Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Bab. 72. Tawa Bahagia Guntur


__ADS_3

"Hyuna kita makan bersama yah, aku sudah lapar soalnya," ujarnya yang sedikit berteriak ke arah dapur sembari mengelus perutnya yang sudah keroncongan.


Hyuna yang mendengar teriakannya Guntur hanya tersenyum menanggapi perkataan dari pria yang pernah hadir di dalam kehidupan dan hatinya itu.


Hal yang paling sulit dari hidup ini adalah menerima kenyataan pahit, percuma disesali jadikan saja pelajaran.


Guntur segera mengirim fotonya Bagas ke nomor hp Austen asisten pribadinya. Entah kenapa perasaannya seperti mengenal sebelumnya Bagas, tapi tidak mengetahui dimana dia pernah melihatnya.


"Aku yang akan membalas semua perlakuan kalian kepada gadis pujaanku dan aku sudah janji pada diriku sendiri kalian akan merasakan lebih dari yang dirasakan oleh Hyuna," batinnya Guntur sambil menatap ke arah Hyuna yang sedang sibuk mengatur makanan ke dalam wadah khusus.


Hyuna tidak menyadari jika sedari tadi dia diperhatikan oleh Guntur. Hyuna sibuk dan serius menata makanan yang masih sedikit hangat itu.


"Mentang-mentang sudah bekerja dengan posisi yang baik sampai-sampai makanan yang masih bagus mau dibuang," umpatnya Hyuna.


Hanya butuh waktu yang singkat Guntur sudah memegang identitas dan biodata lengkap tentang Bagas. Matanya melotot dan tersentak kaget ketika mengetahui bahwa Guntur ternyata salah satu karyawan di perusahaannya. Guntur tersenyum sumringah saat membaca email dari Austen Smith.


"Kerja yang bagus, aku tambah bonus kamu bulan ini," ujarnya saat teleponnya sudah tersambung ke nomor hp Asistennya itu.


"Makasih Tuan Muda aku akan selalu memenuhi permintaan dan perintah apa pun dari Tuan Muda," balasnya.


"Serius!! Kamu akan penuhi semua yang aku inginkan?" Tanyanya Guntur dengan seringai liciknya.

__ADS_1


"Apa sih yang tidak bisa aku lakukan untuk Tuan Muda Guntur Bumi Triyoga," ujar Austen yang masih setia di depan komputernya tangannya masih setia menekan mousenya sembari tetap berteleponan dengan Guntur yang sangat bahagia karena sudah punya rencana yang sangat jitu dan baik untuk membalas perlakuan dan perbuatannya Diandra.


"Serius??" Tanyanya lagi yang hanya ingin memastikan bahwa perkataannya Austen benar adanya.


"Iya Tuan Muda," Austen menganggukkan kepalanya seakan-akan dia berhadapan langsung dengan Guntur saja.


"Kalau gitu kamu ke jendela terus buka kemudian langsung terjun bebas," tuturnya Guntur yang berusaha menahan tawanya.


Austen yang konsentrasinya terbagi dengan perempuan yang baru dilihatnya dengan telepon dari atasannya serta kerjaannya membuatnya nampak bodoh saat itu yang hampir saja terjun dan melompat bebas dari gedung lantai 23 itu.


"Apa!! Tuan Muda ingin melihatku meninggal muda yah?" Ucap Austen yang baru tersadar dari apa yang dikatakannya tadi yang hanya spontan saja.


"Hahahaha, apa kamu sudah sadar," Guntur tertawa terbahak-bahak dan membahana mengisi ruangan tamu rumahnya Pak Hasan yang sederhana itu tapi bersih dan tertata rapi.


Hyuna menatap tidak percaya apa sedang dilakukan oleh Guntur karena selama dia mengenal mantan kekasihnya itu baru kali ini melihatnya seperti tertawa lepas dengan bahagia.


****************


Mampir juga di novelku yang lain Kakak Readers dengan judul:


__ADS_1


Pesona Perawan


Cinta dan Dendam


Menggenggam Asa


Kau Hanya Milikku


Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta CEO Pesakitan


Ketika Kesetiaan Dipertanyakan



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....

__ADS_1


Mohon Maaf jika terbanyak typo atau kesalahan dalam pengetikan di novelnya Fania….


Tetap Dukung Ketika Kesetianku Dipertanyakan dari cara like setiap Babnya, komentar, Gift, Komentar dan berikan dengan keikhlasan Kakak.


__ADS_2