
Lin Huang melayang di udara berdiri di atas jurang. Matanya memandang sekitar yang tampak berbeda. Gunung, lembah hingga sungai indah ia temui.
"Sekte pedang surgawi, aku datang! " ucap Lin Huang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah selatan.
Kota Jiancheng merupakan kota di bawah gunung sekte pedang surgawi. Ramai para kultivator yang telah berhasil menembus batasan alam. Mereka memiliki kekuatan yang setara dengan para Dewa Manusia. Lin Huang menuju toko membeli sebuah peta.
"Kau baru saja naik? " tanya penjaga toko.
"Tidak, aku murid sekte pedang surgawi, " jawab Lin Huang.
Penjaga tersebut tergagap dan langsung memberi hormat kepada Lin Huang.
"Maaf, aku tidak mengetahui, " ucap penjaga toko tersebut.
Lin Huang mendapatkan peta lengkap alam atas lapisan pertama. Lin Huang melayang di atas kota Jiancheng menarik perhatian semua orang. Pakaian bersih dengan rambut berwarna putih dan semua orang mengenali siapa dirinya.Bai Yanglan. Murid langsung pemimpin sekte dan pewaris sekte pedang surgawi dari klan Bai. Dikenal sebagai pendekar putih suci pedang Lanjie.
Lin Huang melesat menuju sekte pedang surgawi. Penjaga toko merasakan gemetar di seluruh badannya membayangkan bagaiman bila Bai Yanglan memenggal kepalanya.
Puncak gunung pedang tunggal sekte surgawi menjadi tempag pemberhentian Lin Huang. Kedatangan Bai Yanglan kembali ke sekte terdengar sampai ke telinga pemimpin sekte sendiri Bai Yifeng.
"Dimana teman-temanmu yang lain? " tanya Bai Yifeng.
"Semuanya meninggal diserang monster kadal bayang di jurang tanpa dasar. Hanya aku yang beruntung bisa kembali, " jawab Bai Yanglan.
Bai Yifeng menganggukkan kepalanya percaya pada putranya tak mungkin bahwa ia berbohong. Berita kembalinya Bai Yanglan setelah misi rahasia terdengar sampai ke telinga Xiao Qian, kepala keluarga Xiao.
"Dia kembali! Bagaimana bisa! " ucap Xiao Qian.
"Ampun Tuan, Bai Yanglan benar-benar kembali"
"Sialan! Bagaimana dia bisa hidup setelah racun hati mati yang aku berikan padanya tidak berefek apapun, " marah Xiao Qin.
Ribuan tahun, klan Bai akan mewariskan kepada generasi selanjutnya untuk menjadi pemimpin sekte pedang surgawi. Keluarga Xiao akan menjadi pelayan dari klan Bai mengurus sekte pedang surgawi dan tak akan pernah bisa untuk naik menjadi pemimpin sekte. Ketidak puasan keluarga Xiao sampai pada puncaknya adalah pada Xiao Qian yang membuat keadaan menjadi buruk.
"Tak masalah, dia pasti mati lambat laun, " ucap Xiao Qian.
__ADS_1
Lin Huang berada di ruang pemimpin sekte.
"Ceritakan apa yang sedang kau alami, " ucap Bai Yifeng.
"Jurang tanpa dasar. Semuanya mati disana kecuali aku. Kepungan monster dari berbagai arah ada dimana-mana," jawab Bai Yanglan.
"Kau menemukan hartanya? " tanya Bai Yifeng.
Lin Huang menyerahkan lembaram resep pil kuno kepada Bai Yifeng.
"Resep apa yang sebenarnya ayah inginkan? " tanya Bai Yanglan.
"Resep pil tembusan langit. Dengan ini aku akan naik ke tingkatan yang lebih dan bisa naik ke lapisan kedua. Pada saat itu aku akan menyerahkan posisi pemimpin sekte padamu. Kau harus bisa mengendalikan keluarga Xiao sebagai pelayan sekte, " jawab Bai Yifeng.
"Aku beruntung terlahir kembali tidak menjadi sampah, namun kau membawa beban masalah padaku, " keluh Lin Huang.
Lin Huang pergi meninggalkan ayahnya yang tengah bersiap dengan para tetua lainnya dalam pembuatan pil suci langit. Danau di atas gunung menjadi tempat tujuan Lin Huang saat ini. Terdapat paviliun kecil di dekatnya. Lin Huang membuka peta yang baru saja ia beli. Ingatannya tak merekam semua hal mengenai pembagian wilayah di lapisan pertama.
Sekte pedang surgawi penguasa wilayah selatan dengan beberapa wilayah disekitarnya. Barat terdapat sekte angin suci dan utara terdapat sekte kabut putih.
"Tuan Muda! " panggil seseorang.
