Istriku Masih Perawan

Istriku Masih Perawan
Bab 13 Terapi Lukas


__ADS_3

<1 Bulan Sebelum Pernikahan Lukas>


"Hah.. Hah... Hah... "


Derit ranjang beradu dengan erangan yang bersahutan dari balik kamar paviliun barat.


"Huaah.... "


Jeritan kepuasan terdengar, dengan dua insan yang terkulai lemas tak berdaya. Sesaat kemudian, "Gih.. mah... nah?" tanya Sarah dengan nafas terengah.


"Tidak berhasil," ucap Lukas lirih, dengan peluh bercucuran. Kulit cokelatnya basah dan lengket, akibat pergumulan yang baru saja ia lakukan.


"Ah, beh.. nar.. kah?" sahut Sarah dengan seringai yang mencurigakan. Seperti biasanya, kali ini, hanya Sarah yang terpuaskan hasratnya.


......................


Setiap satu kali dalam sepekan, Sarah dan Lukas akan melakukan pergumulan untuk mengevaluasi perkembangan terapi impotensi yang dilakukannya.


Di balik ketampanan dan kekayaannya, Lukas rupanya bukanlah pria idaman seperti yang dicitrakan oleh perusahaan. Lukas memiliki hal fatal yang membuatnya menjadi pria tak utuh, yakni perihal kejantanan.

__ADS_1


Sejak kecil, Lukas memiliki trauma, karena lahir dan besar di wilayah lokalisasi. Ibunya adalah seorang wanita penghibur. Lukas tidak menceritakan kisah detilnya pada Sarah, karena itu adalah aib bagi keluarganya, namun, intinya, Lukas ingin sembuh dari impotensi yang dideritanya.


"Bagaimana jika kita bermain peran saja, Lukas? Aku akan jadi partnermu," ucap Sarah sekali waktu, ketika sesi terapi mereka sudah berjalan 4 bulan. Sarah adalah adik kelas di panti asuhan yang tak jauh dari lokalisasi tempat tinggal Lukas. Mereka adalah teman sepermainan, namun, karena Lukas kembali dipertemukan oleh keluarga neneknya, mereka pun berpisah.


Beberapa waktu berlalu, Lukas telah menjadi Presdir K-Group, dan Sarah berhasil menjadi psikolog di Rumah Sakit Jiwa ternama di ibu kota. Sarah bisa keluar dari jurang kemiskinan setelah diadopsi oleh janda kaya yang mendamba seorang puteri. Sarah akhirnya dapat meraih gelar sarjana dan berpraktik di RSJ ternama.


Tak disangka, Sarah dipertemukan kembali dengan cinta pertamanya, Lukas. Sarah merasa, takdir telah berpihak padanya. Sarah mengenali perawakan Lukas, ketika berpapasan di area parkir. Awalnya ia tak yakin, namun, ketika mereka bertabrakan, akhirnya, Sarah memberanikan diri untuk menanyakan nama pria tersebut. Setelah memastikan bahwa itu Lukas, Sarah menjadi lebih agresif. Terlebih lagi, ketika mengetahui bahwa Lukas berencana membatalkan janji temu dengan dokternya. Sarah akhirnya membulatkan kembali tekadnya, dan menawarkan diri untuk merawat Lukas.


Setelah disetujui oleh Lukas, Sarah mulai sesi terapi untuk serangan panik (panic attack) yang dideritanya. Serangan itu membuat jantungnya berdebar tak karuan, ironisnya, ia juga menderita impotensi, sehingga kerja tubuhnya benar-benar melelahkan. Obat penguat syahwat hanya akan mempengaruhi gejala paniknya, dan ini membahayakan jantung Lukas. Ia jadi serba salah, sampai salah seorang koleganya menyarankan Lukas untuk terapi psikologis saja.


"Aku bukanlah orang gila," sahut Lukas suatu kali, ketika disarankan oleh Ken-- sahabatnya. Namun, pertimbangannya berubah ketika mengetahui bahwa neneknya menderita penyakit fatal. Lukas harus sembuh, agar dapat memberikan cicit dan isu soal pewaris dapat terselesaikan. Nenek Lukas sangat khawatir jika ia harus mati tanpa melihat cucunya memiliki pasangan. Nyonya besar tak ingin mengulang kesalahan yang sama ketika ayah Lukas masih hidup dulu.


......................


"Maaf, kita harus menghentikan ini," ujar Lukas sambil memakai kembali pakaiannya.


"Apa? Kenapa? Apakah kau ingin partner yang lain?" tanya Sarah dengan menggigit bagian bawah bibirnya. Ia lalu bangkit dan memakai kembali bajunya.


"Bulan depan aku akan menikah. Rasanya, tak pantas kalau aku harus melakukan ini denganmu," ujar Lukas memberi pemahaman.

__ADS_1


"Bukankah kau terapi juga demi istrimu? Apa kau tidak malu padanya?" tanya Sarah mencoba meyenggol ego Lukas.


"Apa maksudmu?!"


"Maksudku, bagaimana jika istrimu akhirnya kabur dan tidak mau menerima keadaanmu? Bukankah orang kaya seperti itu? Pewaris adalah segalanya. Istrimu tentu berpikir kalau pernikahan kalian sia-sia saja, dan berita impotensimu akan tersiar ke seluruh negara," celoteh Sarah tanpa henti.


Lukas tampak menggenggam tangannya kuat-kuat. "Jaga bicaramu!" hardiknya sambil mencengkeram dagu Sarah, kemudian me ***** bibirnya dalam-dalam. Sarah merespon dengan gerakan yang sama, namun, tiba-tiba saja, Lukas membanting tubuhnya ke atas ranjang.


Lukas kemudian berjalan ke luar kamar Sarah, menuju ke rumah utama. Namun, ekspresi wajahnya tampak kusut, seakan memikirkan ucapan Sarah.


'Apa benar istriku tak akan menerima keadaanku?' batinnya melirih. Pria dingin dan kasar itu rupanya bisa juga terluka harga dirinya.


...****************...


...Bersambung...


...****************...


__ADS_1


__ADS_2