JERAT CINTA WANITA MALAM

JERAT CINTA WANITA MALAM
Jebakan Angel


__ADS_3

Angel kembali ke tempat Melia dan tim wanitanya berada. Ia melihat ternyata mereka masih tak berhasil membujuk Melia untuk turun berenang. "Dasar bodoh!" gerutu Angel dalam hati.


"Loh, Mel. Kamu belum ganti pakaian juga!" seru Angel saat sudah berada di depan Melia.


"Nggak, Mbak. Aku gak bawa baju ganti soalnya." Jawabnya.


"Yah sayang ya, Mel. Padahal kita-kita mau turun sekarang, iya kan! Ya kan girls." Kata Angel yang tengah bersiap turun ke dalam kolam.


"Hem, nggak deh, Mbak, mungkin lain waktu." tolak Melia halus.


"Ayolah, Mel. Jarang-jarang loh kita ngumpul begini. Besok kita semua bakalan kembali ke rutinitas seperti sebelumnya. Hanya hari ini waktu kita bersantai seperti ini." Tandasnya.


Melia mulai merasa tak enak hati, sudah beberapa kali ia menolak,namun tetap saja mereka terus kekeh membujuknya. Hingga pada akhirnya Melia dengan terpaksa setuju untuk turun. "Baiklah, tapi…." Ucapan Melia menggantung. Bak seorang ahli pembaca pikiran, Angel merangkul lengan Melia dan mengajaknya pergi dari sisi kolam tersebut. Tujuannya kini adalah loker wanita tempat ia menyimpan sebuah pakaian renang yang sudah dipersiapkan khusus untuk Melia sebelumnya.


"Ini! Pakailah, aku selalu membawa lebih dari 1 stell baju renang." Angel memberikan 1 paper bag pada Melia. Tanpa melihat terlebih dahulu model baju seperti apa yang Angel berikan padanya.


Melia masuk ke ruang ganti, setelah membuka pakaiannya, betapa terkejutnya ia saat menyadari model baju renang yang ia kenakan saat ini. Baju renang yang satu ini jauh lebih seksi dibandingkan bikini yang digunakan Angel saat ini. Model baju renang yang dipakai Melia saat ini adalah Monokini, model baju renang ini biasanya digunakan oleh wanita-wanita yang super pede saja, karena baju renang ini sangat seksi dan memperlihatkan semua lekuk tubuh si pemakainya.


"Mbak, sepertinya aku nggak jadi turun deh, aku gak pede pakai baju ini," Melia terus berusaha menarik baju renang yang dipakainya, berharap akan melar menutupi bagian tubuhnya yang terekspos sempurna.


Satu sudut bibir Angel terangkat ke atas. Dalam hati ya ia sungguh puas melihat ekspresi wajah Melia saat ini. "Dasar kampungan, baru pakai Monokini aja sudah heboh seperti itu!" Ejeknya.


"Enggak apa-apa kok, kita-kita ini! Ayolah, kita keluar, yang lain pasti sudah nungguin.


Melia keluar dari kamar ganti dengan baju yang disampirkan ke pundaknya untuk menutupi bagian tubuhnya yang terlihat. Membuat Angel yang melihatnya menggelengkan kepalanya berulang.

__ADS_1


Sementara di luar, Antara yang tengah berbincang dengan para pria dibuat takjub saat melihat Melia keluar dari loker wanita dengan menggunakan baju renang yang sangat terbuka hingga lekuk tubuh Melia terpampang jelas di hadapannya. Membuatnya harus meneguk air liurnya sendiri saat melihat kekasihnya itu memakai baju yang sangat seksi.


Sensasi aneh yang sejak tadi dirasakan Antara membuatnya semakin panas. Ya, setelah meneguk habis minuman yang diberikan Angel padanya. Tubuhnya tiba-tiba merasa panas, tak tahu apa yang sedang terjadi pada tubuhnya, padahal sejak tadi ia hanya minum soda.


"Wah, An. Boleh juga calon mu. Tubuhnya sangat seksi, sangat cocok dengannya." Tukas Andi yang berada tepat di samping Antara.


Bener, An. Boleh juga tuh. Nggak salah pilih kamu, Melia memang lebih hot ketimbang Angel." Timpal salah satu teman Antara lainnya. Perkataan mereka sukses membuat darah Antara mendidih, perasaan cemburu seakan membakar hatinya tatkala mendengar pujian demi pujian yang mereka lontarkan saat melihat tubuh mulus  Melia.


