
Sore hari nya, Denis dan Raka sudah dalam perjalanan pulang. Denis menyuruh Raka berhenti di tempat kesukaan Arya.
"Rak, beli beberapa ice cream dan camilan untuk Arya. Terus yang lainnya juga" ucap Denis datar.
"Baik Tuan, sebentar" balas Raka sopan.
Denis duduk dengan melihat keadaan Arya dan Feli. Mereka saat ini sedang bermain di kolam berenang.
"Haih aku bisa gila kalau begini terus" gerutu Denis dengan mematikan ponsel nya.
***
Feli dan Arya sedang berenang dengan menikmati sore hari yang masih cerah. Arya sejak bangun merengek ingin berenang dan jadilah Feli meminta izin pada Bu Maya.
"Bunda ayo berenang sama aku" ajak Arya
"Bunda tidak bawa ganti sayang, kamu sendiri saja ya" ucap Feli lembut.
"Tapi besok sama Bunda ya" rengek Arya.
Feli mengangguk dan memberi kembali potongan buah untuk Arya. Sedangkan Bu Maya hanya mengawasi saja dari atas.
"Aya sudah yuk, Bunda akan masak dulu" ucap Feli dengan merentangkan handuk Arya.
Arya dengan patuh langsung naik ke atas dan menghampiri Feli. Ia langsung memeluk Feli dengan wajah gemas nya.
"Kita mandi dulu, habis itu kamu tunggu di ruang tengah ya" ucap Feli dengan mencium hidung mungil Arya.
"Oke Bundaaa" balas Arya dengan memeluk leher Feli.
Bi Iyem sedang izin untuk menjenguk cucu nya sejak siang tadi, jadi Feli yang menggantikan memasak untuk makan malam.
Arya begitu manja pada Feli, dan Feli hanya mengiyakan saja selagi itu baik dan tidak berbahaya sama sekali.
Setelah selesai, Arya duduk di karpet yang penuh dengan mainan. Sedangkan Feli langsung saja ke dapur.
"Mbak, tolong awasi Tuan kecil ya. Biar Feli yang masak" ucap Feli pada Art lainnya.
__ADS_1
"Baik Fel, itu bahan-bahannya sudah Mbak siapkan ya" balas Art tersebut Ramah.
Walaupun Feli baru hari ini bekerja disana, tetapi para Art dan penjaga sudah mengetahui nya. Bahkan mereka juga bersikap ramah dan baik, karena Feli juga orang yang sangat ramah dan baik.
"Selamat sore Boy" sapa Denis dengan menenteng papperbag.
Arya langsung bangkit dan berlari ke arah sang Ayah.
"Sore Ayah, wow bawa apa tuh?" tanya Arya antusias.
"Ini ice cream kesukaan kamu" jawab Denis tersenyum.
Sedangkan pelayan yang tadi sudah pergi kembali ke tugas nya.
Denis melihat kesana kemari tetapi tidak menemukan Feli.
"Sayang dimana , Bunda?" tanya Denis
"Lagi masak, kan Bibi lagi jenguk cucu nya jadi Bunda yang masak" jawab Arya sambil menikmati ice cream nya.
Tak lama kemudian Feli datang dengan membawa minuman hangat untuk Denis.
"Silahkan di minum Tuan, cokelat hangat" ucap Feli sopan.
"Terimakasih, dan tolong kamu siapkan air serta pakaian saya di kamar ya" titah Denis dengan santai.
"Baik Tuan" patuh Feli dengan bergegas ke lantai atas.
Sedangkan Denis sudah tersenyum tetapi kembali lagi memasang wajah dingin dan datar nya.
Lalu tangannya meraih gelas yang berisi cokelat hangat buatan Feli.
"Hmmm enak, merileks kan kepenatan juga" batin Denis
Setelah selesai menyiapkan untuk Denis, Feli kembali lagi ke bawah.
"Tuan semua nya sudah siap" ucap Feli
__ADS_1
"Terimakasih" balas Denis tersenyum.
Lalu Arya menghampiri Feli dan membawa nya ke karpet yang sudah penuh mainan.
"Bunda, aku mau di suapin makanan itu" ucap Arya dengan menunjukan camilan dari Denis.
"Yaudah Bunda siapin dulu" balas Feli tersenyum.
Feli mengambil makanan tersebut dan langsung menyuapi Arya yang sedang manja.
Feli mengajarkan Arya membaca dan juga mewarnai. Karena disana sudah lengkap dengan apapun untuk Arya.
"Bunda, aku ingin mewarnai gajah" ucap Arya dengan menunjukan gambar jerapah.
"Sayang , itu nama nya Jerapah kalau Gajah ini" ucap Feli dengan lembut.
Lalu Feli mengenalkan nama-nama hewan pada Arya. Feli tidak menyadari bahwa Bu Maya dan Denis sudah duduk di belakang nya sejak tadi.
Arya sangat manja, apa-apa harus bersama Feli. Bahkan sampai mau ke kamar mandi pun ia akan bersama Feli.
Jam makan malam pun tiba, Feli dengan cekatan menyiapkan untuk Arya.
"Bisa ambilin buat saya" ucap Denis dengan menyodorkan piring nya pada Feli. Sedangkan Bu Maya di buat geleng-geleng kepala dengan tingkah Denis.
Feli mengangguk dan mengambil piring tersebut, Feli mengisi nya dengan nasi dan beberapa lauk.
"Bundaa suapin" manja Arya dengan wajah menggemaskan.
"Baiklah, ayo sini sama Bunda" ucap Feli dengan lembut.
Feli menyuapi Arya dengan telaten, dan Arya juga sangat manja pada Feli.
.
.
.
__ADS_1