Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Bab. 24. Sampai Juga


__ADS_3

Tarikan itu membuat tubuh Hyuna sedikit terlempar ke arah belakang. Untung saja Hyuna bukan perempuan yang lemah sehingga tubuhnya tidak mendarat di atas aspal panas.


"Kamu jangan pernah lupakan posisi Kamu, saya yang berhak duduk di sampingnya Mas Bagas dan selalu mendampingi Mas Bagas, bukan Kamu ingat itu baik-baik!!" ucap geram Diandra lagi yang tetap tersenyum licik ke arah Hyuna.


Hyuna menuruti perkataan Diandra tanpa ada perlawanan sedikitpun membuat Diandra semakin merasa menang dan di atas angin.


Hyuna bukannya bodoh atau idak tahu ataupun tidak mampu membalas semua perlakuan dari Diandra, tapi Hyuna hanya mencari jalan yang terbaik saja yaitu diam dan sabar.


Menurut Hyuna membela diri dan melawan pun tidak ada gunanya, ujung-ujungnya pasti Hyuna yang disalahkan bahkan akan mendapat cacian dan hinaan dari suaminya sendiri.


Diandra tidak henti-hentinya tersenyum licik melihat kekalahan Hyuna.


"Rasain loh, makanya jadi orang jangan terlalu pede dan bangga jadi istri sahnya Mas Bagas, kenapa sih juga Kamu nggak mau bercerai dengan Mas Bagas, kalau kamu bercerai kan urusannya tidak seperti ini," caci Diandra dengan tatapan yang mengintimidasi Hyuna.


Hyuna hanya membalasnya dengan senyuman dengan raut wajah biasa saja tanpa ada rasa marah dan kesal di dalamnya.

__ADS_1


"Aku tidak boleh kelihatan lemah dan tidak berdaya di hadapan mereka, walaupun tanpa melawan mereka," batinnya Hyuna.


Mobil yang mereka pakai sudah terparkir dengan rapi di depan lobby Hotel yang mereka pesan sebelumnya.


Bagas dan Diandra berjalan bergandengan tangan dengan mesranya, dan berjalan terlebih dahulu sedangkan Hyuna mengikuti di belakangnya dengan menentang tiga buah koper milik Bagas dan Diandra.


Walaupun Hyuna mengalami kesulitan dan kesusahan dalam membawa barang-barang mereka, tapi sedikit pun tidak mengucapkan kata mengeluh dan di wajahnya selalu memperlihatkan senyuman manisnya.


Hal tersebut membuat Diandra semakin jengkel dan marah karena lagi-lagi usahanya untuk membuat Hyuna marah mengalami kegagalan.


Resepsionis hotel sempat heran setelah melihat ketiganya karena nama yang tertera di daftar tamu yang dipesan oleh Pak handoko Ayah mertuanya adalah Hyuna dan Bagas, sedangkan Diandra yang akhirnya akan menempati kamar yang dipesan atas nama Hyuna tersebut.


" Maaf Mbak, ada sedikit kesalahan dan kekeliruan saat Kami memesan satu minggu yang lalu, dan Kami tidak sempat untuk mengkenselnya," kilah Bagas yang kembali berbohong hanya untuk membahagiakan Diandra saja.


Hyuna kembali terdiam dan tidak banyak protes mendengar penuturan dari Resepsionis tersebut.

__ADS_1


Hyuna pun mengalah demi kebaikan mereka bersama dan terpaksa memesan kamar Hotel lainnya, karena kamar hotel yang terbilang murah yang seperti dipesan oleh pak Handoko untuknya bersama Bagas.


"Kenapa suaranya mengingatkan aku dengan temanku sewaktu sma, aahh tidak mungkin ini pasti hanya perasaanku saja," Cicitnya Hyuna.


Semuanya sudah full terisi penuh dengan tamu, terpaksa Hyuna menyewa kamar yang cukup terbilang mahal. Untungnya saja Hyuna memiliki tabungan yang cukup untuk menyewa sebuah kamar hotel yang mewah, jadi dia tidak perlu repot-repot lagi untuk mencari kamar Hotel lainnya yang lebih murah.


"Kalau Kamu ingin menginap di Hotel ini Kamu harus membayar sendiri," sarkas Bagas dengan teganya mengatakan hal tersebut.


"Benar sekali yang dikatakan oleh Mas Bagas, kalau Kamu harus nyewa kamar Hotel pakai uang Kamu sendiri, Aku yakin Kamu pasti punya banyak tabungan," timpal Diandra yang tangannya selalu melingkar di lengan Bagas.


Bagas tidak ingin mengeluarkan sedikit pun uangnya untuk membantu Hyuna menyewa kamar Hyuna. Hyuna menentang kopernya ke arah lift sendiri saja sedangkan Bagas dan Hyuna berjalan bergandengan tangan dengan penuh kemesraan layaknya sepasang pengantin baru yang akan menjalani bulan madunya.


Diandra sengaja mengumbar segala keromantisannya di depan umum. Diandra memperlihatkan kepada Hyuna bahwa hanya dialah yang berhak mendampingi dan menemani Bagas berbulan madu ke Bali.


Kamar hotel yang disewa oleh Hyuna berada di lantai 10, sedangkan Kamar Diandra dan Bagas berada di lantai lima. Walaupun Hyuna merogoh kocek yang lumayan banyak, tapi Hyuna senang karena bisa terpisah dan terhindar untuk menjadi penonton live dari kemesraan mereka.

__ADS_1


"Kalau seperti ini terus kemungkinan besarnya harapan dari ayah dan ibu tidak akan terkabul, karena mas Bagas sedikit pun tidak pernah peduli kepadaku apalagi ingin menyentuh ku," ucapnya sambil memandangi bangunan yang berjejeran yang ada di sekitar Hotel yang dia huni.


Dinding Lift itu terbuat dari kaca tebal yang transparan membuat pengguna Lift bisa menikmati indahnya pemandangan Kota Bali.


__ADS_2