Izinkan Aku Pergi

Izinkan Aku Pergi
Bab 89


__ADS_3

Semua nya heboh dengan tertangkap nya Kartika si model papan atas bersama dengan Ayah dan calon suami nya, Niko.


Bahkan keluarga Niko pun syok berat saat semua aset keluarga nya di sita pihak polisi, Putra nya di tahan dan bahkan mereka juga jadi tersangka karena terseret.


"Bagaimana ini, Pah?" tanya Niko pada Papah dan Mamah nya yang sudah satu sel dengan Niko, Kartika dan Arka.


"Papah juga bingung, kita tidak punya sekutu yang akan mungkin membebaskan kita" jawab Papah Niko.


"Kita sudah menyembunyikan semua nya dengan rapih dan baik, tetapi kenapa dia bisa mengendus nya" gerutu Daddy Arka.


"Kau benar Arka, hanya kita yang tahu akan semua kebenaran dan kelicikan kita" ucap Mamah Niko dengan tatapan bingung.


"Saya yang memberitahu Tuan Raymond" ucap seorang yang baru saja datang.


Tap.


Tap.


"Malik" teriak mereka dengan kaget.


"Ya saya, saya sudah jengah dengan kejahatan kalian semua dan saya tidak mau ada korban lagi" ucap Malik dengan tegas.


"Dasar Asisten tidak berguna kau" bentak Niko dengan penuh emosi.

__ADS_1


Malik, dia adalah Asisten Niko yang selama ini ikut bekerja dengan keluarga Niko. Dia sudah lelah akan kejahatan sang majikan dan dia pun memilih berkhianat karena takut akan kembali nya korban jatuh.


"Jika saya tidak berguna , maka perusahaan anda sudah hancur saat ini" ucap Malik tersenyum miring.


"Kalian nikmati saja disini selamanya, eh bukan selamanya tetapi semalam. Karena nanti ajudan Tuan Ray akan menjemput kalian dan membawa nya pergi" ucap malik kemudian.


Hah.


Mereka membelak kaget, mereka tahu bagaimana keji nya Raymond dan Irwan kalau menyangkut keluarga.


"Oh iya, semua aset perusahaan sudah saya jual dan saya bagikan pada karyawan yang sudah lama menunggu bonus serta gajih dari anda" lanjut Malik sebelum pergi.


"Si*lan kau Malik" maki Niko dengan emosi.


Mereka diam, tidak ada yang bersuara sama sekali. Mereka memikirkan nasib mereka yang entah akan bagaimana ke depannya di tangan Raymond.


**


Sedangkan di mansion utama, pagi ini Zahra sedikit murung entah kenapa.


Bahkan Ray dan Bunda pun di buat bingung dengan tingkah Zahra.


"Mau makan sesuatu?" tanya Citra dengan tenang.

__ADS_1


Zahra mengangguk dengan berbinar, ia lalu menunjukan makanan khas Indonesia di layar ponsel nya.


"Bukannya ini tumis kangkung kalau gak salah?" tanya Bunda dengan cepat.


"Iya Bunda" jawab Zahra dengan berbinar.


"Ayo kita makan di Restoran cepat saji yang khusus makanan khas Indonesia saja, disana banyak pilihan makanan dari berbagai Desa hingga Kota" ajak Raymond dengan cepat.


Mereka mengangguk dan hal itu membuat Zahra semakin bahagia. Bunda dan Citra saling pandang dengan penuh arti dan makna.


Mereka tak jadi makan di Rumah dan langsung pergi ke Restoran setelah acara drama murung dan merajuk nya Zahra.


"Nanti aku mau makan di suapi Bunda ya" pinta Zahra dengan tersenyum.


"Aku Mbak yang akan di suapi Bunda" ucap Citra dengan menggoda Zahra.


Ish.


Decak kesal Zahra, ia lalu memalingkan wajah nya dari Citra dan Bunda. Dan hal tersebut sukses membuat Bunda melongo.


.


Ayo mampir ke Novel terbaru Othor.

__ADS_1



__ADS_2