
Dastan segera menimpali pembicaraan Hyuna,"maaf kalau aku belum bisa sempat untuk singgah dek, aku ada kerjaan yang sangat penting soalnya," sahut Dastan.
Hyuna kemudian menatap ke arah Guntur yang terdiam mematung di atas motornya itu.
"Abang sebenarnya sangat ingin mampir tapi, Abang ada urusan dikit yang tidak boleh ditunda," sahutnya Guntur dengan raut wajahnya yang kecewa setelah membaca pesan chat singkat dari Austin asisten pribadinya.
Hyuna tersenyum dan memaklumi alasan keduanya. Hyuna pun pamit ke dalam dan ingin segera membersihkan tubuhnya. Tapi, langkahnya baru tiga langkah dia berhenti dan menolehkan kepalanya ke arah Guntur.
"Besok jam 8 Abang akan jemput kamu, jadi tunggu Abang yah," ungkap Guntur lalu mulai menyalakan mesin motornya mengikuti arah jalan raya yang dituju oleh Dastan.
"Assalamualaikum," sapanya salam Hyuna.
"Waalaikumsalam," balas Hyuna lalu segera menutup pagar rumahnya itu yang bercat biru tua.
Hyuna berjalan ke arah dalam rumahnya dan tidak lupa mengunci pagarnya dengan rapat. Hyuna melihat motornya Pak sudah terparkir di depan rumahnya.
"Ya Allah… semoga besok aku diterima bekerja di Perusahaan Global Utama TBK, dan aku berharap Abang juga diterima bekerja bersamaku," lirihnya Hyuna lalu berjalan masuk ke dalam kamarnya karena sudah merasa gerah seharian ini belum membersihkan seluruh tubuhnya yang sudah terasa sangat lengket.
Hyuna mengguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin. Segarnya air itu mampu membuat perasaan dan pikirannya menjadi lebih tenang dan segar dibandingkan sebelum.
Sedang di tempat lain seseorang pimpinan perusahaan tertinggi di perusahaan telah duduk di kursi kebesarannya dan tidak lupa untuk mengganti pakaiannya terlebih dahulu.
"Katakan apa perkembangan yang kamu dapatkan dari Bagas dan Nindi?" Tanyanya sembari membuka laptopnya itu.
Austin maju ke depannya Guntur sambil menyerahkan beberapa foto dan rekaman video dari apa yang terjadi dengan Nindi dan Bagas sampai detik itu juga. Dastan segera mengambil rekaman video tersebut lalu segera memutarnya.
Mata mereka terperangah dan melotot saat melihat isi dalam rekaman itu. Sungguh membuat mereka sampai tidak percaya dengan penglihatan mereka semua.
__ADS_1
"Ya Allah… aku bersyukur adikku sudah cerai dengannya, memang pria yang tidak pantas untuk mendapatkan cinta dan perhatian dari Hyuna, aku akan memberikan dia pelajaran yang setimpal seumur hidupnya agar dia tahu kalau Hyuna tidak sendirian di dunia ini," umpat Dastan.
Guntur tersenyum licik melihat apa yang dilakukan oleh Nindi dan Bagas," kamu memang breng sek, pria yang sangat kurang ajar yang tidak pantas untuk mendapatkan wanitaku yang begitu berharga dan mulia hatinya," batinnya Guntur.
"Ini rekaman video khusus istrinya Bagas, wanita mu rah aan yang berkedok dan bersembunyi pada status pernikahan," tutur Austin.
"Mereka memang sangat cocok jadi pasangan suami istri sama-sama bejak dan tidak tahu diri banget," ujarnya Guntur.
"Dastan simpan baik-baik bukti ini dan jika besok-besok kita butuhkan maka kamu harus bergerak cepat dan siaga untuk memunculkan semua ini di depannya Bagas ataupun Istrinya itu, aku jijik untuk simpan di dalam ruangan ku dan aku tidak mau gara-gara perbuatan maksiat mereka bisa membuat hidup dan ruanganku ikut sial," terangnya Guntur.
Guntur yang langsung membersihkan seluruh tangannya dengan handsanitiser lalu melap dengan tissue basah kemudian tissue kering hingga isi dalam box kotak tissue itu hampir habis keseluruhan isinya.
Dastan tersenyum dan tertawa terbahak-bahak melihat reaksi dan tingkah laku dari atasannya itu yang terlalu berlebihan menurutnya tapi, itu wajar dia lakukan karena Guntur emang orangnya anti dengan perbuatan seperti itu.
"Baik Big Bos!" Jawab Dastan.
"Dastan! Mulai detik ini jika kita hanya berdua saja, tolong panggil aku adik ipar jangan bos kata itu berlaku jika kita hanya berdua atau hanya Austin ataupun Hyuna yang ada di sekitar kita," perintah yang bernada lebih ke permohonan dari Guntur pemilik perusahaan tempatnya bekerja.
"Apa dunia sudah mau kiamat dan apa hubungannya dengan Dastan? Setahu aku kekasihnya Bos tidak ada hubungan apapun dengan Dastan?" Raut wajahnya penuh kebingungan.
"Baik Bos sesuai dengan perintahnya Bos Besar," sahutnya lalu berjalan ke arah pintu keluar dengan didalam genggamannya berbagai kaset rekaman milik Bagas dan Istrinya itu.
"Aku akan bertanya dan bicarakan semua ini dengan Dastan apa sebenarnya yang terjadi di antara mereka berdua, tidak mungkin aku bertanya pada Guntur pasti tanggapan akan lain-lain nantinya dan berujung akan pengurangan, pemotongan plus, gaji dan bonusku akan disunnat" batinnya Austin yang bergidik ngeri.
Di tempat lain, di dalam ruangan hotel yang cukup mewah. Dua orang sejoli saling menyatukan rasa yang ada. Nindi baru kali ini mendapatkan klien yang membuatnya sangat puas dan bahagia.
"Aku tidak akan membiarkan Bagas lepas dari genggamanku, karena baru kali ini ada pria yang mampu membuatku mabuk kepayang hingga aku tidak ingin bangkit dan menyelesaikan semua ini, sepertinya aku harus berterima kasih kepada Pak Austin!" Gumamnya Nindi.
__ADS_1
"Aku tidak salah mengambil keputusan untuk memenuhi permintaan dari Nindi untuk menemaninya hingga ke Hotel, Diandra tidak bisa menyaingi servisnya Nindi dan juga wajahnya mereka pasti berbeda tapi, intinya aku tidak boleh melepaskan mereka, aku harus mendapatkan dua-duanya mumpung Diandra lagi istirahat karena habis melahirkan," pikirannya Bagas yang penuh dengan berbagai macam rencananya liciknya.
Nindi seakan-akan tidak ingin berhenti, ia terus-menerus melakukan berbagai macam cara untuk membuat Bagas tidak berhenti dan terus melakukan berbagai macam cara dan penetrasi. Hingga Bagas melupakan tentang anak dan istrinya saking bahagianya bahkan sudah tidak memikirkan rencana awalnya dengan Hyuna.
...****************...
Jangan lupa untuk Mampir juga di novelku yang lain Kakak Readers dengan judul yang insya Allah ceritanya tidak kalah keren..
Pesona Perawan
Kau Hanya Milikku
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta CEO Pesakitan
Ketika Kesetiaan Dipertanyakan
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....
__ADS_1
Mohon Maaf jika terbanyak typo atau kesalahan dalam pengetikan di novelnya Fania….
Tetap Dukung Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan dengan cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan, Komen dan Gift Poin/Koinnya seikhlasnya.