JODOH YANG TAK DISANGKA

JODOH YANG TAK DISANGKA
Bab 106. Akhir Dari Kejahatan.


__ADS_3

Setelah menghubungi pengacaranya, Alfa kembali menemui Shelina yang sudah di pindahkan ke ruang rawat biasa. Dia menatap wajah pucat istri cantiknya tanpa berkedip. Sikap Alfa itu membuat Shelina seketika salah tingkah dan memilih untuk memalingkan wajahnya tanpa bersuara.


"Tatap saya!" Ujar Alfa sambil menyentuh wajah Shelina.


"Mengapa kamu harus pergi tanpa memberitahukan saya? Di luar sangat berbahaya untuk kamu."


"Jangan pernah kamu meragukan saya. Sekarang dan selamanya, kamu dan janin yang ada di dalam kandungan mu, adalah segalanya bagi saya." Ujar Alfa dengan tampang serius.


"Siapa anak itu Mas?" Pertanyaan Shelina yang membuat Alfa langsung tersenyum.


"Maksud kamu putra Melisa?" Tanya Alfa dan Shelina hanya mengangguk.


"Dia adalah anak hasil dari hubungan Melisa dengan seorang pria berketurunan Jerman. Sebelum dia menikah dengan seorang Pejabat yang sudah menjadi mantan suaminya." Jelas Alfa yang membuat Shelina menatapnya bingung.


"Apa kamu pikir saya Ayah biologis putranya seperti yang di beritakan itu?"


"Iya Mas. Aku hanya bisa percaya dengan apa yang aku lihat, karena aku tidak tahu bagaimana masa lalu mu yang sebenarnya." Jawab Shelina jujur.


"Saya pernah dekat dengannya, tapi bukan sebagai kekasih. Kita hanya teman sekolah. Jadi jangan berpikir yang tidak-tidak."


"Mas,, jangan lakukan apa-apa terhadap Melisa. Aku sudah memaafkannya. Dia seperti itu mungkin karena sakit hati." Ujar Shelina.

__ADS_1


"Saya hanya ingin membuatnya sadar dengan apa yang sudah dia lakukan."


*********


Tiga hari berlalu, Shelina akhirnya di bawa pulang ke rumah oleh Alfa dan keluarganya. Dalam perjalanan, Shelina yang merasa belum terlalu sehat, hanya bersandar di dada bidang Alfa sambil memejamkan mata. Mereka berdua terlihat semakin dekat tidak seperti hari-hari sebelumnya. Kebekuan Alfa sedikit mulai mencair dengan adanya janin di dalam kandungan Shelina.


"Kamu jangan terlalu banyak bergerak. Ingat apa kata Dr Arnol. Kamu tidak boleh terlalu capek." Oma Alira mengingatkan Shelina setelah mengantarkan Shelina ke dalam kamar tidurnya bersama Aleta.


"Iya sayang. Kamu juga jangan terlalu banyak berpikir. Alfa mungkin bukan laki-laki yang romantis. Tapi percayalah, kalau dia tulus mencintaimu." Sambung Aleta meyakinkan menantunya.


Mendengar ucapan kedua wanita di hadapannya, Shelina hanya bisa mengangguk tanpa bersuara. Dia merasa begitu malu atas pemikiran buruknya terhadap Alfa. Apalagi di saat Aleta mengatakan semua itu, berpapasan dengan Alfa memasuki kamar.


"Alfa,, jaga istrimu baik-baik. Mengenai Melisa, semua sudah di tangani Papa kamu juga pengacara. Jadi kamu tidak usah repot-repot untuk memikirkannya." Ujar Oma Alira.


"Iya Ma. Mama sama Oma hati-hati ya." Jawab Shelina.


Setelah terjadi kecelakaan itu, Alfa semakin intens dalam mengawasi Shelina juga janin yang ada di dalam kandungannya. Sedangkan Melisa, dia sudah menerima hukuman atas perbuatannya. Kariernya telah hancur karena kejahatan yang dia lakukan terhadap Shelina.


