Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Bab. 38. Bagas Serakah


__ADS_3

Diandra semakin sengaja memperlihatkan aksi mesra mereka di hadapan Hyuna, agar Hyuna terbakar api cemburu.


"Makasih banyak sayang, perhiasan yang Kamu berikan untukku sangat cantik istimewa dan sangat mahal," ucapnya yang berniat ingin memanasi perasaan dan hatinya Hyuna.


Diandra memeluk lengan suaminya tersebut sangat mesranya. Hyuna sedikit pun tidak terusik dengan apa yang dilakukan oleh Diandra dan Bagas. Yang ada di dalam kepalanya adalah saat-saat terindah yang mereka lewati beberapa jam yang lalu serta terus menatap ke arah cincin yang tersematkan di jari manisnya.


"Aku akan menjaga pemberian Mas ini dengan sangat baik melebihi diriku sendiri dan aku tidak akan melepasnya apa pun yang terjadi," jelasnya sambil menciumi puncak cincin itu dengan congkaknya, matanya melirik ke arah Hyuna dengan senyuman liciknya.


Diandra merasa menang dan berada di atas angin. Dia tidak menyangka jika semudah itu menang dan mengalahkan Hyuna sebagai istri sahnya Bagas.


Hyuna sudah berjanji dalam dirinya untuk tetap mengabdikan seluruh hidupnya hanya untuk suaminya seorang walaupun tidak mudah untuk melalui ujian, cobaan serta sikap dari Diandra sendiri.


Hyuna hanya berharap baktinya kepada Bagas bisa bernilai ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan kelak menjadi bekalnya dikemudian hari.


"Aku mencintaimu Mas Bagas." Gumamnya Hyuna dengan wajahnya yang selalu berseri-seri bahagia.


Hatinya selalu berbunga-bunga, setelah mereka melakukan hubungan suami istri. Tanpa dia ketahui yang sebenarnya baginya yang terpenting dia sudah menyerahkan semuanya dan sepenuhnya untuk suaminya seorang hanya untuk Bagas Handoko.

__ADS_1


"Semoga di dalam rahimku segera hadir janin dan calon buah cinta kami nanti yang akan membuat Mas Bagas semakin mencintaiku dan juga Ibu dan Ayah bisa bahagia dengan kehadiran cucunya kelak," gumamnya Hyuna sambil merapikan pakaian dan make up-nya itu.


Dan juga tidak pernah ada yang menyinggung kita, hanya saja kita memilih untuk tersinggung. andai saja kita bisa melapangkan hati kita maka semua akan terasa manis.


kita yang memilih rasa dalam hati kita, maka jika sekiranya kita masih bisa memilih berlapang dada maka pilihlah kelapangan. Karena kita akan merasa tenang dan selalu bahagia. semua tentang rasa yang kita sendiri yang memilikinya dan kita juga yang memilihnya.


Hyuna terus mengekor kemanapun langkah mereka pergi. Diandra tersenyum penuh kemenangan. Dia tidak mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di belakangnya. Mungkin dia tidak mengetahui jika Hyuna dan Bagas telah melakukan kewajiban dan tugasnya sebagai pasangan suami istri.


"Aku akan melakukan apapun yang penting Mas Bagas kasih sayang dan perhatiannya hanya untukku, biarlah dia menjadi istri sah hanya sebagai status hitam di atas putih saja, karena sejatinya aku lah pemenang dari hubungan kami ini," Diandra membatin dan semakin mengeratkan pelukannya ke lengannya Bagas.


Sedangkan Bagas yang diperlakukan seperti itu, hanya terdiam saja tanpa ada niat untuk menyangkal atau pun melarang Diandra bersikap semena dan sombongnya.


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak Readers dengan judul:



Pesona Perawan

__ADS_1


Hasrat Daddy Anak Sambungku


Aku Diantara Kalian


Cinta dan Dendam


Cinta yang tulus


Bertahan Dalam Penantian


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan

__ADS_1



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....


__ADS_2