Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Bab. 6. Pulang


__ADS_3

Lafaz nikah mu telah menjadikan aku sebagai pelengkap hidupmu, bukan untuk sehari atau setahun, tetapi sebagai istri yang menemanimu hingga ke ujung nyawaku.


Bagas sudah melepas semua pakaian yang dipakai oleh Diandra begitupun sebaliknya dengan Bagas. Mereka sudah sama-sama bertelanjang dan tidak ada sedikitpun sehelai benang yang melilit di tubuh mereka hingga mereka sama-sama tampak polos.


Bagas dan diandra sama sekali tidak ada sedikitpun merasa risih ataupun malu untuk melakukan hubungan yang tidak seharusnya mereka lakukan.


Mereka melewati malam itu dengan begitu bergairah dan penuh dengan nafsu yang menggebu-gebu, Mereka menuntaskan hasrat mereka hingga berkali-kali dengan gaya yang berbeda-beda pula.


Bagas sama sekali tidak mengingat dengan istrinya yang ada di Hotel. Diandra sengaja membuat Bagas sedikit pun tidak mengingat bahkan sama sekali tidak membahas tentang pernikahannya yang baru hitungan jam saja.


Sedangkan Hyuna yang sudah berganti pakaian dengan gaun malam yang disediakan oleh kakak iparnya tidak ada gunanya sama sekali untuk dia pakai.


Awalnya hyuna tidak ingin memakai pakaian itu, karena menurutnya pakaian itu sangat terbuka, transparan dan kekurangan bahan. Hyuna sesekali melirik ke arah dinding di mana jam dinding berada.


Hyuna pun sudah menguap berulang kali karena sedari tadi menahan kantuknya,dan kadang tangannya yang menumpu kepalanya kadang terlepas dari tumpuan kepalanya.

__ADS_1


Hyuna mencoba menghubungi nomor handphone Bagas, tapi nomor handphone Bagas selalu berada di luar jangkauan hanya operator seluler yang menjawab panggilannya.


"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan, coba beberapa saat lagi setelah nada bit berikut ini."


" Ya Allah Mas Bagas ke mana yah, kok belum pulang juga? padahal sudah jam 01.00 malam nih, pergi pun nggak pamit," ucap Hyuna yang duduk di ujung ranjangnya.


Hyuna kelelahan menunggu kepulangan Bagas yang tidak kunjung pulang juga. Hyuna pun memilih untuk tidur sendirian di atas ranjang nya.


Hyuna tidur di malam pertamanya ditemani oleh bantal guling yang bertaburan dengan bunga mawar merah. Sedangkan di kamar sebelah di hotel yang sama dan di lantai yang sama pula, Bagas dan Diandra masih berolahraga malam hari.


Alarm hp Hyuna pun berbunyi, Ia segera mengumpulkan semua nyawanya yang belum terkumpul dengan baik. Kelelahan yang membuatnya baru terbangun dari tidurnya. Hyuna meraba tempat tidur yang ada di sebelahnya, tapi ternyata masih kosong.


Hyuna celingak-celinguk memeriksa seluruh pojok ruangan, tapi hasilnya masih sama sosok pria yang telah menikahinya beberapa jam yang lalu tidak ada di dalam kamar pengantin nya.


Hyuna segera bangkit dan bergegas ke kamar mandi karena dirinya terlambat untuk mengerjakan sholat subuh. Hyuna sedih tapi dia tidak ingin menangis ataupun mengeluh dengan keadaan.

__ADS_1


Setelah shalat subuh Hyuna menyempatkan dirinya untuk membaca al-quran beberapa ayat. Hyuna berdiri lalu mengganti pakaiannya karena dirinya ingin pulang ke rumah.


Tetapi, Hyuna bingung mau pulang kemana harus kah pulang ke rumahnya sendiri atau ke rumah mertuanya atau mungkin Bagas memiliki rumah pribadi sendiri.


Hyuna baru saja mau menelepon bagas, tiba-tiba pintu kamarnya pun terbuka hyuna masa bodoh saja. Jika dirinya melemparkan banyak pertanyaan takutnya jika dirinya mendengar perkataan yang tidak sepantasnya dia dengar.


Makannya Hyuna memutuskan tidak banyak tanya kepada suaminya. Hyuna pura-pura saja tenang dan seakan-akan tidak terjadi apa-apa.


Bagas masuk saja ke dalam kamarnya tanpa basa-basi ataupun menegur Hyuna yang berdiri mematung untuk menyambut kedatangannya.


Hyuna baru ingin meraih tangan Bagas, tapi langsung ditepis kasar oleh Bagas. Hyuna mengelus dadanya dan tersenyum manis ke arah Bagas.


Bagas menatap saja tidak ada niat apalagi untuk memulai percakapan dengan Hyuna. Bagas berdiri menatap Hyuna dan langsung berbicara kepada Hyuna.


"Kemas seluruh barang-barang kamu lalu kita pulang ke rumahku," ucap adam sambil membuka pintu kamarnya dan tidak ada niat sedikitpun untuk melihat Hyuna.

__ADS_1


__ADS_2