar Langit.


"Lebih baik aku bertarung daripada aku diam! " balas peri Yu Huan. Telapak tangan raksasa menyambut peri Yu Huan. Monster tanaman sulur mengeluarkan sulurnya mengikat telapak tangan tersebut. Tembakan bola api meluncur hingga ledakan terjadi.


Shenglu terbang disekitar Lin Huang dengan wujud merak sucinya. Kekuatan pemadatan energi suci muncul di bawah Lin Huang. Sebelum itu, Lingxiao memberitahunya.


"Kaisar Yin-Yang memiliki tubuh surgawi tertinggi. Dengan kekuatanmu sekarang aku tak yakin kau bisa mengendalikan sepenuhnya. Aku akan membantumu, " ucap Lingxiao.


Kekuatan suci tersebut memadat membentuk teratai putih raksasa. Tubuh Kaisar Yin-Yang mengalir kekuatan misterius hingga ia memiliki aura yang bercampur.


"Teknik ilahi pembukaan aura suci. Buka! " ucap Lingxiao.


"DUARR!! "


Hempasan kekuatan menghantam seluruh bangunan. Tubuh Kaisar Yin-Yang memiliki ketahanan tubuh yang luar biasa dengan aura suci tiada habisnya. Lin Huang melesat ke arah Kaisar Langit. Berlari di atas lengannya menghindari serangan-serangan yang di lakukan. Lin Huang terlempar dan berguling. Ia menggunakan pedangnya menghentikan laju tersebut.


Lin Huang menatap Kaisar Langit dengan tajam. Pedang ia tancapkan mengguncangkam seluruh tanah. Bola-bola tanah raksasa muncul melesat ke arah Kaisar Langit. Ledakan demi ledakan terjadi. Kekuatan Kaisar Langit seakan memiliki kehendak sendiri menyerang beberapa orang di sekitar Lin Huang. Peri Yu Huan menggunakan kekuatannya mengunci beberapa bagian tubuh Kaisar. Shenglu mengumpulkan api surgawinya hingga puluhan bola api menerjang pertahanan Kaisar.


Kaisar Langit marah mengembalikan serangan tersebut dengan hempasan energi. Ia menggerakkan tangannya berniat menindih Lin Huang.


"Ingin beradu tapak? Aku terima tantanganmu, " ucap Bai Yanglan.


Lin Huang menggabungkan kedua telapak tangannya disusul dengan kekuatan aura emas hebat.


"Teknik tapak emas sakti! " ucapnya.


Tapak emas raksasa menghantam tapak milik Kaisar Langit. Kedua kekuatan saling dorong mendorong. Lin Huang menyalurkan kekuatan tambahan hingga berhasil memukul mundur. Kaisar Langit dengan marah mengumpulkan aura pedang memanggil pedang surga miliknya. Tekanan besar keluar ketika pintu emas terbuka kembali dengan pedang surga melesat kemudian membesar. Lin Huang merasakan tekanan himpitan yang luar biasa. Ia bertahan menggunakan pedangnya.


"Terlalu lemah, " ucap Bai Yanglan.


"Memang benar-benar mendominasi. Tak kusangka dia berhasil menciptakan senjata pedang surga meskipun tak sesempurna miliknya, " ucap Lingxiao.

__ADS_1


Kekuatan suci merembes keluar dari tubuh Lin Huang yang merupakan kekuatan dari Lingxiao.


"Aku menyimpan jejak aura orang itu, setidaknya mampu untuk mengalahkannya, " ucap Lingxiao.


Kekuatan besar tersebut membuat tubuh Lin Huang melayang di udara. Tekanan gravitasi dihilangkan dengan mudah. Kekuatan tersebut perlahan membentuk sosok agung. Aura kematian menguar dari tubuh Lin Huang disusul dengan hawa yang mengerikan. Lin Xiao membuat gerakan tangan membuka segel kekuatan yanh ada di dalam gulungan yang ia simpan.


"Buka! " ucapnya.


Sosok agung tersebut berdiri dengan gagah menatap Kaisar Langit. Lin Huang merasakan kobaran api semangat mendera hatinya. Pedang ia angkat ke atas disusul dengan ribuan pedang yang bergerak dari segala penjuru lapisan bergetar melesat secara bersamaan pada satu arah. Pedang batu raja, pedang jiwa milik Chun Yan hingga pedang Bai Yingmu melesat ke arah Lin Huang. Alam manusia dengan seluruh pedangnya bergetar melesat ke langit.


Sembilan kekuatan alam manusia melihat seluruh pedang bergerak menuju langit. Lou Shi yang berada di istana kekaisaran keluar melihat fenomena tersebut. Sepuluh pedang suci milinya keluar dari ruang penyegelan istana melesat mengikuti pedang lainnya ke arah langit dengan sangat mencolok.


"Ribuan pedang menembus langit. Bergerak layaknya sungai yang mengalir menuju satu arah. Berbondong-bondong menembus batasan demi memenuhi panggilan Tuannya. Sang Dewa Agung memanggil mereka untuk berperang bersama-sama di medan perang langit kuno demi merebut kembali kebebasan makhluk hidup, "ucap Lou Shi yang mengingat syair dari catatan kuno mengenai fenomena yang dituliskan oleh Dewa Sastra.


" Apakah ini yang beliau maksud sebagai panggilan,"tanya Lou Shi.


