Istriku , Gadis Desa.

Istriku , Gadis Desa.
Dinner


__ADS_3

Sepulang dari acara makan malam, Feli dan Denis langsung saja ke perusahaan. Sedangkan Raka, mengantarkan dulu Mommy dan Arya.


"Mas, kenapa aku harus ikut ke kantor sih. Padahal kan sebentar lagi juga kamu pulang?" tanya Feli sambil mengusap lembut perut nya.


"Aku ingin di temani, sayang" jawab Denis tersenyum.


"Ishh manja nya suami aku ini" olok Feli dengan terkekeh.


Sedangkan Denis, ia langsung mengusap lembut kepala Feli.


Sesampai nya di kantor, Denis langsung turun dan membukakan pintu untuk Istri nya, Feli. Lalu mereka berjalan bersama masuk ke dalam kantor.


"Selamat Siang, Tuan dan Nyonya"


Hampir seluruh karyawan menyapa mereka, Feli hanya membalas-nya dengan senyuman. Sedangkan Denis, ia hanya mengangguk dengan wajah datar nan dingin-nya.


Denis langsung saja membawa Feli ke ruangan kerja nya, ia akan membereskan beberapa berkas dulu sebelum pulang.


"Duduk nya disini" ucap Denis saat melihat Feli yang akan duduk di sofa.


"Dimana?" tanya Feli bingung.


Denis hanya melambaikan tangan saja pada Feli. Saat Feli sudah berada di dekatnya, Denis langsung saja mendudukannya di pangkuan.


"Tapi kamu kan akan kerja, Mas" protes Feli.


"Tetap seperti ini, aku rindu" parau Denis memeluk tubuh Feli.


Feli tertegun dan ia langsung mengalungkan tangannya di leher sang suami.


"Maaf" cicit Feli.


Denis hanya mengangguk sambil tersenyum, lalu ia menenggelamkan wajah nya di dada sang istri.


Feli membiarkan suami nya, ia hanya mengusap lembut kepala sang suami.


Kepala Denis langsung berpindah ke arah leher jenjang sang istri, ia membuat tanda kepemilikan disana yang mana membuat Feli mende*ah.

__ADS_1


"Ma a ss" ucap Feli dengan parau.


"Aku ingin sayang" bisik Denis dengan serak.


Feli menganggukan kepalanya karena ia juga rindu dengan sentuhan sang suami. Denis lalu membawa nya ke kamar pribadi yang memang sudah di sediakan.


Sesampainya disana, Denis langsung saja merebahkan sang istri. Setelah itu mereka langsung beradu kekuatan dengan sangat lembut namun panas.


***


Sama hal nya dengan di Apart yang mewah, Zia dan Suami nya juga sedang melakukan rutinitas suami-istri. Mereka berpelukan karena sama-sama lelah.


"Kapan kita akan memulai ny?" tanya Zia sambil mengusap rahang tegas pria di samping nya.


"Minggu besok, sekarang kita puas-puasin dulu saja" jawab nya dengan sensual.


"Biarkan aku istirahat dulu, aku lelah" rengek Zia dengan manja.


Tetapi suami nya tidak mendengarkan dan malah mengabaikannya. Lalu mereka melakukannya kembali dengan sangat exsotis.


Setelah puas, suami Zia menjelaskan bagaimana rencana mereka agar dapat untung banyak.


***


Malam hari nya, Feli dan Denis sudah siap dengan setelan yang sangat serasi dan cocok. Bahkan Feli terlihat sangat cantik dan sexy dengan memakai dress yang indah.


Denis menutup mata Feli terlebih dulu agar kejutannya semakin berkesan.


"Mas , kenapa mesti tutup mata segala sih" gerutu Feli kesal.


"Nama nya juga kejutan sayang" balas Denis terkekeh.


Feli hanya memberenggut dan mengikuti langkah Denis yang menuntunnya untuk masuk ke dalam mobil.


Setelah masuk, Denis langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang ke arah Restoran yang sudah di siapkan segala nya oleh Raka.


Sepanjang jalan Feli hanya menerka semua nya tetapi ia tidak ambil pusing, namun berbeda hal nya dengan Hati nya, ia sangat berdegup kencang karena sangat penasaran.

__ADS_1


"Sudah sampai, Mas?" tanya Feli saat merasakan bahwa mobil yang ia tumpangi berhenti.


"Iya sayang, ayo aku tuntun kembali" jawab Denis lembut.


Feli mengangguk dan berjalan mengikuti Denis, mereka masuk hingga ke lantai 2 yang outdoor.


Di sana sudah di dekorasi dengan se indah mungkin, bahkan Denis menyewa tempat tersebut hanya untuk mereka berdua.


Setelah sampai, Denis membuka kain penutup mata Feli dengan hati-hati.


Feli mengerjapkan mata nya dan menatap ke sekelilingnya dengan wajah takjub dan terpesona.


"Mas ini" ucap Feli dengan terharu.


"Ya, ini adalah kejutannya. Apa kamu suka, sayang?" tanya Denis lembut.


"Sangat suka, terimakasih" jawab Feli memeluk Denis erat.


"Ayo kita makan malam dulu" ajak Denis membawa Feli ke arah meja dengan kursi yang hanya ada dua disana.


"Indah sekali, Mas" takjub Feli dengan mata berbinar.


Denis mengambilkan makanan untuk sang istri. Lalu menyerahkannya dan memulai makan malam romantis tersebut.


Feli terus saja melihat kesekelilingnya dengan wajah berbinar dan takjub. Sesekali ia juga tersenyum pada Denis.


Setelah selesai acara makan malam, Denis mengajak Feli untuk berdansa dengan dirinya.


"Sweet banget sih, sayang" ucap Feli manja.


Denis hanya tersenyum dan menjetikan tangan agar memulai musik nya.


Setelah musik berbunyi, Denis dan Feli langsung saja berdansa dengan sangat lihai.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2