Istriku Masih Perawan

Istriku Masih Perawan
Bab 49 Lucy Dan Ceritanya


__ADS_3

KLINTING... KLINTING.... KLINTING.... KLINTING... KLINTING.... KLINTING....


Bunyi lonceng kecil berkelinting, membangkitkan kegilaan di dalam diri Sarah.


"Aaakkkkhhh!!! Aampuunn, Nona!!" erangnya tanpa daya sambil menggeliat-geliat di lantai dingin penjara bawah tanah milik Lucy.


Namun, gadis itu tidak menghiraukan erangan Sarah dan terus menyiksanya tanpa belas kasihan. Kali ini, Sarah kehilangan kendali atas dirinya, dan ia mulai menggaruk-garuk tubuhnya dengan liar.


CRAK!


CRAK!


CRAK!


Tubuh Sarah kini penuh dengan luka-luka cakaran, menyebabkan rasa sakit yang tak terhingga. Bau darah yang menusuk mulai mengisi udara, menciptakan kengerian yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.


"Gadis bodoh! Aku sudah memperingatkanmu! Jangan sampai gagal! Kau malah diusir! Sekarang, bagaimana lagi aku bisa mendekati Lukas? Aku bahkan belum sempat memberitahunya tentang kedatanganku dari Kanada! Sialan!" makinya Lucy dengan kasar, tanpa belas kasihan.


PLAK!

__ADS_1


Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Sarah.


"Ampun, Nona.... Aku benar-benar tidak mengerti mengapa Lukas mengusirku. Sungguh!" ucap Sarah dengan suara memelas.


PLAK! PLAK! PLAK! PLAK!


BRUUUAK!!


Namun, yang ia terima hanyalah serangkaian tamparan tanpa henti. Hingga ia tersungkur tanpa daya di lantai yang dingin dan tak bertepi. Sarah sangat menyesali nasibnya yang buruk, bahkan sampai detik ini. Ia merasa terbuang oleh semua orang yang pernah dikenalnya. Sarah merasa seperti tidak pantas untuk hidup dan menginjakkan kakinya di bumi ini.


"Hiks.. Hiks... Mohon ampuni saya, Nona!" pintanya dengan suara yang semakin pilu. Ia tidak ingin lagi mendengar bunyi lonceng ataupun merasakan sakit dari tamparan-tamparan yang tanpa henti.


KLINTING... KLINTING.... KLINTING.... KLINTING... KLINTING.... KLINTING....


"Pion bodoh sepertimu hanya membuang-buang waktuku. Kali ini, aku akan turun tangan dan merebut cintaku yang direnggut ibuku. Sialan!" rutuk Lucy dengan penuh kedengkian.


Beberapa tahun yang lalu, Lucy terpaksa menikahi seorang pria tua di Kanada demi kebangkitan bisnis keluarga Arthagraha, padahal, saat itu Lucy sangat mencintai Lukas. Ia terpaksa meninggalkan Lukas dan menikah, namun malah terperangkap dalam kebiadapan laki-laki yang suka main kasar. Lucy tidak bisa menerima kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya. Oleh karena itu, ia merencanakan pembunuhan menggunakan obat agar kematian terlihat seperti serangan gagal jantung tanpa menimbulkan kecurigaan.


Sebelumnya, Lucy telah mengurus asuransi atas nama suaminya dengan jumlah yang besar, sehingga ketika suaminya meninggal Lucy menjadi kaya raya. Lucy memiliki usaha gelap yang menyokong dananya hingga saat ini. Oleh karena itu, ia merencanakan untuk pulang ke Indonesia dan mengurus segalanya. Kepulangan Lucy juga dimotivasi untuk membalas dendam pada ibunya. Sayangnya, ibunya sudah meninggal karena kecelakaan. Lucy merasa kecewa karena tidak dapat membunuh ibunya dengan tangannya sendiri, karena sang Ibu lah telah menghancurkan kehidupan Lucy yang seharusnya penuh kehangatan dan kebahagiaan.

__ADS_1


"Oh, ibuku. Semoga engkau bahagia di neraka," gumam Lucy sambil mengambil ponselnya dan menekan nomor Lukas untuk berbincang dengannya.


Masa kecil Lucy hampir sama dengan anak sebaya lainnya. Ia adalah anak yang memiliki kecantikan dan pesona yang memikat hati banyak teman seusianya, termasuk Lukas dan Ryan. Lucy pernah menjadi bahan rebutan dari para pewaris gagah dua keluarga terkaya di negaranya. Namun, di balik semua itu, Lucy merasa ada yang kurang dalam kehidupannya. Ia tidak pernah merasakan kehadiran seorang ayah yang seharusnya memberikan kasih sayang dan perlindungan sebagai kepala keluarga.


Ibunya hanyalah seorang wanita ambisius dan terobsesi dengan kepentingan bisnis saja. Ia bahkan membuang ayah Lucy yang jatuh miskin karena kebangkrutan bisnisnya. Ibu Lucy lalu kembali ke keluarga besarnya, dan memulai bisnis sendiri. Ibu Lucy selalu mengorbankan kebutuhan dan kebahagiaan Lucy demi mencapai tujuan pribadinya. Lucy sering dieksploitasi oleh ibunya sebagai alat untuk mencapai keuntungan bisnis semata. Setiap langkah yang diambil Lucy selalu dipertimbangkan dari sudut pandang bisnis keluarga, tanpa memedulikan perasaan dan keinginan pribadinya, sampai ketika Lucy menginjak usia pernikahan.


Lukas yang masih belum resmi menjabat sebagai presdir K-Group menjadi kalah pamor dengan Tuan Moreland yang seorang mafia di Kanada. Lucy akhirnya dinikahkan dengan Tuan Moreland dan terpaksa meninggalkan cinta sejatinya, Lukas. Entah sejak kapan, Lucy tumbuh sebagai anak yang salah asuhan dan menjadi pribadi yang bengis serta penuh dengan dendam. Hingga saat ini, sudah banyak korban yang melayang karena berseteru dan mengusik kehidupan pribadi Lucy. Tak terkecuali, suaminya sendiri.


......................


<"Halo? Lukas? Hi! Aku Lucy! Bisa kita ketemu untuk makan siang?">.


Tut.


...****************...


...Bersambung...


...****************...

__ADS_1



__ADS_2