Ribuan pedang berhasil menerobos hukum lapisan alam melesat ke dalam portal hitam. Lapisan pertama mengalami hal yang sama yakni pusaka pedang angin suci dan keempat pedang lainnya melesat ke langit bersamaan dengan lainnya. Sekte pedang surgawi, pemimpin Bai Cheng melihat seluruh pusaka pedang sekte dan seluruh pedang para murid terbang ke langit. Leluhur Bai Jingyu berada di ruangan terlarang sekte membuka matanya.


"Ribuan pedang mengalir layaknya sungai menuju langit memenuhi panggilan Tuannya. Sepertinya syair itu memang benar adanya, " ucap leluhur Bai Jingyu.


"Sepuluh pedang suci Kaisar Manusia! " ucap Bai Yingmu terkejut.


Seluruh lapisan alam di atas lapisan kedua dengan ribuan senjata bergabung bersama-sama menembus hukum lapisan alam. Aula pedang dengan para petingginya melihat secara bersama-sama fenomena tersebut.


"Tuan memanggil para jiwa pedang untuk berperang bersama-sama di medan perang langit kuno, " ucap ketua aula pedang.


"Syair Dewa Sastra memang benar adanya? "ucap petinggi lainnya.


" Mereka memenuhi panggilan Agung tersebut, "ucap ketua aula pedang mendongak ke langit dimana hal tersebut merupakan batas dimana lapisan langit dan surga.


" Seluruh pedang berkumpul disekitarnya. Kehendak pedang apa yang dia punya hingga ratusan pedang berkekuatan suci mengelilinginya termasuk sepuluh pedang suci Kaisar Manusia yang aku tahu, "ucap Li Junbei.


Kaisar Langit terkejut akan hal yang dilakukan Lin Huang memanggil seluruh jiwa pedang ke arahnya. Ribuan bahkan jutaan pedang beredar di sekeliling Lin Huang secara teratur.


" Kau benar-benar menentang hegemoni ku, "ucap Kaisar

__ADS_1


Ribuan atau bahkan jutaan pedang tersebut mulai bertansformasi saling menyatukan kekuatan dengan yang lainnya.


" Kaisar Pedang Guang Ming atau dikenal sebagi Kaisar Perang yang memimpin jutaan makhluk abadi berperang memegang senjata Agungnya membunuh ribuan iblis di medan pertempuran. Hari ini tanpa senjata Agungnya, dengan pedang ilahi tertinggi aku akan memberikan pelajaran apa yang dinamakan kekuatan seorang Kaisar!"ucap Lingxiao.


Pedang ilahi tertinggi muncul. Lin Huang memegang pedang tersebut. Kaisar Langit dengan garang memegang pedang surga miliknya.


"Bahkan aku bisa menaklukkan pedang milikmu!" ucap Bai Yanglan.


Dengan ayunan pedang ilahi tertinggi disusul dengan bergabungnya pedang lainnya membentuk sebuah pedang raksasa yang sama-sama melalukan gerakan menebas.


"Hancur!!" ucap Bai Yanglan.


Pedang surga berayun beradu dengan dua kekuatan tersebut. Desakan dua kekuatan hebat mampu memukul mundur Kaisar Langit. Sebekarkas cahaya melesat turun menghancurkan memisahkan kedua kekuatan itu meskipun dampak yang dihasilkan adalah dengan Kaisar Langit menderita.


"Istana Jiwa, " ucap Lingxiao.


Kedua sayap mekar dengan sempurna. Segala keindahan ada padanya. Peri Yu Huan mengenal aura tersebut segera menundukkan kepalanya.


"Apakah engkau sudah mengabaikan aturan-aturan, Kaisar Zhu Changyi? " ucapnya dengan suara lembut menawan.


"Peri Dong Lian! Kau jangan ikut campur urusanku, " balas Kaisar Langit.


"Istana Awan adalah salah satu cabang dari istana jiwa. Bagaimana mungkin aku tak datang kemari, terlebih seorang pemuda yang berani menentang hegemoni mu secara terang-terangan dengan kekuatan sucinya yang mampu menyaingimu. Apakah aku tak akan datang membantunya?" ucap peri Dong Lian.


"Bahkan pimpinanmu tak berani berkata seperti itu kepadaku, dan kau tak lebih dari sekedar peri suci istana jiwa, " balas Kaisar Langit.


Peri Dong Lian menggepakkan sayapnya menghempaskan kekuatan besar yang ia punya.


"Yang Mulia Tertinggi tak perlu turun tangan berurusan denganmu. Aku mampu menghancurkan manifestasi kekuatanmu saat ini, " balas peri Donglian melebarkan sayapnya dengan sempurna hingga bayangannya mampu menerangi jutaan pedang di sekelilingnya.


Cahaya bersinar terang di langit. Formasi kecil yang perlahan membesar muncul mematahkan hukum lapisan serta ruang dan waktu.


"Apakah kau tak memandangku? Zhu Changyi, " ucap suara seorang wanita terdengar dari portal misterius tersebut.


Suaranya dipenuhi dengan jejak-jejak kuno. Lembut dan penuh akan spiritualitas tinggi. Tekanan yang diberikan oleh Kaisar Langit kian memudar akibat aura yang keluar dari portal tersebut. Kaisar Langit terdiam dan perlahan-lahan memudar dengan bola cahaya melesat masuk ke dalam gerbang emas dan menghilang.

__ADS_1


__ADS_2