Istriku , Gadis Desa.

Istriku , Gadis Desa.
Jalan-jalan


__ADS_3

Setelah selesai urusan di kampus, Feli , Arya dan Denis langsung saja menuju ke Mall, karena disana sudah ada Bu Maya yang menunggu.


Denis langsung saja melajukan mobil nya dengan kecepatan rata-rata.


"Bunda nanti aku ingin main di Time Zone" ucap Arya semangat.


"Apapun untukmu, sayang" balas Feli lembut.


Mereka terus saja bercerita dan Denis hanya fokus saja menyetir tanpa ingin mengganggu mereka.


Setiba nya di Mall, Feli , Denis dan Arya langsung masuk. Mereka sudah seperti keluarga saja, Feli yang berjalan di samping Denis yang sedang menggendong Arya.


"Kita akan makan siang dulu, soal nya Mommy juga nunggu di sana" ucap Denis lembut.


"Iya Tuan" balas Feli patuh.


Lalu mereka melangkah ke sebuah Restoran yang sangat ramai disana. Setelah itu mereka langsung menuju ke ruangan yang sudah di pesan oleh sang, Mommy.


***


Mereka memakan makan siang nya dengan damai, bahkan Arya terus saja menempel pada Feli.


"Uh kenyany, Bunda. Aku udah kenyang, sekarang Bunda yang makan" ucap Arya dengan menyenderkan badannya pada sofa.


"Benar kata Arya, kamu cepat makan sekarang" ucap Denis


"Iya Tuan ini juga makan" balas Feli sopan.


Bu Maya hanya melihat saja, ia senang melihat sang Putra yang sudah mulai membuka hati nya kembali.


Setelah selesai, Bu Maya memutuskan untuk pulang terlebih dulu. Sedangkan Feli dan Arya langsung saja menuju ke tempat bermain.


"Yeay ayo kita bermain" senang Arya dengan menggenggam tangan Denis dan Feli.


Arya berjalan dengan sangat semangat, ia sudah menantikan moment seperti ini.


Arya bermain dengan sangat senang, ia memainkan hampir semua permainan yang ada disana.


Feli dan Denis juga ikut bermain, banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.


"Yaampun keluarga harmonis"

__ADS_1


"Keluarga yang bahagia"


"Bukannya itu Tuan Muda Denis Natakusuma ya"


Masih banyak lagi bisik-bisik yang terdengar disana. Tetapi Feli dan Denis memilih mengabaikannya.


"Hahhh istirahat dulu ya, Bunda capek" ucap Feli duduk di pinggir area bermain.


"Tunggu sebentar, aku belikan minuman dulu ya" ucap Denis bangkit dari duduk nya.


Arya mengangguk dan menunjuk stand ice cream yang ada disana.


"Bunda habis ini kita belanja ya, aku ingin membeli alat sekolah" ucap Arya dengan memelas.


"Tanya Ayah dulu ya, nanti kalau Ayah ngizinin baru kita beli" balas Feli lembut.


"Tapi kan gapapa ini Bunda" bujuk Arya lagi.


"Bukan begitu sayang, kamu harus nurut apa kata Orangtua. Jadi kamu harus nurut apapun kata Ayah dan Oma" ucap Feli dengan lembut.


"Sama kata Bunda juga dong" ucap Denis yang baru saja tiba.


"Ayah, habis ini beli peralatan sekolah ya. Alat gambar aku sudah rusak" mohon Arya dengan wajah gemas.


"Iyaa sayang, tapi kalau Bunda nya lelah besok lagi aja" ucap Denis tersenyum.


"Oke Ayah" balas Arya semangat


"Bagaimana Bunda?" tanya Arya dengan menatap Feli.


"Baiklah, tapi jangan banyak-banyak ya. Besok kalau mau masuk sekolah saja beli yang lengkap nya" jawab Feli dengan mencium gemas pipi gembul Arya.


"Horeeee, ayo cepat kita belanja" ajak Arya menggandeng tangan Feli.


Denis mengangguk dan mengikuti mereka dari arah belakang. Arya langsung membawa Feli masuk ke toko yang sangat lengkap untuk peralatan sekolah.


Arya mengambil beberapa buku gambar dan yang lainnya. Setelah itu ia kembali mengambil ini dan itu.


"Sudah ya" ucap Feli mengingatkan.


"Sudah Bunda, ayo Ayah bayar" balas Arya memberikan troli yang sudah penuh barang Arya.

__ADS_1


Denis mengangguk dan langsung menuju ke kasir, sedangkan Feli dan Arya menunggu nya di luar toko.


Denis langsung menyuruh salah satu anak buah nya menyimpan belanjaan tersebut ke dalam mobil.


"Sekarang kita belanja pakaian ya" ajak Denis menggandeng tangan Feli ke toko pakaian yang ada disana


Setelah masuk Denis membawa mereka ke stand pakaian anak kecil, Feli memilih beberapa pakaian untuk Arya.


"Coba yang ini, sayang" ucap Feli pada Arya.


Arya langsung mencoba nya dan menunjukan pada sang Bunda.


"Bagus" ucap Denis mengangguk.


Lalu mereka terus saja memilih dari mulai untuk Arya , Denis lalu Feli.


Awalnya Feli menolak tetapi Arya mengeluarkan jurus merajuk bahkan akan menangis nya. Jadi Feli mau tidak mau menuruti nya dan memilih beberapa helai pakaian.


Denis memberikan senyuman pada sang Anak karena berhasil membujuk Feli.


"Ayo pulang, sudah mau sore" ajak Denis


"Iyaa Ayah, aku juga sudah lelah" jawab Arya menyenderkan kepala nya pada pundak sang Ayah.


Denis dan Feli melangkah meninggalkan Mall tersebut, mereka sudah puas dengan jalan-jalan nya. Apalagi Denis, Pria tampan igu sangat puas menghabiskan waktu dengan Feli.


Di sepanjang jalan hanya ada keheningan saja, Denis memilih menyuruh anak buah nya yang menjadi sopir.


Tanpa terasa Feli ikut terlelap dan menyenderkan kepala nya pada Denis. Sedangkan Arya, ia menyenderkan kepala nya pada dada bidang sang Ayah.


"Manis sekali kalian ini" gumam Denis tersenyum senang.


Tak terasa Denis juga ikut terlelap disana, mereka merasa sangat kelelahan karena mengelilingi Mall tersebut, bahkan Arya mengajak nya bermain tanpa lelah.


"Haih seperti nya bos dingin ku sudah mencair dengan adanya Nona Feli" gumam anak buah Denis cekikikan.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2