Xiao Ling, putri dari kepala keluarga Xiao.
"Kau sudah kembali... " ucap Xiao Ling berniat memeluk Lin Huang namun ia mundur beberap langkah.
"Ah.. Aku minta maaf, " ucap Xiao Ling menunduk.
"Ada apa kau menemuiku? " tanya Bai Yanglan.
"Aku ingin Tuan Muda menceritakan mengenai perjalanan yang di lalui, " jawab Xiao Ling.
"Perlananku berbahaya. Maaf aku sedang sibuk, " balas Bai Yanglan.
Lin Huang pergi meninggalkan paviliun terbang menuju danau di bawahnya. Danau cukup luas menjadi tempat berpijaknya. Pedang ia keluarkan. Lin Huang berlatih di atas danau melalukan beberapa gerakan teknik pedang. Gerakan pedang tajam mampu memotong angin menerbangkan air dan membelah gunung.
__ADS_1
Lin Huang melayang memutarkan pedangnya bergerak turun dengan kecepatan tinggi ke arah danau. Air danau berputar membentuk pusaran air ketika Lin Huang bergerak turun ke dasar danau. Lin Huang berhenti ketika menemukan altar batu di dasar danau.
"Prasasti! " ucap Lin Huang.
Prasasti batu berdiameter 2 meter berdiri di tengah altar batu. Batu prasasti yang tanpa terkena korosi oleh air membuat Lin Huang yakin bahwa sesuatu besar akan dia dapatkan.
"Langit ke sembilan runtuh akibat banjir besar sungai surga yang meluap. Delapan lapisan mengalami bencana besar. Penyangga langit retak. Alam atas pun kacau. Maha Agung dengan kekuatan suci mengembalikan kedamaian alam atas. Batu dari sungai surga menancap pada setiap lapisan mengandung aura suci dari Maha Agung"
Lin Huang menyentuh prasasti tersebut kemudian jiwanya tersedot ke dalam ruang dimensi. Prasasti yang dia lihat berada di dalam dimensi tersebut mengeluarkan kekuatan suci hebat hingga sosok agung berdiri di atasnya.
"Kau menemukan prasasti takdir pertama, maka kaulah yang akan menemukannya. Berkahku aku berikan padamu"
Cahaya emas menyinari Lin Huang hingga tanda di dahinya muncul. Kekuatan hebat dari prasasi takdir pertama terserap ke dalam tubuhnya. Lin Huang mengetahui gambaran sedikit mengenai luasnya semesta dan hukum yang terkandung.
Lingkaran emas muncul di belakang Lin Huang berputar layaknya roda. Kekuatan dari batu prasasti pertama terserap ke dalam lingkaran emas tersebut. Lin Huang memperoleh sebagian kecil kekuatan suci yang dapat di implementasikan dalam bentuk apapun.
Lin Huang melihat terdapat sembilan prasasti takdir yang diletakkan melingkar hingga sosok bayangan agung keluar dari dalam portal tersebut.
"Siapa itu! " ucap Lin Huang terkejut ketika jiwanya di dorong keluar.
Danau yang ada di dalam sekte surgawi menyimpan rahasia besar. Lin Huang berpikir apakah para petinggi sekte tak mengetahui keberadaan prasasti ini.
"Kemungkinan air yang ada di dalam danau ini adalah air banjir yang tersisa ribuan tahun yang lalu, " ucap Lin Huang.
Ruang tetua sekte tengah ramai para tetua yang berdiskusi mengenai gerbang langit atau alam atas menyebutnya sebagai portal alam terbuka dan cahaya emas naga melesat keluar dari dalam portal tersebut.
"Kaisar Naga terlahir di alam manusia melewati lapisan pertama melesat ke kerajaan Naga pada lapisan kesembilan. Apakah kita akan terkena dampak perubahaan kekuasaan? " tanya Huang Yun
"Kita tidak tahu siapa Naga yang terlahir di alam manusia" jawab Lian Hu.
"Beliau adalah Kaisar Naga Zhang Jun yang konon melintasi semesta dan menghilang secara misterius telah kembali. Kemungkinan beliau akan duduk disinggasana memimpin kembali klan Naga, " ucap Zhao Han.
"Rumor harta tiga dunia akan muncul. Seluruh atensi alam atas akan tertarik pada saat itu. Yang terpenting bagi kita adalah mempertahankan keberadaan sekte. Aku telah mendapatkan resep pil kuno, jika tingkatanku berhasil naik dan melangkah ke lapisan kedua surga maka kesempatan sekte pedang surgawi untuk menjadi yang terkuat di lapisan pertama akan terwujud, " ucap Bai Yifeng.
"Semoga pemimpin diberkahi surga, " ucap tetua bersama-sama.
__ADS_1