
Aula Hotel yang sangat luas di sulap menjadi sangat indah dan menakjubkan.
Dekorasi dengan nuanas putih dan gold sangat elegant di pandang. Bunga menghiasi setiap sudut Aula tersebut.
Para tamu undangan satu persatu hadir dan memasuki tempat tersebut.
Budhe dan keluarga lainnya sudah berkumpul disana. Bahkan Denis juga sudah duduk di hadapan Pak Akbar selaku wali dari Feli.
Pak Akbar sudah di nyatakan bebas sejak kemarin, dan Fatwa langsung saja menjemput nya ke sana.
Penghulu sudah memberi aba-aba agar semua nya segera di mulai. Pak Akbar dan Denis langsung saja berjabat tangan.
Acara ijab qobul pun di mulai dengan sangat khidmat. Hingga terdengar kata 'SAH' dari mulut semua orang.
Denis menghela nafas lega saat ia sudah berhasil mengucapkan kata keramat tersebut.
Sedangkan di ruangan lainnya. Feli sedang menyaksikan acara yang berlangsung di Aula dengan di temani oleh Celin dan Bunda Sonia.
"Ayo sudah waktu nya keluar" ucap Budhe dengan tersenyum.
Feli mengangguk dan memegang tangan Celin serta Bunda Sonia. Mereka melangkah keluar ruangan tersebut.
Saat rombongan pengantin wanita masuk, semua orang memandang dengan penuh decak kagum, bahkan ada yang tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Feli.
"Yaampun cantik sekali"
"Pasangan yang sempurna"
Masih banyak lagi bisik-bisik orang disana dengan lontaran pujian dan ada juga yang iri.
Feli berjalan dengan sangat anggun, ia memakai kebaya yang sangat pas di tubuh nya dengan ekor yang panjang ke belakang.
Di rambut nya terdapat mahkota kecil yang menambahkan kesan cantik.
Denis tersenyum dan menyambut nya dengan uluran tangan. Ia bahkan sampai tak berkedip dengan ke cantikan Feli.
__ADS_1
Setelah acara Ijab Qobul dan menandatangani beberapa berkas. Pengantin baru tersebut langsung saja berjalan ke arah singgasana nya.
"Kau sangat cantik, sayang" bisik Denis
Feli menunduk dengan tersipu malu, bahkan wajah nya sudah memerah bagaikan tomat.
"Jangan menggoda terus" lirih Feli dengan mencubit gemas tangan Denis.
Sedangkan Denis, ia malah semakin tersenyum melihat wajah malu sang Istri.
***
Tamu undangan semakin ramai, bahkan sangat banyak. Feli saja sampai melotot melihat hamparan manusia.
Setelah sesi poto selesai, mereka langsung menerima ucapan selamat, doa dan banyak nya hadiah dari semua orang.
"Nak, selamat ya sayang. Maafkan Paman" ucap Pak Akbar.
"Terimakasih, Paman. Aku berharap Paman akan bisa berubah lebih baik lagi" balas Feli lembut.
Pak Akbar mengangguk, lalu ia memilih untuk pulang terlebih dulu karena kurang enak badan.
"Kak" panggil Fatwa.
"Semoga selalu bahagia, dan jangan nangis-nangis lagi ya" pinta Fatwa sendu.
"Kakak akan selalu bahagia, Dek" balas Feli tersenyum.
Fatwa langsung saja memeluk nya dan mencium kepala sang Kakak.
Lalu ia memeluk Denis dan menitipkan semua nya pada pria tersebut.
Setelah itu ia kembali turun dengan Celin, Fatwa merasa bahagia dan bangga bisa mengenal sosok Feli di hidupnya.
"Semoga kamu bahagia selalu, Kak" batin Fatwa tersenyum.
__ADS_1
"Aku yakin Kak Feli akan selalu bahagia, Bang" ucap Celin lembut.
"Iyaa sayang" balas Fatwa merangkul pinggang sang kekasih.
Lalu mereka menghampiri keluarga lainnya.
Semua orang menikmati pesta megah tersebut. Berita pernikahan Denis dan Feli menjadi trending topik di berbagai Negara karena Denis adalah seorang raja bisnis.
Banyak wanita yang patah hati karena pria pujaan mereka sudah menikah dengan wanita lain.
***
Hingga malam hari pesta tersebut masih berlanjut, bahkan Feli dan Denis sudah mengganti gaun nya dengan yang lain.
Saat ini Feli memakai gaun yang sangat indah, pas dengan lekuk tubuh nya dan juga ekor panjang.
Gold, gaun Feli dan jas Denis bernuansa Gold karena memang itu dress code untuk malam hari.
Hiburan, makanan dan bahkan lantai dansa pun penuh dengan tamu undangan yang semakin ramai.
Banyak kolega bisnis Denis yang dari dalam maupun luar Negeri datang ke pesta nya.
"Mas, apakah masih lama?" tanya Feli lirih.
"Kenapa sayang? Pegel ya" ucap Denis.
"Huumm, haus lagi" balas Feli.
Denis lalu menyuruh Asistennya untuk mengambil minuman dan makanan untuk mereka berdua.
Sedangkan Arya, bocah pintar itu saat ini sedang sibuk bersama dengan Onty dan Uncle nya. Dia tidak ingin mengganggu moment bahagia Bunda dan Ayah nya.
Feli tersenyum melihat ke aktifan Arya yang selalu saja mengundang banyak tawa di sekitar nya.
.
__ADS_1
.
.