
Terkadang cobaan menghampiri hidup kita, agar kita menjadi orang yang lebih sabar dan ikhlas untuk menghadapi segalanya.
Bagas tanpa permisi dan tanpa aba-aba langsung menarik tubuhnya Hyuna ke dalam pelukannya bersamaan dengan kedatangan Guntur Bumi Triyoga ke rumahnya Pak Hasan. Kotak beberapa makanan yang berada di dalam genggaman tangannya terjatuh ke atas tanah.
Prangggggg!!!!!!
Paper bag yang terjatuh ke atas tanah cukup membuat Hyuna dan Bagas langsung menolehkan kepalanya ke arah sumber suara. Hyuna segera melepaskan pelukannya dari pinggangnya tangan pria yang sudah menorehkan banyak luka di dalam hati dan kehidupannya.
Bagas heran dengan sikapnya Hyuna disaat menyadari bahwa ada seorang pria yang cukup tampan berdiri tegap tidak jauh dari tempat mereka. Bagas menatap bergantian ke arah Hyuna dan pria itu.
"Ada hubungan apa Hyuna dengan pria itu dan kenapa wajahnya seperti pernah saya lihat sebelumnya?" Batinnya Bagas.
"Aku mohon pergilah dari sini dan aku minta kepada Mas untuk berhenti mengganggu dan mengusik kehidupanku lagi untuk selamanya, camkan itu baik-baik," bentak Hyuna sembari berjalan ke arah Guntur Bumi Triyoga yang sedari tadi hanya berdiri mematung tanpa sepatah katapun yang terucap dari bibirnya itu.
Hyuna berjongkok di depan Guntur lalu memungut paper bag yang sempat terjatuh tadi. Bagas masih berdiri mematung di tempatnya sambil memperhatikan reaksi dari keduanya.
"Kalau aku perhatiin mereka seperti seperti sepasang kekasih saja, apa karena gara-gara pria itu yang membuat Hyuna berubah drastis padaku?"
Bagas membatin sedangkan raut wajahnya menyiratkan kemarahan sekaligus tidak menyukai apa yang dilakukan oleh keduanya hingga Bagas mengepalkan genggaman tangannya.
"Maaf Abang, aku tidak tahu kalau Abang akan datang ke rumah, seharusnya Abang ngomong tadi waktu nelpon kalau mau datang hari ini juga," ujarnya Hyuna yang sudah berdiri di hadapan Guntur yang tersenyum penuh rasa bahagia mendengar perkataan biasa saja dari mulutnya Hyuna.
"Kenapa kamu pungut makanan itu? Semuanya sudah kotor tak usah kamu ambil lagi," cegahnya agar Hyuna menghentikan aktivitasnya yang mengambil beberapa paper bag yang dijatuhkannya tadi.
__ADS_1
"Aahh Abang,ini masih bagus loh dan bersih lagian isinya tidak terhambur keluar juga," timpalnya Hyuna.
"Tidak salah lagi, aku yakin dengan sangat mereka ada hubungan dibelakangku selama ini, jangan-jangan bayinya yang keguguran itu bukanlah milikku sesuai dengan yang dikatakan Diandra dulu?"
Bagas sibuk dengan pikirannya sendiri sampai-sampai tidak menyadari jika Hyuna dan Guntur sudah berjalan masuk ke dalam ruangan tamu dengan pintu rumahnya yang terbuka lebar dari arah dalam.
Setelah tersadar dari lamunannya, Bagas secepatnya pergi dari sana dengan menghentakkan kakinya sembari mengepal tangannya dengan kuat hingga urat dan buku tangannya kentara dengan jelas.
Guntur yang tanpa sengaja melihat kepergian Bagas tersenyum tipis melihat reaksi dari tampangnya Bagas yang sangat marah.
"Aku yakin dengan sangat jika pria itu adalah mantan suaminya, aku harus mencari tahu siapa dia dan aku akan menunjukkan kepadanya siapa pria yang menjadi saingan dan lawannya yang akan dia hadapi untuk bersaing merebut hatinya Hyuna di janda cantik," gumamnya Guntur yang mengirim fotonya Bagas karena tadi dia sempatkan dirinya untuk mengambil gambar fotonya Bagas sebelum pergi tanpa sepengetahuan dari siapa pun.
Sedangkan Hyuna membawa masuk makanan yang ada di dalam kotak makanan yang sempat dibelinya di dalam Restoran Seafood Barokah.
Hyuna yang mendengar teriakannya Guntur hanya tersenyum menanggapi perkataan dari pria yang pernah hadir di dalam kehidupan dan hatinya itu.
Hal yang paling sulit dari hidup ini adalah menerima kenyataan pahit, percuma disesali jadikan saja pelajaran.
...****************...
Mampir juga di novelku yang lain Kakak Readers dengan judul:
__ADS_1
Pesona Perawan
Cinta dan Dendam
Menggenggam Asa
Kau Hanya Milikku
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta CEO Pesakitan
Ketika Kesetiaan Dipertanyakan
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....
Mohon Maaf jika terbanyak typo atau kesalahan dalam pengetikan di novelnya Fania….
__ADS_1
Tetap Dukung Ketika Kesetianku Dipertanyakan dari cara like setiap Babnya, komentar, Gift, Komentar dan berikan dengan keikhlasan Kakak.