
"Hahahaha!!"
Tawa tiga orang di dalam sebuah ruangan menggema memenuhi seluruh penjuru sudut ruangan. Mereka ingin muntah dan muak mendengar suara dari Mindi dan Bagas.
"Ya Allah… ternyata mereka sama-sama pasangan yang sangat cocok dan serasi, kamu sangat pintar mencari perempuan yang pintar berakting dan memainkan perannya," tutur Guntur yang ingin mual saat melihat dan mendengar langsung ucapannya Bagas saat meracau.
"Apakah seenak itu yah?" Tanyanya Austin dengan polosnya.
Pertanyaannya yang tiba-tiba meluncur tanpa filter dan saringan itu membuat Guntur dan Dastan yang duduk bersebelahan dengan berhadapan dengannya spontan menolehkan kepalanya mereka dengan melototkan matanya dan menganga saking tidak percayanya.
Mereka mengetahui selama ini Austin itu pria Casanova tapi kalau seperti ini tidak bukti dan yang perlu dia ceritakan dan buktikan label capnya sebagai seorang Casanova yang doyan celap celup seperti teh celup sa ri wa ngi saja.
Keempat pasang mata tertuju pada seorang pria yang sudah dewasa tapi, minim pengalaman bahkan tidak pernah merasakan hal yang seperti itu walaupun orang-orang mengatakan jika Austin adalah pria Casanova.
Kenyataannya adalah Austin dengan sengaja dan sadar memberikan sendiri label cap itu pada dirinya sendiri karena dia menghindari seorang perempuan yang selalu mengejarnya sejak dari dulu sewaktu mereka masih duduk di bangku sekolah menengah atas hingga sampai sekarang, karena itu lah dia terpaksa melakukan itu.
"Emangnya ada yang aneh yah dengan pertanyaan aku ini?" Tanyanya Austin dengan raut wajahnya yang penuh kebingungan dan keheranan.
Guntur sudah memegang perutnya saking seriusnya tertawa, padahal dia juga belum pernah merasakan padahal ciuman saja belum pernah dia rasakan apa lagi ada adegan ranjangnya.
"Mungkin aku akan sangat bahagia melebihi dari yang dirasakan oleh Bagas jika aku bisa menikahi Hyuna dan making love," batinnya Guntur yang tersenyum sendiri penuh dengan arti.
__ADS_1
Apa yang dilakukan oleh Guntur membuat kedua perjaka tin-tin itu saling melempar pandangan dan kebingungan melihatnya.
"Apa yang terjadi dengan si Bos? Apa jangan-jangan dia sedang bermimpi dan berkhayal sedang berhubungan dengan seorang gadis yah," batinnya Austin.
"Aku yakin dia sedang mengkhayalkan melakukan sesuatu bersama dengan Hyuna, jika itu benar aku akan getok kepalanya pakai remote ini," Dastan membatin.
Terjadi keheningan malam itu, mereka masing-masing terlena dan larut dalam pikiran dan lamunan mereka bersama dengan para kekasih pujaan hatinya itu.
"Mereka aku yakin belum pernah sekalipun merasakan hubungan dengan wanita mana pun, kalau mimpi basah mungkin keseringan," bathin Guntur dengan tersenyum penuh maksud.
"Nayla, Abang mencintaimu tapi aku belum bisa mengatakan yang sejujurnya di depanmu, aku terlalu takut jika diriku ditolak oleh kamu, pasti sakit dan sedihnya tuh disini," gumamnya Dastan dengan memegang bagian dadanya dengan mendramatisir keadaan.
Lagi-lagi apa yang mereka lakukan kembali menjadi pusat perhatian dan tontonan masing-masing. Maklumlah mereka sama-sama hidup menjomblo hingga detik ini.
Sedangkan Austin dia yang dikejar-kejar oleh cewek cantik, tapi sayangnya Austin belum ada niat untuk membina hubungan apa lagi untuk membina hubungan kejenjang yang lebih serius.
Wanita itu bernama Vanessa Hudgens, anak tunggal dari singgel parents. Seorang wanita cantik yang sudah cukup umur bernama Livia tapi masih cantik diusianya yang sudah masuk kepala 50an.
Ketiga pria yang gantengnya paripurna itu sampai detik ini masih status single belum ada yang berhasil mengakhiri masa kesendiriannya. Tapi, entah siapa yang pertama kali akan memulai untuk mengakhiri masa bukannya.
Prinsip mereka, hidup boleh bebas tapi, tidak boleh melakukan hal yang tidak sepantasnya dilakukan apa lagi untuk **** bebas.
__ADS_1
Jangan lupa untuk Mampir juga di novelku yang lain Kakak Readers dengan judul yang insya Allah ceritanya tidak kalah keren..
Pesona Perawan
Kau Hanya Milikku
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta CEO Pesakitan
Ketika Kesetiaan Dipertanyakan
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....
__ADS_1
Mohon Maaf jika terbanyak typo atau kesalahan dalam pengetikan di novelnya Fania….
Tetap Dukung Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan dengan cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan, Komen dan Gift Poin/Koinnya seikhlasnya.