
Sesampai nya di Negara Paris, mereka langsung saja ke Hotel.
Mereka di bagi beberapa kamar, dan hanya Denis yang bersama Arya. Sedangkan Feli, ia bersama dengan Tari, Celin dan Monica tunangan nya Azri.
Feli merebahkan tubuh nya yang sedikit lelah, ia mengalami jetlag.
"Aku dulu ya mandi nya, gerah" ucap Tari yang di angguki semua orang.
"3 hari disini kita harus puas-puasin nih" ucap Monica terkekeh.
"Kau benar, Dek. Besok pagi-pagi sekali kita harus kabur dari cengkraman para cowo. Kalau tidak begitu kita tidak akan bisa kemana-mana" balas Feli dengan tertawa pelan.
"Benar kata Kak Feli" timpal Celin.
Mereka merencanakan akan ke Menara yang sangat penomenal baru setelah itu akan belanja dan mencicipi berbagai makanan yang ada disana.
Sedangkan para orangtua , mereka akan berdiam diri di Hotel. Mereka tidak akan mengganggu kesenangan anak-anak mereka.
🍄
Malam hari nya, semua orang berkumpul di depan kamar para wanita. Mereka sedang menunggu Feli dan kawan-kawannya keluar untuk makan malam.
"Yaampun kalian kama amat sih" gerutu Rehan dengan kesal.
Mereka hanya cengengesan dan langsung turun ke bawah.
Feli sudah di tempeli dua pria kesayangannya. Apalagi Denis, ia sudah memeluk wanita nya tersebut dengan posesif.
Mereka makan malam di Restoran Hotel yang mereka tempati. Denis sengaja tidak ingin terlalu jauh dari Hotel karena sudah malam.
"Silahkan pesanan nya" ucap seorang pelayan dengan beberapa menu makanan.
"Makanlah, aku sengaja memesannya lebih dulu" ucap Denis dengan mode datar.
"Terimakasih" balas Feli tersenyum.
Mereka langsung saja melahap makanan nya masing-masing, Feli menyuapi Arya dengan sangat telaten.
Sesekali Denis menyuapi Feli karena Feli sampau lupa jika dia juga belum makan.
__ADS_1
"Kamu juga makan, sayang" tegur Denis menyuapi Feli.
"Hehe, Makasih Ayah" balas Feli dengan terkekeh.
"Yaampun kalian romantis sekali" kekeh Monica dengan menaik turunkan alis pada Azri.
Hap.
"Nah itu juga romantis, sayang" ucap Azri dengan tertawa.
"Ck, jahat bangettt sih" rengek Monica.
Mereka tertawa dengan tingkah pasutri tersebut yang sangat absurd.
Setelah selesai makan malam, mereka memutuskan untuk langsung kembali ke kamar Hotel.
Arya melambaikan tangannya pada sang Bunda. Ia tidak ingin menganggu istirahat Bunda nya.
"Hahhhhh, ayo cepat kita tidur dan besok cepat-cepat kita kabur" pekik Monica merebahkan tubuh nya.
Feli, Celin dan Tari mengangguk setuju. Lalu mereka terlelap dengan wajah lelah nya.
Pagi-pagi sekali, 4 wanita cantik sudah pergi dari Hotel. Mereka akan pergi jalan-jalan tanpa ada gangguan.
Feli menulis note dan di tempelkan di pintu kamar Hotel.
Mereka pergi dengan jalan kaki, karena Hotel tempat mereka menginap sangat dekat dengan lokasi nya.
"Kita beli sarapan dulu, yu" ajak Feli.
"Lets go, kita akan bersenang-senang" balas Celin terkekeh.
Lalu mereka menghampiri stand makanan disana. Mereka memesan nya dan duduk menunggu disana.
"Begini kan enak, tidak selalu di ikuti oleh para cowo" kekeh Tari dengan memakan makanan nya.
"Huum, tapi kok aku takut Arya nangis ya dan nyariin Kak Feli" ucap Monica.
"Tidak akan, dia sudah tahu kalau aku akan pergi bersama kalian" balas Feli santai.
__ADS_1
"Wahhhhh bagus" pekik mereka bertiga.
Lalu mereka tertawa dan pergi dari sana setelah membayar nya. Mereka dengan semangat kesana kemari , membeli banyak makanan, bahkan berpoto ria di sana.
Mereka lalu melangkah untuk naik ke menara nya , mereka akan melihat bagaimana ke indahan Paris dari atas.
Mereka tidak menyadari hari sudah semakin siang bahkan nyaris matahari akan tenggelam tetapi mereka tetap saja berkeliling bahkan belanja begitu banyak baju, tas , aksesoris dan banyak lagi.
Sedangkan di Hotel, sejak tadi pagi para lelaki di buat kesal bahkan Denis sudah memarahi anak buah nya karena dengan berani menuruti ke inginan Feli untuk tidak kawal.
Awal nya Fatwa ingin mengajak mereka sarapan tetapi ia sangat terkejut saat melihat Note dari kakak nya.
'Jangan cari kita ya, kita sudah berangkat jalan-jalan'
Fatwa memberitahu yang lainnya, para Orangtua hanya tersenyum kecil dan langsung pergi dengan Arya ke balkon kamar Bu Maya untuk bersantai.
Sedangkan para pria, mereka di buat prustasi karena kelakuan para pasangannya.
Hingga sore tiba mereka baru kembali dari mencari wanita nya tetapi tidak ketemu, dan sial nya lagi ponsel mereka tidak dapat di hubungi.
"Coba telpon sekali lagi, Fat" kesal Denis.
"Sebentar, Kak" balas Fatwa.
Fatwa langsung saja menelpon ke 4 nomor wanita tersebut, tetapi tetap saja tidak ada jawaban bahkan tidak aktif.
Fatwa menggelengkan kepala nya pada ke tiga cowo yang sedang menatap nya.
"Ck, mereka keterlaluan sekali" decak kesal Azri.
"Kita tunggu saja sampai jam 6 sore, jika mereka tidak ada kembali kita akan mencari lagi" putus Denis dengan tegas.
Mereka mengangguk dan memilih membersihkan tubuh nya karena lengket.
.
.
.
__ADS_1