"Turun yuk, panas cuy!" Ajak Andi pada yang lainnya. Jika tadi Antara menolak, kini tanpa diajaknya pun  ia langsung membuka baju dan celana yang dipakainya tadi dan menyisakan boxer berwarna hitam miliknya. Tubuh Antara yang atletis dengan perut kotak-kotak membuat para wanita histeris dibuatnya. Tak hanya sampai disitu, mereka pun tak menyangka jika Melia terlihat begitu sexy dengan model baju renang yang dipakainya. Mereka tak menyangka jika dibalik pakaian Melia yang biasa saja, tersembunyi body goals yang merupakan idaman banyak wanita, termasuk dirinya.


"Gila bener! Body nya perfecto." Gel! Ucap Cindy salah satu timnya.


"Elo juga sih, ngapain lo siapin baju model gituan!" Cibir Angel.


"Tuh, lihat! Dia jadi pusat perhatian para pria di sana!" Sambung Angel yang menunjuk ke arah para pria yang tengah berjalan menuju kolam renang.


"Harusnya gue yang saat ini bersama Antara, bukan si Melia itu!!" Angel tak henti-hentinya mengomeli para timnya saat melihat Antara menghampiri Melia yang sudah terlebih dahulu turun ke dalam kolam.


Antara mengajak mengajak Melia masuk ke dalam kolam. "Turun yuk." Ajaknya.


Melia melebarkan matanya saat melihat pemandangan yang baru pertama kali dilihatnya. Ia merasa kedua matanya sudah ternodai dengan pemandangan yang berbeda dari sebelumnya yang terbiasa melihat wanita memakai pakaian yang minim, namun sekarang untuk menelan air liurnya saja sangat sulit.


Antara mengajak Melia berenang jauh dari kelompok Angel yang tengah berenang ria jauh di sudut kolam sana. "Apa yang kau pakai itu!" Antara menunjuk dengan dagunya.


Melia tersenyum kecut tatkala melihat kilatan kekecewaan di mata Antara. "Maaf, Mas. Aku nggak enak sama yang lainnya, mereka terus mengajakku turun berenang tapi pas aku tolak dengan beralasan tak membawa baju renang, eh! Malah di kasih baju model ginian." Kekeh Melia.

__ADS_1


"Apa bajunya tak cocok denganku!"  ucap Melia. Ia sedikit penasaran dengan tanggapan Antara, jika pria lainnya memujinya setengah mati, sedang Antara seakan tak sudi menatapnya secara langsung. Hingga membuat Melia tergelitik untuk bertanya.


"Apa pertanyaan mu perlu aku jawab!"


"Tentu saja! Bahkan kamu tak protes saat melihat Mbak Angel dan tim wanitanya memakai berbagai model baju renang seperti itu! Sedang aku! Baru pertama kali memakainya saja, Mas sudah terlihat tak menyukainya." Protes Melia.


Antara menghembuskan napasnya dengan kasar. Bukannya ia tak suka melihat penampilan Melia,tentu saja sebagai pria normal, pemandangan seperti itu adalah pemandangan yang indah dimata setiap pria. Antara sekuat tenaga menahan hasratnya saat ini. Hawa panas yang masih dirasakannya, padahal ia sengaja masuk ke dalam kolam karena ingin mendinginkan tubuhnya yang tiba-tiba terasa panas.


Melia berenang ke sisi kolam lainnya, meninggalkan Antara sendirian yang masih tengah fokus menenangkan hasratnya yang entah mengapa semakin bergelora. Melihat Antara sendirian, membuat Angel mencari kesempatan. Ia berenang menuju sisi Antara yang terlihat memijat pangkal hidungnya.


Angel tersenyum puas saat melihat wajah Antara merah padam menahan sesuatu yang bergejolak di tubuhnya. "An, kamu kenapa?" Tanya Angel saat sudah berada di samping Antara.


Antara menghela napasnya saat menyadari Melia sudah tak berada disampingnya, ia malah melihat Melia tengah dikelilingi para pria hidung belang di sudut sana. Mendengus kesal melihat Melia tersenyum pada pria lain membuat hasratnya semakin menggebu. Terlebih saat Angel terus menerus mendekatinya dan mulai menyentuh tubuhnya. Seakan ia tahu jika saat ini Antara sedang sangat membutuhkan sentuhan wanita.


...****************...


Aku kasih visual model baju renang yang dipakai Antara dan Melia🤭



Yang di pakai Melia, model monokini.



Yang dipakai Antara 🙈

__ADS_1


__ADS_2