Dua bulan berlalu Melisa menjalani hukuman yang di tetapkan pengadilan atas perbuatannya. Dia di hukum 15 tahun penjara. Setelah Melisa di jebloskan ke dalam penjara, putranya langsung di bawa pergi oleh mantan suaminya. Walaupun anak itu bukan darah dagingnya, namun laki-laki yang pernah menjadi suami Melisa itu, memutuskan untuk merawat Putra Melisa yang tidak punya siapa-siapa setelah Melisa di tahan.


Hari berlalu dengan begitu cepat. Namun terasa begitu lambat oleh Melisa yang semakin depresi di dalam tahanan. Dia terlihat semakin kurus dan lebih banyak menyendiri. Terkadang dia tidak ingin menemui siapapun. Walaupun itu Putranya sendiri. Setelah hampir satu tahun di dalam penjara, tiba-tiba Melisa di kabarkan tewas bunuh diri di dalam toilet tahanan.

__ADS_1


Kepergian Melisa menjadi pukulan terbesar dalam hidup Arjuna Putranya. Selama ini, dia hanya punya seorang Ibu yang selalu menemani hari-harinya. Namun kenyataan pahit pun terjadi. Ibunya memilih untuk mengakhiri hidupnya di dalam tahanan.


Seluruh anggota keluarga Permana turut hadir di pemakaman Melisa. Melihat Putra Melisa yang tidak berdosa menangis memeluk nisan Ibunya, air mata pun banjir membasahi wajah cantik Shelina. Shelina yang juga di besarkan tanpa adanya kasih sayang, dapat merasakan apa yang di rasakan oleh Putra Melisa.


"Pak,, Bu,, saya mohon maafkan kesalahan Melisa. Biarlah dia pergi dengan tenang." Ujar Pak Raul mantan suami Melisa kepada seluruh anggota keluarga Permana.


"Kami sudah memaafkannya. Semoga dia tenang di alam sana." Jawab Faris.


"Pak,, apa Bapak yang akan merawat Putranya?" Tanya Shelina.


"Iya Bu. Saya sudah menganggapnya seperti Putra saya sendiri. Dia memang bukan darah daging saya. Tapi saya yang ada bersamanya sejak dia masih bayi." Jawab Pak Raul.


"Semoga dia jadi anak yang baik Pak." Sambung Oma Alira dan Aleta secara bersamaan.


"Saya juga berharap seperti itu. Saya akan menyayanginya dengan sepenuh hati. Sebab dia sama seperti saya. Kita berdua sama-sama tidak punya siapa-siapa. Saya akan menjadikan dia pewaris semua harta kekayaan saya." Ujar Pak Raul panjang lebar.


*********


#Pemberitahuan#


Ini episode terakhir Jodoh Yang Tak Di Sangka. Saya memutuskan untuk mengakhiri cerita novel ini, karena saya ingin merevisi beberapa novel saya biar lebih baik lagi. Terutama CDDP 1, 2 dan 3. Mungkin akan ada kelanjutan novel ini. Tapi saya belum tahu pasti kapan saya bisa membuatnya. Saya akan menginfokan kalau sudah ada kelanjutan dan siap untuk di rilis.

__ADS_1


Sementara saya lebih memilih untuk merevisi semua karya saya yang sudah tamat. Termasuk novel ini juga mau saya revisi. Saya sadar akan keadaan saya yang belum bisa memberi kepuasan kepada kalian semua. Makanya saya tidak ingin memaksakan diri. Karena semakin saya paksakan, saya semakin mengecewakan kalian. Sebab keadaan saya saat ini tidak terlalu baik. Saya tidak bisa terlalu banyak berpikir. Dan saya juga sering kecapean. Jadi saya memutuskan untuk beristirahat sebentar. Tapi tidak lama kok. Paling lama sampai akhir bulan.


Jangan pernah bosan untuk menanti info selanjutnya dari saya, tentang cerita-cerita baru yang akan saya rilis. Saya juga mau memberitahukan kepada kalian, kalau novel Cinta Di Dalam Perjodohan, akan di cetak. Cerita di aplikasi dengan yang di bukukan akan berbeda. Yang di bukukan akan lebih ril dan tidak berbelit-belit. Dan yang pasti akan lebih sempurna. Karena melewati dua tahap revisi. Tapi tetap sama alur ceritanya. Tetap romantis, tetap lucu, dan tetap menantang.🙏🙏🙏🙏🙏😘😘😘😘😘😘🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2