
"Baiklah, aku akan jelaskan kepadamu map coklat itu adalah berisi surat cerai Kamu dengan Mas Bagas, jadi tolong jangan banyak alasan dan tanya lagi tanda tangani saja," terangnya Diandra dengan menarik tangan kanannya Hyuna agar dia segera membubuhkan tanda tangannya di atas kertas yang berisi surat keterangan cerai saja," jelas Diandra.
Bagai petir disiang bolong, Hyuna terkejut dengan raut wajahnya yang sendu dan tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar.
"Ya Allah.. ini tidak mungkin, aku yakin aku sedang bermimpi!" batinnya Hyuna yang berusaha menahan laju air matanya yang hampir menetes membasahi wajahnya.
Pak Hasan menatap ke arah Hyuna yang nampak di pelupuk matanya yang sudah berembun siap untuk menetes hanya menunggu waktu saja.
"Ya Allah… lindungilah putriku dan berikanlah dia kesabaran dan bahagiakan lah hidupnya dan pertemukan dia dengan jodohnya secepatnya," Pak Hasan membatin.
"Aku harus kuat, aku tidak boleh lemah di depannya, karena inilah pasti yang diinginkan oleh Diandra, aku juga sudah berusaha untuk berjuang untuk mempertahankan pernikahanku dengan Mas Bagas tapi, Mas Bagas sendiri yang menginginkan hal ini harus terjadi," Hyuna membatin.
Hyuna menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan sedikit kasar.
"Baiklah kalau begitu aku akan menandatangani surat cerai itu dan selamat kamu sudah menang dan berhasil merebut Mas Bagas dariku, hanya satu yang ingin aku katakan semoga kamu tidak bakalan merasakan apa yang aku rasakan dan semoga statusmu berubah jadi istri sah jangan sampai selamanya jadi wanita pelakor," sarkas Hyuna dengan tatapannya yang tajam dan penuh kelegaan dia tanpa pikir panjang lagi langsung menandatangani surat cerainya itu.
Diandra terdiam mendengar perkataan dari Hyuna yang mampu membuatnya terkejut karena baru kali ini seumur hidupnya dan selama mereka satu rumah sekalipun Hyuna tidak pernah membantah ataupun melawan dan menentang semua yang aku katakan kepadanya," batinnya Diandra.
Pak Hasan langsung menyerahkan kembali map berkas bermaterai tersebut ke tangannya Diandra.
__ADS_1
"Kamu diam saja Hyuna, biarkan Bapak yang memberikan map ini kepadanya kamu akan kena penyakit menular jika berhubungan ataupun bersentuhan langsung dengan wanita jadi-jadian seperti dia," makinya Pak Hasan yang geram dengan kedatangan Diandra yang sama sekali tidak ada sopan-sopannya saat datang hingga detik itu juga.
Hyuna tersenyum cengengesan mendengar perkataan dari Pak Hasan bapak angkatnya itu. Dia menutup mulutnya awalnya dia sangat sedih dan kecewa tapi, secepat itu pula raut wajahnya berubah drastis hanya karena ucapan dari Pak Hasan.
Diandra yang diperlakukan seperti itu wajahnya berubah memerah menahan rasa malu dan amarahnya karena dipermalukan seperti itu oleh mereka. Apa yang terjadi di dalam kamar perawatan Hyuna langsung dilihat oleh Bu Rima dan beberapa bodyguard dan asisten pribadinya.
Mereka tidak ada yang ingin mengusik apa yang sedang mereka lakukan. Hingga mereka memilih untuk terdiam dan terpaku sebagai penonton live streaming saja.
"Awas yah, aku akan membalas apa yang kamu lakukan padaku hari ini, dan aku sumpahin kamu untuk selamanya jadi janda!" gertak Diandra yang memutar tubuhnya lalu beranjak dari sana dengan menghentakkan kakinya hingga menimbulkan bunyi yang cukup nyaring.
Diandra yang ingin menarik handle pintu tanpa sengaja melihat kedatangan rombongan Bu Rima dengan yang lainnya. Dia menghentikan laju langkah kakinya sesaat saat dirinya sudah berpapasan dengan rombongan tersebut. Diandra menatap menelisik satu persatu dari mereka.
"Siapakah, Nyonya cantik ini dan kalau diperhatikan dengan seksama sepertinya dia bukan orang dari kalangan rakyat jelata, apa hubungan dia dengan Hyuna yah? Aku harus menyuruhnya untuk mencari tahu siapa Nyonya Rima tersebut," Dyandra terdiam dan membatin tapi tatapannya yang tajam tertuju padanya.
Mampir juga di novelku yang lain Kakak Readers dengan judul:
Pesona Perawan
__ADS_1
Cinta dan Dendam
Menggenggam Asa
Kau Hanya Milikku
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta CEO Pesakitan
Ketika Kesetiaan Dipertanyakan
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....
__ADS_1
Mohon Maaf jika terbanyak typo atau kesalahan dalam pengetikan di novelnya Fania….
Tetap Dukung Ketika Kesetianku Dipertanyakan dr cara like setiap Babnya, komentar, Gift, Komentar dan berikan dengan keikhlasan Kakak.