
Denis bertekad bahwa hari ini dia akan menyatakan perasaannya pada Feli.
Bahkan Denis sudah menyiapkan tempat yang sangat indah untuk nanti malam. Ia tidak bisa lagi menunggu nya terlalu lama, apalagi di luaran sana banyak sekali Pria yang menyukai Feli.
Raka, merasa senang karena Tuan nya menyuruh menyiapkan tempat yang sangat romantis, itu kemungkinan Tuan nya sudah tidak akan lagi menduda.
"Aku sudah tidak sabar menunggu nanti malam, jika Feli menerima ku aku akan segera melamar nya dan langsung menikahi nya" gumam Denis dengan wajah berseri.
Setelah tadi mengalami Gelisah, Denis langsung semangat tatkala memikirkan ide nya yang akan berhasil.
Denis bekerja dengan semangat, ia sudah tidak sabar lagi menunggu nanti malam.
Sedangkan di Cafe, Feli membantu Celin membuat Cake dan Arya ia akan duduk diam menunggu di meja yang ada di dapur.
"Bunda, aku ingin makan Cake rainbow" ucap Arya semangat.
"Baiklah, nanti Bunda siapkan ya" balas Feli lembut.
"Mbak udah kayak beneran Bunda nya saja" celetuk Celin dengan terkekeh.
"Isshhh kan emang dia Bunda aku, Tante" rajuk Arya dengan sebal.
"Hehe iya iya Tuan muda" kekeh Celin
Sedangkan Arya ia masih saja cemberut dengan wajah menggemaskannya.
Hari ini pelanggan sedang banyak, jadi Feli ikut serta membantu Celin. Bahkan ia tak segan untuk melayani beberapa pelanggan saat Rehan ataupun Tari ke repotan.
Ya, pekerja di Cafe tersebut sudah nambah lagi dengan Tari. Jadi Rehan dan Tari yang jadi pelayan sedangkan celin akan fokus membuat Cake.
Raisa memilih untuk pulang karena ia merasa sangat lelah. Usia kandungannya sudah menginjak 6 bulan tetapi badannya semakin gampang lelah.
Sore hari nya, Feli memutuskan untuk pulang bersama dengan Arya. Karena sudah sore dan Arya harus segera mandi.
Feli membawa beberapa Cake hasil buatannya sendiri, karena ia akan menginap di Mansion jadi Feli menyuruh Celin dan Tari menginap di Rumah nya. Sedangkan Fatwa akan lembur di Caffe.
***
__ADS_1
Sesampai nya di Mansion, Feli langsung menyimpan terlebih dulu Cake nya. Baru setelah itu ia akan memandikan Arya.
"Baru pulang, Non" ucap Bi Iyem.
"Iya Bi, aku mandikan Arya dulu ya" balas Feli tersenyum.
Sedangkan Bi Iyem mengangguk dengan membalas senyumannya.
Arya langsung saja membuka seluruh pakaiannya dan langsung saja masuk ke dalam bathup.
"Bunda aku ingin berendam dulu" pinta Arya dengan memelas.
"Baiklah, tapi jangan terlalu lama" balas Feli dengan mengusap lembut pucuk kepala Arya.
Setelah itu, Feli langsung menyiapkan pakaian ganti untuk Arya. Ia meninggalkan Arya terlebih dulu sampai anak itu puas dengan berendam.
Setelah di rasa cukup, Feli kembali lagi dan langsung memandikan Arya. Arya sangat bahagia karena ia setiap hari terus saja bermanja pada Feli.
"Bunda aku ingin makan" rengek Arya.
Arya dan Feli langsung saja turun dan benar saja, Denis baru saja sampai dengan wajah lelah nya.
Arya langsung berhambur pada sang Ayah dan memeluk nya dengan erat.
"Ayah, tadi Bunda bikin Cake loh" ucap Arya dengan semangat.
"Benarkah? Boleh Ayah mencicipi nya?" tanya Denis dengan lembut.
Lalu Arya menatap pada Feli, dengan cepat Feli mengangguk dan mengambil Cake yang ada di dapur.
"Sayang, nanti malam Ayah akan melamar Bunda Feli jadi Istri Ayah" ucap Denis dengan hati-hati.
"Wah benarkah? Aku sangat mendukung Ayah" balas Arya dengan antusias.
"Nanti malam kau sama Bi Iyem dulu, gapapa?" tanya Denis.
"Gapapa Ayah, semoga berhasil" jawab Arya dengan terkekeh.
__ADS_1
Lalu mereka terdiam karena Feli sudah berjalan ke arah mereka. Arya langsung meminta Cake pesanannya pada sang Bunda.
"Fel, nanti malam kamu ikut bersama-ku ya" ucap Denis.
"Kemana, Tuan?" tanya Feli bingung.
"Membeli kebutuhan untuk Arya, sebentar lagi kan dia akan masuk sekolah" jawab Denis santai.
Sedangkan Arya sudah tidak mendengarkan obrolan Ayah dan Bunda nya lagi.
"Tapi bagaimana dengan Arya?" tanya Feli sambil melirik Arya yang masih anteng dengan makanannya.
"Dia akan bersama Bi Iyem disini" jawab Denis.
"Baiklah, Tuan" pasrah Feli.
Denis berdiri dan melenggang pergi ke kamar nya. Ia akan menyiapkan diri nya sebaik mungkin.
"Fel, tolong siapkan pakaian ganti ku" ucap Denis lembut.
"Baik Tuan" balas Feli tersenyum.
"Nak, Bunda menyiapkan pakaian Ayah mu dulu, ya" ucap Feli pada Arya.
"Iya Bunda, aku akan disini menunggu kalian" balas Arya dengan santai.
Feli tersenyum dan langsung saja naik ke lantai atas. Ia sudah terbiasa dengan menyiapkan pakaian Denis.
Setelah selesai, Feli memilih untuk menyiapkan makan malam bersama Bi Iyem.
Arya di temani dengan Pelayan lain, sedangkan Feli sedang berkutat dengan Bi Iyem.
.
.
.
__ADS_1