JODOH YANG TAK DISANGKA

JODOH YANG TAK DISANGKA
Extra Part (1)


__ADS_3

Demi keselamatan Shelina juga janin di dalam kandungannya, Alfa memilih untuk memperketat penjagaan. Baik di luar maupun di dalam rumah. Setiap ruangan di dalam rumah telah di pasang cctv. Sedangkan di luar rumah ada penjaga yang bergantian mengawasi rumah Alfa dua puluh empat jam nonstop. Namun apa yang di lakukan Alfa malah menjadi perdebatan antara dia Shelina.


"Shelina,, kamu benar-benar tidak bisa di atur. Semua yang di katakan Dokter itu demi kebaikan kamu." Alfa yang baru saja pulang langsung mengomel tanpa ada sebab.


"Alfa,, ada apa sama kamu?" Tanya Oma Alira yang saat itu sedang menemani Shelina bersama Aleta.


"Iya,, kamu ini kenapa sih? Kesalahan apa yang sudah di lakukan Shelina? Perasaan sejak tadi dia tidak ngapa-ngapain." Sambung Aleta dengan tampang kebingungan.


"Aku lagi kesal sama apa yang di lakukan Shelina. Dia sama sekali tidak mengindahkan perkataan Dokter." Ujar Alfa dengan tampang datarnya.


"Memangnya apa yang aku lakukan Mas?" Shelina pun sangat kebingungan dengan sikap Suaminya yang seperti kebakaran jenggot.


"Mengapa seharian ini kamu membersihkan daerah kewanitaan kamu, dengan sabun yang kamu beli di minimarket itu? Itu kan belum tentu bagus untuk kamu. Kulit kamu kan sensitif dengan segala macam hal." Tutur Alfa yang membuat Oma Alira juga Aleta langsung menatap bingung ke arah Shelina.


"Shelina,, apa semua kamu laporkan kepada Alfa, termasuk sabun pembersih?" Tanya Oma Alira dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"Tidak Oma. Mana mungkin aku melakukan itu? Aku juga tidak tahu dia tahu semua itu dari mana?"


"Saya tahu dari rekaman cctv yang terpasang di dalam toilet juga kamar mandi." Sambung Alfa tanpa berpikir terlebih dulu.


"Astaga Alfa... Apa Oma tidak salah dengar? Mana ada orang yang memasang cctv di dalam kamar mandi apalagi toilet?" Oma Alira berujar dengan ekspresi kagetnya.


"Alfa,, apa kamu tidak berpikir sebelum melakukan itu?" Tanya Aleta.


"Di dalam pikiran saya hanya keselamatan Shelina juga kandungannya Ma. Apapun akan saya lakukan walaupun itu sesuatu yang sangat tidak wajar." Jawaban Alfa yang membuat Shelina serentak menatapnya dengan tatapan haru.

__ADS_1


"Hahahaha..." Serentak Oma Alira dan Aleta langsung menertawai Alfa.


'Ya ampun Mas,, segitunya kamu mengkhawatirkan aku juga calon anak-anakmu.


Sampai-sampai kamu menjadi bahan tertawaan Mama juga Oma.' Batin Shelina.


"Ya sudah,, karena Alfa sudah pulang, Mama sama Oma juga mau pulang dulu. Nanti kita ke sini lagi. Ayo Ma!" Ujar Aleta sambil meraih lengan Oma Alira.


Setelah tinggal berdua saja di ruang keluarga, Shelina pun segera beranjak dari tempat duduknya menghampiri Alfa yang sedang menatapnya tanpa bersuara. Dengan senyum yang terukir indah di wajahnya, Shelina perlahan-lahan duduk tepat di atas pangkuan Alfa, sambil mengalungkan kedua tangan di pundak Alfa yang sudah seperti patung.


"Mas,, aku sangat berterima kasih atas semua yang sudah kamu lakukan. Tapi aku juga tidak ingin kamu terlihat seperti orang bodoh karena kekhawatiran yang berlebihan." Tutur Shelina sambil menyandarkan kepala di pundak Alfa.


"Saya tidak perduli dengan penilaian orang dengan semua yang saya lakukan. Saya hanya ingin menjaga kamu juga calon anak-anak kita ini. Saya tidak bisa membayangkan bila terjadi sesuatu yang buruk dengan kalian." Ujar Alfa sambil mengusap-usap perut Shelina yang mulai membesar.


