Izinkan Aku Pergi

Izinkan Aku Pergi
Bab 70


__ADS_3

Hari berlalu begitu dengan cepat nya, hingga tak terasa hari ini mereka akan berangkat ke Paris.


Kondisi Zahra pun sudah lebih baik dan juga bekas operasi nya sudah kering.


Semua persiapan juga sudah selesai dan mereka tinggal berangkat saja.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Ray saat mereka sedang duduk santai di balkon kamar.


"Aku deg-deg Mas, rasanya tuh bahagia, cemas, gugup dan ah pokoknya susah di bilang" jawab Zahra dengan tersenyum kecil.


Ray langsung saja terkekeh, ia mengusap lembut kepala Zahra dan mengecup nya.


"Boleh aku meminta satu hal?" tanya Raymond pada Zahra


"Tentu saja boleh, Mas" jawab Zahra tersenyum.


Ray ikut tersenyum, ia membelai rambut indah Zahra dengan lembut.


"Selama masa pemulihan bekerja lah dari Rumah" ucap Ray dengan lembut namun terkesan tegas.


"Apapun akan aku lakukan agar secepatnya aku sehat dan kita akan mengukir kebahagian bersama dengan Anak-anak kita nanti" balas Zahra mengusap lembut pipi Raymond.


Cup.


Ray langsung mengecup hidung Zahra dengan tersenyum lembut.


"Ayo tidur" ajak Raymond.


Zahra mengangguk, ia lalu pergi masuk ke dalam kamar nya untuk istirahat. Besok pagi mereka akan langsung terbang ke Paris bersama-sama.


**


Di sudut Kota, terlihat Niko dan anak buah nya sedang berkumpul.


Mereka memang suka berkumpul di sana untuk membahas misi yang cukup serius.

__ADS_1


"Bagaimana pengamatan mu?" tanya Niko pada anak buah nya.


"Tuan Ray ke Rumah sakit hanya untuk mengecek beberapa laporan saja karena yang aku dengar laporan ke uangannya sedang bermasalah jadi dia turun tangan langsung" jawab anak buah Niko.


"Apa itu sudah sangat akurat dan pasti?" tanya Niko kembali dengan raut wajah seram nya.


Gluk.


"Pasti Tuan, karena saya dapat informasi dari perawat kenalan saya" ucap anak buah Niko dengan pasti.


Niko mengangguk, ia menyuruh anak buah nya untuk kembali lagi.


"Yang aku dengar, karyawan yang bernama Zahra akan berangkat ke Paris besok untuk mengikuti event" ucap Asisten Niko.


"Biarkan saja, karena kita harus fokus dulu pada pekerjaan karena takut anjlok kembali" balas Niko pada Asistennya.


Asistennya hanya bisa mengangguk saja, lalu mereka kembali ke mansion Niko untuk membahas pekerjaan.


Drrt.


Drrt.


"Aku sudah di mansion sayang bersama Daddy" balas kekasih Niko.


"Masuklah, sebentar lagi aku sampai disana" ucap Niko dengan wajah berbinar.


Tut.


Panggilan pun terputus, ia menyuruh Asistennya untuk melajukan kendaraannya agar lebih cepat.


"Pundi uang sudah menanti" batin Niko dengan terkekeh kecil.


Hingga tak lama kemudian, mereka sampai di mansion Niko dan Niko pun langsung saja masuk ke dalam.


"Selamat malam, Dadd" sapa Niko pada calon mertua nya.

__ADS_1


"Malam kembali, Niko" balas nya dengan ramah.


Seorang wanita langsung memeluk Niko dengan manja, dan Niko hanya mampu tersenyum saja.


"Biarkan kami membahas pekerjaan dulu, nanti kalau mau kangen-kangenan" celetuk sang Daddy pada Putri nya.


"Ck, baiklah Dadd" balas nya dengan pasrah.


Lalu Niko , Asistennya dan Daddy melangkah ke ruang kerja yang ada di lantai dua.


Ceklek.


"Silahkan masuk, Tuan" ucap Asisten Niko ramah.


Daddy Arka pun duduk di sofa yang ada di sana, setelah itu Niko pun ikut serta duduk disana.


"Bagaimana kabar tentang perusahaan Langit?" tanya Daddy Arka.


"Mereka baik-baik saja , Niko belum menyentuh nya karena kurang akses kesana" jawab Niko dengan helaan nafas panjang.


"Kau tenang saja, aku akan masuk ke perusahaan itu karena memang perusahaan ku dan perusahaan langit bekerja sama" ucap Daddy Arka yang mana membuat senyuman di wajah Niko terbit.


"Ini yang aku mau" batin Niko dengan senang.


"Daddy bisa atur sendiri, yang terpenting kita tidak di ketahui oleh Raymond dan anak buah nya" balas Niko


Daddy Arka mengangguk, mereka lalu bergegas mempelajari beberapa berkas yang akan di ajukan pada perushaan langit corp.


Niko akan mengikis habis perusahaan tersebut dengan mrnggunakan Daddy Arka.


Ia tidak ingin di endus oleh Raymond sebelum mengetahui kelemahan perusahaannya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2