Keyra Naura

Keyra Naura
KN_ Angkuh?


__ADS_3

Kalo Nggak jelas, bilang ya:v


Happy reading...


...Queensha Keyra Naura POV...


16:45 WIB


Sampai di rumah, aku langsung mengusir Afka yang akan mampir. Hari ini sangat lah capek, di markas, semuanya berebutan menyapaku, apa mereka tak punya rasa malu? Sebelum nya, mereka menghina ku culun dan juga jalang. Hah, di mana-mana, good looking yang selalu di utamakan oleh semua nya.


Setelah mandi dengan berendam di bath up selama 30 menit, aku merebahkan tubuh ku di atas kasur ku yang nyaman.


Jam tujuh malam nanti, Papa dan Bunda mengajak ku ke party perusahaan teman nya, aku hanya bisa menurut dan terpaksa memakai gaun pilihan Bunda.


Kata Bunda, Raga dan Rey akan ikut. Tapi, aku tak percaya cowok beku seperti Rey mau pergi ke tempat ramai dengan topik yang pastinya berhubungan dengan saham dan profit penjualan yang tak ku pahami.


Ting


Ting


Ting


Ting


Ting


Bunyi notifikasi beruntun di ponsel, membuat ku langsung meraih ponsel ku yang berada di atas nakas. Akh, malas rasanya membalas pesan pribadi yang menurut ku unfaedah.


Yang ku buka hanya lah chat dari Bang Friski aja.

__ADS_1


Bang Friski💜


Key maafin Abang, ya? Traavo emang susah di bilangin, tadi Abang sama si Akhirat lagi ada praktek di bengkel, lo gapapa ‘kan?


^^^Lah? Harusnya gue dong yang minta maap. Bang, kenapa harus Keyra sih? Katanya situ punya cewek 'kan? Kenapa enggak pacar nya Bang Friski aja jadi jadi Queen?^^^


Bang Friski💜


Lo nggak akan ngerti, Key. Cuman lo yang cocok jadi Queen di Traavo.


^^^Keyra kalo udah gini, bisa apa?^^^


Baru ku lihat status Bang Friski tengah mengetik,


ponsel ku berdering, aku mengernyit melihat nomer tak di kenal menelpon ku.


“Halo?” Sapa ku hati-hati.


Mama?


“Iya kenapa Ma? Mama apa kabar?” Suara ku terdengar antusias. Ya jelas, sudah lama aku tak mendengar suara orang yang sudah melahirkan ku itu.


“Pak Davin dan Bu Reva, ada di dekat kamu?”


Akh, bahkan Mama tak membalas pertanyaan ku, apa Mama tak mau tahu kabar ku juga?


Aku menengadahkan kepala ku keatas, menatap langit-langit kamar ku seraya menghela nafas pelan.


“Papa sama Bunda masih di kantor, dan mungkin jam lima baru pulang, Mah. Mama ada perlu sama mereka?”

__ADS_1


“Oh enggak, Mama cuman mau ngobrol sama kamu, siapa tau mereka ngelarang kamu ngobrol sama Mama.”


Kening ku semakin mengkerut, apa maksudnya? Mana mungkin Papa dan Bunda melarang Mama mengobrol dengan ku.


“Mama selama ini kemana aja? Di Medan betah enggak sama Pa-- Om Andri?”


“Halo, Key.”


Tangan ku gemeteran mendengar suara pria yang sejak kecil tak pernah menyapa ku.


“I-iya halo,”


“Saya cuman mau bilang, Papa kandung kamu itu-- orang jahat.”


Aku tak mengerti apa maksud Ayah tiri ku itu, Papa orang jahat?


“Maksud nya, Om?” Tanya ku. Ku dengar di seberang sana, Om Andri menghela nafas nya kasar.


“Papa kamu telah membuat Anggi-- adik saya masuk penjara, saya dan Mama kamu pindah ke Medan juga bukan kemauan kita sendiri, tapi karena Papa kandung kamu itu yang sudah mengancam kita!” Om Andri menyahut ketus.


Aku terperangah mendengarnya, atas dasar apa Papa jeblosin Nyi Demit ke penjara? Dan juga, apa iya, Papa juga ngancem Mama sama Om Andri?


“Saya minta tolong sama kamu, tolong buat Papa kandung kamu itu cabut tuntutan nya pada adik saya.”


Aku tertawa dalam hati, apa? Ada orang minta tolong tapi dengan nada yang sangat angkuh? Bapak Andri Herlambang memang lah sangat berbeda dari kebanyakan orang.


“Gini Om,” aku menjeda ucapan ku untuk mencari kalimat yang tepat untuk Ayah tiri ku itu. “Kasus nya Tante Anggi itu apa? Sampai Papa dengan kurang kerjaan nya masukin dia ke penjara. Keyra gak akan bantu kalo Tante Anggi emang pantes buat tinggal di penjara!”


Tak ada jawaban, ku kira sambungan nya putus. Tapi suara Om Andri selanjut nya mampu membuat ku terkekeh pelan. “Jangan belagu ya, kamu! Saya dulu ngebiarin kamu hidup pun udah untung, sekarang? Kamu buat balas budi saja sangat susah!”.

__ADS_1


Mati itu di tangan Tuhan! Om Andri sangat lah sombong, hingga membuat ku rasanya ingin mencabik-cabik mulut nya yang sedari dulu selalu memaki ku jika tengah emosi.


...Keyra POV end...


__ADS_2