
bangun woy dah subuh, cepet sana mandi terus siap-siap sekolah lo mau telat cepet sana" kata kevin berusaha membangun kan runia yg kebonya ampun
" apaan siii udah sana 5 menit lagi" kata runia yg meringkuk di dalam selimutnya
" ga ada 5 menitan bangun bangun udah jam 5:40 sekolah lo kan jauh woy bangun nanti telat " kata kevin yg berusaha membangun kan runia
" APA 5:40" kata runia yg kaget langsung berlari ke arah kamar mandi
"ni makan dulu" kata kevin sambil memberi makanan yang ia buat
" wihhhh hantu juga bisa masak oia kok lo yg masak ibu gue kemana" kata runia yg binggung
" lo ga inget tadi ibu bapak lo pamit mau pergi kerumah tante lo yg lagi ngadain acara" kata kevin sambil menyonyor kepala runia
"ihhhh apa sii sakit tau" kata runia sambil memakan buatan kevin yg sangat enak"
" udah bereskan semuanya udah siap kan ga ada yg ketinggalan atau apa gitu" kata kevin sambil bergaya ala ala emak-emak yg memeriksa tas anaknya
"udah lengkap sana-sana lo udah kaya emak-emak rempong ae ibu gue ga segitunya kalo gue sekolah" kata runia sambil mengikatkan tali sepatunya
tinnnn tinnnnn
" siapa itu run" kata kevin
" entah" kata runia sambil membuka pagar
" hai gimna keadaan lo run" kata rehan
"kak rehan kok ada disini ngapain" kata runia yg kebingungan
" lo kan abis sembuh dari sakit kalo lo kenapa-kenapa gimna ya udah cepet naik entar telat ga ada kata tolakan titik" kata rehan
" ya udah kakak ku terimakasih" kata runia
" apaan si jadi cowo maksa aja" kata kevin yg kesal lalu dia ada niat jail ingin mengerjai rehan
"hus sana jangan ganggu" kata runia yg reflek
" ngomong sama siapa run" kata rehan yg binggung
" eh ini kak ada capung" kata runia yg berbohong
" hahaha aneh-aneh aja lo run" kata rehan sambil menacapkan gas motornya
" yaahh gue ditingalin sama dia orang udah kek nyamuk aja gue didiemin" kata kevin lalu ia menghilang terbang mengikuti runia diam-diam
...saat runia dan rehan sampai diparkiran banyak sekali orang-orang yg melihat ada yg menatap kagum akan beruntungnya runia bisa berdekatan dengan rehan ada yg menantap iri...
" udah ga usah diliat udah sana masuk ke kelas nanti gue samperin ke kelas lo" kata rehan sambil berjalan
__ADS_1
" iya kak" kata runia sambil tersenyum menatap punggung rehan yg mulai menjauh
sepanjang jalan menujuk kekelas runia terus tersenyum
ia tak menyadari ada seseorang yg menatapnya dengan geliiiii
" alay amat tu orang baru di samperin kekelas belum gue ajak nikah" kata kevin refleks menyebut kata nikah
" eh apan si kok nikah gua aja hantu gimna mau nikah sama runia" kata kevin sambil menutup wajahnya karena kecewa
" runia akhirnya lo udah sembuh bisa sekolah lagi gue kangen banget sama loo" kata wila sambil memeluk runia
" ihh apan si loo geli tau sana-sana" kata runia sambil mendorong wila
" jahat lu sementang udah deket sama kak rehan"kata wila sambil mengerutuk
" lo tau dari mana ga usah ngade-ngade lu' kata runia
" ngade-ngade dari mana semua murid itu biacarain lu gara" tadi lo di anterin kak rehan" kata wila
" ya terus" kata runia
" ya allah gue ga tau lagi mau bicara sama lo ini gimna lo manusia atau es si lo ga jatuh cinta gitu ga kelepek"an sama kak rehan" kata wila yg gerget
" dekat bukan berarti cinta" kata runia
" gue ga tau gimana perasaaan gue ke kak rehan baru " kata runia dalam hati
saat runia berkata dekat bukan berarti cinta ada seseorang yg merasa kecewa
kringgggg kringgggg
" huufff akhirnya udah istirahat yuk run ke kantin" kata wila sambil menarik tangan runia
saat mereka sudah sampai didepan pintu ada rehan yg sudah menunggu runia
"run ke kantin yok" kata rehan bersama rendi
" ya udah yok kekanti" kata wila langsung berbicara sebelum runia menolak
" lo mau mesen apa run" kata rehan
" udah ngomong aja run mumpung raja es lagi baik hati" kata rendi
mendengar perkataan rendi rehan langsung menjitak kepala rendi
" basing kakak aja" kata runia yg seberannya malas makan
" mami mau makan apa" kata rendi yg suaranya dimanja"in
__ADS_1
"mmmm papi aku mau makan nasi goreng aja ga pedes yaa" kata wila yg gaya bicaranya sama dengan rendi
rehan yg melihat mereka berdua seperti itu langsung pergi
" woy tungguin gue, byee mami jangan kangen" kata rendi sambil berlari
" iyuhhhhhh geli amat si wil ngeri gue deket sama lo" kata runia bergidik ngeri
" bodoamat yg penting gue happyyy" kata wila
tidak beberapa lama pesanan mereka sudah sampai dan jam istirahan pun habis
...karena saat itu sedang jamkos para murid sangaat senang ada yg tidur ada yg mengerjakan pr nya adaa yg bergosip ria termasuk runia dan wila...
" run kalo lo ditembak sama kak rehan gimana" kata wila
" ya ga gimana gimana lah" kata runia
"ihhh lo ini ga boleh gituu dosa lo nolak cinta orang" kata wila
" sejak kapan adanya dosa nolak cinta orang au ah gue mau masukin dulu buku-buku udah mau bel tu" kata runia yg menghindar pertanyaan dari wila karena runia tak mengerti bagaimana perasaannya saat disisi rehan runia merasa nyaman dan di sisi lain
kringgggg kringggg
saat runia sedang asik berjalan bersama wila tiba-tiba
"run run ayok bareng gue anterin" kata rehan
" tapi kak wi " kata runia yg belum selesai berbicara tapi wila memotongnya
" ya udah sana run gue balik dulu ya udah di tungguin rendi" kata wila sambil berlari
" ayo nunggu apa lag" kata rehan
" iya kak"
" ihh dasar tu anak sengaja banget si ninggalin gue gitu aja awas lo wilaa" kata runia dalam hati
di sepanjang perjalanan mereka saling diam
" makasih kak udah dianterin maaf ngerepotin kakak" kata runia
" oke sama-sama ga ngerepotin samsekali kok gue seneng malah deket sama lo" kata rehan
" apa kak ga kedengeran yg terakhir itu kakak ngomong apa" kata runia yg pura-pura tak dengar hanya ingin memastikan apakah benar yg ia dengar
" eh ga kok ya udah gue pulang dulu ya " kata rehan sambil berlalu pergi meninggalkan runia
...terimakasih temen temen yang udah mau baca cerita akuu mohon maaf apa bila ada kata kata typo yg bertebaran jangan lupa like vote komen biar aku nambah semangat ngetiknyaaa dan mencari ide"...
__ADS_1