Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Bab. 49. Terpuruk


__ADS_3

Keikhlasan mengantarkan kamu ke pintu yang dinamakan kesuksesan.


Bukan karena dia kuat, tapi karena Tuhan yang maha kuat bersama dengan langkahnya.


Terkadang cobaan menghampiri hidup kita, agar kita menjadi orang yang lebih sabar dan ikhlas untuk menghadapi segalanya.


Hal yang paling sulit dari hidup ini adalah menerima kenyataan pahit, percuma disesali jadikan saja pelajaran.


"Pasti kalian bohong!!!!" Pekik Hyuna.


"Kamu itu bego atau terlalu lugu yah? sudah tahu dengan jelas kalau bayi yang di dalam kandungan Kamu itu anak dari pria lain, bukan suamimu yang menghamili Kamu berarti calon bayi kamu itu adalah anak haram," maki dan hinaan dari Diandra.


Hyuna refleks menampar wajahnya Diandra dengan sangat keras. Dyandra ingin membalas, tapi tangannya di cegah oleh seseorang.


Kenyataan yang baru saja di dengar oleh ke dua telinganya membuatnya tidak tahu harus berbuat apa.


Hanya kata tidak mungkin yang hadir dan menghiasi pikiran dan hatinya. Rasa kecewa dan sedih bercampur aduk menjadi satu bagian yang siap menjatuhkannya ke dasar jurang terdalam.


Setelah mengetahui jika, pria yang merenggut mahkotanya adalah orang lain bukanlah Bagas Suaminya sendiri. Bahkan lengkap sudah kehancuran itu, disaat dirinya dinyatakan positif hamil anak pria lain.


"Ya Allah ini tidak mungkin!! apa yang harus Aku lakukan??, aku sudah sangat berdosa, maafkanlah Aku ya Allah," gumam Hyuna dengan raut wajah yang sendu.


Hanya air mata yang mampu menggambarkan dan mewakili perasannya saat itu juga. Hyuna memukul kecil seluruh tubuhnya, bahkan dia sudah menarik rambutnya sangat kuat.

__ADS_1


"Aku sudah kotor, tubuh ini sudah tidak suci lagi penuh dengan dosa," umpatnya lalu menggosok seluruh tubuhnya dengan sekuat tenaganya.


Ibu Sulistiawaty yang melihat Hyuna yang terduduk di lantai. Ia melihat Hyuna menyiksa dirinya sendiri langsung berjalan ke arahnya, kemudian berusaha untuk menahan tangannya dan mencegahnya untuk berhenti untuk menyiksa dirinya sendiri.


"Hyuna sayang, stop jangan seperti ini, apa yang Kamu lakukan ini tidak menyelesaikan masalah malahan akan memperparah kondisi kamu," ucapnya dengan memohon agar Hyuna berhenti menyiksa dirinya sendiri apa lagi Hyuna sedang hamil.


Ibu Sulistiawaty sangat sedih melihat kondisi menantunya itu, beliau ikut teiris hatinya. Tapi, dia tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa memberikan masukan, mencegahnya berbuat nekat.


Ibu Sulistiawaty memeluk erat tubuhnya Hyuna. Dia ikut menangis tersedu-sedu melihat Hyuna yang sudah sangat berantakan.


"Maafkan aku sayang, aku tidak berdaya membantumu, aku tidak mampu mengatakan yang sejujurnya di depanmu dan di hadapan ibu," Bagas membatin dan sedih melihat Hyuna memperlakukan dirinya sendiri dengan kasar.


Apa yang dilakukan oleh Hyuna membuat Diandra semakin bahagia dan tertawa penuh kemenangan. Dia bahagia di atas penderitaan adik sepupunya itu.


"Rasakan, inilah akibatnya jika tidak mau bercerai dari Mas Bagas, aku sangat bahagia melihat kamu seperti ini, sepertinya ini harus dirayakan dengan berpesta pora," Diandra membatin dengan terus tersenyum licik menatap Hyuna yang salah paham dengan keadaan.


"Mas kalau seperti ini faktanya, apa Mas tidak malu memiliki istri yang katanya Sholeha itu tapi, ternyata hamil dengan pria yang tidak jelas asal usulnya," terang Diandra yang memulai aktingnya.


Ia berusaha untuk menghasut suami sirinya, agar Bagas segera mengambil sikap untuk segera menceraikan Hyuna.


"Mas, aku sebagai kakak sepupunya sangat malu dengan kejadian ini, aku pun tidak sanggup menghadapi orang luar jika mereka nantinya tahu, pasti tetangga akan menggunjing kita Mas," ucap Diandra yang mulai menambahkan bumbu micin dan masako di dalam ceritanya.


Diandra mulai berpura-pura dan memerankan aktingnya. Dia mulai terisak dan meneteskan air matanya. Yang merengek dan bermanja-manja di lengan tangan kanannya Bagas.

__ADS_1


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak Readers dengan judul:



Pesona Perawan


Hasrat Daddy Anak Sambungku


Aku Diantara Kalian


Cinta dan Dendam


Cinta yang tulus


Bertahan Dalam Penantian


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan

__ADS_1



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you...


__ADS_2