"Mas,, aku ingin bertanya sesuatu sama kamu."


"Seandainya suatu hari aku pergi untuk selama-lamanya, apa yang akan kamu lakukan? Apa kamu akan menikah lagi?" Pertanyaan Shelina yang membuat Alfa seketika tajam ke arah depan tanpa suara.


"Mas,, ko kamu tidak jawab?" Tanya Shelina yang sama sekali tidak menyadari ekspresi suaminya.


"Buat apa kamu bertanya seperti itu?" Tanya balik Alfa yang terdengar datar.


"Aku hanya ingin tahu saja. Seandainya aku pergi setelah melahirkan darah daging kamu, apa yang akan kamu lakukan?"


"Cepat berdiri! Saya mau ke kamar." Ujar Alfa dingin.

__ADS_1


"Mas,, kamu kok gitu sih?"


"Saya bilang berdiri Shelina..!! Saya tidak ingin mendengar pertanyaan seperti itu. Mengapa kamu selalu membuatku takut Shelina..?" Alfa seketika berubah menjadi sosok yang sangat menakutkan.


"Mas,, aku hanya ingin mengetahui seberapa besar kekhawatiran kamu terhadap diriku?" Ujar Shelina sambil memeluk Alfa berusaha menenangkannya.


"Sampai kapan kamu mau menguji kesabaran saya? Saya bersumpah dengan nama Tuhan. Saya akan mengakhiri hidup saya, kalau sampai terjadi sesuatu hal yang buruk sama kamu." Alfa berkata-kata dengan bercucuran air mata.


"Tolong Shelina,, jangan menguji saya seperti ini. Saya sangat mencintaimu." Tambah Alfa dengan suara bergetar yang membuat Shelina pun kaget.


"Mas,, Mas kamu menangis?" Tanya Shelina sambil buru-buru melepaskan pelukan Alfa.


"Air mata saya tidak bisa menetes dengan mudah. Lihatlah saya menangis hanya karena takut kehilanganmu. Jadi tolong,, jangan pernah ragu dengan kesungguhan saya. Kamulah dunia buat saya." Tutur Alfa yang membuat Shelina kembali memeluknya dengan berlinang air mata.


"Maafkan aku Mas. Aku percaya kamu sungguh takut kehilanganku."


Dinginnya Alfa sudah mencair karena cinta tulus yang di berikan Shelina. Di tambah lagi dengan adanya janin di dalam kandungan Shelina. Alfa benar-benar bertekuk lutut untuk wanita cantik yang akan menjadi Ibu dari kedua anak kembarnya nanti.


#Pemberitahuan#


Karena belum sempat membuat lanjutan cerita tentang Arsen, akhirnya saya memutuskan untuk membuat Extra part untuk novel ini juga novel CDDP 3. Tapi untuk CDDP 3, mungkin besok baru biasa saya buat extra part nya.


Saya juga mau kasih tahu kalian untuk mengikuti novel baru saya yang sudah saya gantung sekian Minggu. Judulnya: Hasrat Suami Dinginku. Ceritanya penuh dengan misteri. Dan yg pastinya romantis. Di khususkan untuk 21+. Untuk novel Hasrat Suami Dinginku, akan ada update terbaru setiap harinya.


Dan untuk cerita tentang Arsen akan saya terjunkan awal bulan. Begitupun dengan novel baru saya nanti yg menceritakan kisah kedua anak kembar Alfa dan Shelina. Nanti keduanya akan sama-sama saya terjunkan di awal bulan.

__ADS_1


Namun saya tidak tahu mau terjunkan di sini atau di tempat lain. Karena kedua novel baru saya nanti sudah di tawar aplikasi lain. Novel tentang Arsen, dan tentang kedua anak kabar Alfa.


Sebenarnya saya lagi bimbang mau di mana saya memijakkan kedua novel saya itu. Maunya saya di sini saja, tapi itu tergantung dukungan kalian di novel baru saya yg berjudul Hasrat Suami Dinginku. Kalian tidak akan nyesal membacanya dari awal. Dan satu lagi, jangan lupa untuk menantikan Buku dari novel saya CDDP Alira dan Fahri. Tidak lama lagi akan di cetak. Cerita di buku akan lebih menarik dan lebih rapi. Tidak seperti di aplikasi yang sangat berantakan.🤣🤣🤣🤣🤣 Maklum novel pertama. Belum banyak pengalaman.🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2