KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
BERKUMPUL BERSAMA KELUARGA


__ADS_3

πŸŒ·πŸŒ·πŸŒ·πŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸ€πŸ€πŸ€πŸŒ»πŸŒ»πŸŒ»πŸπŸπŸ


Sesampai Lina dirumah dia dirumahnya. Diapun segera pergi kerumah orang tuanya.


Sesampai dirumah Linapun masuk


" Salommmmm.... yuhuuu putri syantikk pulaaaaaannnnngggg...." teriak lina dari luar.


" Lina gak usah teriak- teriak nak." sahut mama marina dari dalam.


" HahahahaπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ iya ma maaf." sahut lina sambil bersalaman dengan mamanya.


" Mah kok rumah sepi..." tanya lina.


" Kedua saudaramu sedang ikut les." sahut mama marina.


" Oh gitu yaudah mah aku kekamarku dulu ya aku lelah habis jalan- jalan sama teman sekolah tadi.." kata lina sambil menaiki tangga.


" Iya ya sana gih." kata mama.


Sesampai dikamrnya lina membersihkan tubuhnya lalu dia merebahkan tubuhnya.


Malam hari nya.


Semua keluarga pun sudah berkumpul di ruang keluarga mereka sibuk bercanda ria bersama


" Dek gimana belajarnya apa kamu merasa nyaman dengan lingkungan sekolahnya dek." tanya papa martinus.


Saat lina ingin menjawab briant abangnya lina memotongnya lebih dulu.


" Paling lina jawab biasa aja pah. Gitu kan dek." kata briant yang menirukan suara adeknya lina.


" Ciiiiihhhh dasar sok tau.." kata lina santai

__ADS_1


" Kan emang seperti itu kamu selalu menjawabnya dek." kata briant.


" Terserah abang sajalah mau berkata apa." kata lina.


" Dek kamu ada gak temen yang bisa di jadiin teman untuk main futsaall dek." tanya briant kepada lina.


" Gak ada." sahut lina cepat, singkat, dan padat.


" Oh yaudah lah." sahut briant


" Emang kenapa bri." tanya bianka.


" Hmmm itu kita kekurangan anggota tim futsal." sahut briant putus asa.


" Oh gitu besok lusa aku kesekolah deh biar aku tanyakin sama teman-teman aku kelas XI-B(11-B)." kata bianka.


" Makasih ya bi." sahut briant.


" Hmmmm." dibalas deheman oleh bianka.


" Hmmmm." dibalas deheman oleh lina.


" Dek kalau orang bicara itu dijawab lah dek gak boleh gitu." kata papa Martinus


" Iya pah." sahut lina singkat.


" Lina kamu kenapa sih dari tadi mama perhatikan kamu diam aja, kadang sibuk sama handphone kamu, kamu ada apa sayang." tanya mama marina.


" Aku gak apa apa mah." kata lina.


" Kamu yakin kamu gak apa-apa nak." tanya papa Martinus.


" Iya pah." sahut lina singkat

__ADS_1


" Sayang kalau kamu ada masalah kamu cerita dong sama mama atau papa gitu." kata mama marina.


" Iya ma." sahut lina.


" Dek kalau adek lagi ada masalah baik itu masalah kecil maupun masalah besar diceritain ya dek." kata papa Martinus.


" Oke pah." jawab lina singkat.


" Yaudah pah, mah, kak bian, dan abang bri, lina kekamar dulu ya." sahut lina sambil menuju anak tangga.


" Iya sudah kamu istirahat sana." kata papa Martinus.


Lina pun pergi kekamar dan istirahat.


Sesampainya dikamar dia tidak langsung istirahat.


" Kenapa dadaku sakit sekali, aaaakkkhhhh sakiiiitttt..." teriak lina pelan sambil menyentuh dadanya yang terasa sakit.


" Ada apa denganku kenapa belakangan ini aku sering sekali mengalimi sakit seperti ini ada apa." gumam lina dalam hati.


Sedangkan dilantai bawah


Keluarga Lina sedang kebingungan dengan perubahannya Angelina.


" Pah mama merasa ada yang disembunyikan deh sama anak kita lina." kata mama marisa.


" Papa jugaerasa begitu." kata papa Martinus.


" Sudahlah pah gak usah dipikirin lebih baik papa sama mama istirahat." kata briant


Lalu semua kelurga Lina pun beristirahat dikamar mereka masing- masing.


Lina yang masih terjaga gak bisa istirahat karna dia merasakan sakit yang luar biasa.

__ADS_1


Karna lina sudah tak tahan diapun langsung tertidur.


\>\>\>\>\>BERSAMBUNG<<<<<


__ADS_2