Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Bab. 90. Bagas vs Nindi


__ADS_3

"Aku tidak akan membiarkan Bagas lepas dari genggamanku, karena baru kali ini ada pria yang mampu membuatku mabuk kepayang hingga aku tidak ingin bangkit dan menyelesaikan semua ini, sepertinya aku harus berterima kasih kepada Pak Austin!" Gumamnya Nindi.


"Aku tidak salah mengambil keputusan untuk memenuhi permintaan dari Nindi untuk menemaninya hingga ke Hotel, Diandra tidak bisa menyaingi servisnya Nindi dan juga wajahnya mereka pasti berbeda tapi, intinya aku tidak boleh melepaskan mereka, aku harus mendapatkan dua-duanya mumpung Diandra lagi istirahat karena habis melahirkan," pikirannya Bagas yang penuh dengan berbagai macam rencananya liciknya.


Nindi seakan-akan tidak ingin berhenti, ia terus-menerus melakukan berbagai macam cara untuk membuat Bagas tidak berhenti dan terus melakukan berbagai macam cara dan penetrasi.


Hingga Bagas melupakan tentang anak dan istrinya saking bahagianya bahkan sudah tidak memikirkan rencana awalnya dengan Hyuna.


Sejak sore hingga malam mereka hanya berisitirahat sejenak saja untuk mandi dan mengisi perut mereka yang kadang berbunyi keroncongan.


"Kamu sangat menggoda dan membuatku tergila-gila sayang," ujarnya Bagas saat kembali meraih puncak ke nik ma tan tiada duanya.


"Serius kamu bahagia bersamaku?" Tanyanya Mindi yang naik dan duduk di atas pahanya Bagas yang masih dalam keadaan tanpa sehelai benangpun yang membungkus seluruh body bak gitar Spanyola itu.


Nindi menangkupkan ke dua tangannya ke pipinya Bagas dengan tatapan yang memuja, mendamba dan masih menginginkan sesuatu yang Lebih.


"Untung saja aku minum obat kuat jika tidak, pasti aku akan kewalahan meladeni wanitaku ini," batinnya Bagas.


"Abang, apa kamu serius dengan perkataannya tadi?" Tanyanya Nindi yang ingin memastikan bahwa apa yang didengarnya itu adalah kenyataan dan bukan bualan dan gombalan angin lalu saja.


"Aku sangat mencintaimu sayang, aku sangat bahagia bersamamu malam ini, aku ingin menjadikan kamu istri keduaku, apa kamu setuju?" Tanyanya Bagas yang mulai mengecup sekilas ke bibirnya Nindi tapi tangannya bergerilya ke mana-mana tidak jelas.

__ADS_1


Perlakuan dari Bagas mampu membangkitkan ga ii raah Nindi lagi hingga dia kembali memimpin jalannya permainan mereka hingga posisi mereka jadi seimbang.


Hpnya sejak jam 7 malam tadi bergetar terus hingga berulang kali dan tak terhitung lagi jumlah panggilan tidak terjawabnya Diandra. Tapi, sedikit pun Bagas tidak menghiraukan dan peduli dengan panggilan tersebut tapi,dia juga tidak mungkin menon aktifkan HPnya itu karena sewaktu-waktu bos dan atasannya bisa saja menelponnya.


"Mas Bagas ke mana sih? Katanya mau kek luar makan malam, tapi kok sampai jam 9 belum pulang juga, ditelpon juga gak mau diangkat, padahal sejak aku hamil aku sudah memutuskan semua hubungan gelap ku dengan ke dua kekasihku itu," cercanya dengan mondar-mandir tidak jelas hingga anaknya yang menangis histeris ingin asi sama sekali tidak digubrisnya.


"Abang kalau gitu besok pagi kita menikah, aku tidak mau hanya jadi teman kencan dan teman saat kamu kesepian saja, aku ingin kamu nikahi walaupun hanya sekedar status siri saja, itu pun sudah cukup tapi kalau bisa sih…" Nindi menjeda perkataannya sembari mengelus penuh kelembutan kulit bagian dadanya Bagas.


Bagas yang mendapatkan perlakuan seperti itu semakin bahagia saja, "aku akan menikahi kamu dengan resmi karena status Diandra hingga detik ini masih sebagai istri siriku aku tidak berniat untuk menjadikannya istri sahku, aku sangat bahagia setelah mengenalmu jadi kamu tidak perlu merisaukannya, yang perlu kamu lakukan adalah percantik dirimu dan jangan pernah berfikir untuk berpaling dariku."


Tawa tiga orang di dalam sebuah ruangan menggema memenuhi seluruh penjuru sudut ruangan. Mereka ingin muntah dan muak mendengar suara dari Mindi dan Bagas.


"Ya Allah… ternyata mereka sama-sama pasangan yang sangat cocok dan serasi, kamu sangat pintar mencari perempuan yang pintar berakting dan memainkan perannya," tutur Guntur yang ingin mual saat melihat dan mendengar langsung ucapannya Bagas saat meracau.


Pertanyaannya yang tiba-tiba meluncur tanpa filter dan saringan itu membuat Guntur dan Dastan yang duduk bersebelahan dengan berhadapan dengannya spontan menolehkan kepalanya mereka dengan melototkan matanya dan menganga saking tidak percayanya.


Mereka mengetahui selama ini Austin itu pria Casanova tapi kalau seperti ini tidak bukti dan yang perlu dia ceritakan dan buktikan label capnya sebagai seorang Casanova yang doyan celap celup seperti teh celup sa ri wa ngi saja.


......................


Jangan lupa untuk Mampir juga di novelku yang lain Kakak Readers dengan judul yang insya Allah ceritanya tidak kalah keren..

__ADS_1



Pesona Perawan


Kau Hanya Milikku


Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta CEO Pesakitan


Ketika Kesetiaan Dipertanyakan



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all....


Mohon Maaf jika terbanyak typo atau kesalahan dalam pengetikan di novelnya Fania….

__ADS_1


Tetap Dukung Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan dengan cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan, Komen dan Gift Poin/Koinnya seikhlasnya.


__ADS_2