KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
FAKTA YURINA


__ADS_3

Setelah lama berpikir... mereka hanya berdiam diri dan sejenak menatap Yurina...


" Dek kamu gak punya solusi dalam masalah abang sama papa nih dek..." tanya Yordan lada sang adik...


Saat Yurina ingin bicara pintu terbuka dan teihatlah wajah Yarman yang begitu berantakan... Yurina yang melihat itu hanya tertawa dalam hati...


" Papa gimana ini..." seru Yarman.


" Papa juga dalam masalah ini..." seru papa Yusman


" Maksud nya...?" tanya Yarman.


" Ya sama dengan yang kalian alami..." seru Papa Yusman.


" Akh siapa pelakunya... kenapa dia bermainain dengan kita..." seru Yarman kesel ...


" Bang... coba perhatikan sebentar ke adek adek ingin mengatakan hal yang sejujur jujurnya.... papa pernah bilang kan .... sama Yuri di dalam keluarga kita harus jujur betul kam.." seru Yurin dan dianggukan kepala olehnketiga orang itu.


" Jadi Yurina mau kasih tau kalau YRN grup itu sebenarnya perusahaan yang adek dirikan bersama Reva..." seru Yurina membuat ketiga orang itu kaget sekaligus tak percaya.


" Dek jangan bercanda lah...dek...." seru Yarman.


" Bang adek gak bercanda... adek serius... oke sekarang abang gak percaya gak apa apa yang penting adek sudah jujur..." seru Yurina.


" Dan satu lagi...sampai ke ujung dunia pun kalian cari pelaku yang membobol data perusahaan gak akan ketemu... karna .....- " seru Yurina menggantung sambil berdiri

__ADS_1


" Karna orang nya itu YURINA sendiri.... papa...abangku tersayang..." seru Yurina kembali membuat papa Yusman dan kedua saudaranya itu melongo.


" Kenapa gak percaya juga..." seru Yurina.


" Mau bukti..." seru Yurina sambil memencet layar handphonenya lalu data perusahaan kembali normal...


petugas keamanan pun datang dan melaporkan kalau data perusahaan kembali...begitu pun dengan kedua saudaranya....


" Bagaimana papa ku tersayang... bagaimana bang... apa perluh bukti yang lain... yasudah Yurina maun pulang... kehadiran Yurina juga tidak dianggap disini..." serubYurina sambil berjalan...


" Yurina... tunggu nak..." seru papa Yusman menghentikan langkahnya.


" Papa gak nyangka kamu punya bakat hacker begitu... kok bisa sih....?" tanya papa Yusman.


" Akh... abang masih tak menyangka adek abang bisa berkembang begitu cepat..." seru Yordan.


" Papa senang kalau anak anak papa itu memiliki jiwa yang jujur dan jiwa penolong... jika kita sedang berada di atas... jangan pernah melupakan orang orang yang di bawah... ingat mereka juga butuh perhatian dari kita yang berasal dari kalangna atas.... dan satu lagi jika kalian ingin berbagi dengan menggunakan tangan kanan... maka tangan kiri atau yang lainnya tidak boleh mengetahui hal itu....dan sekarang .. punya tugas buat kalian bertiga..." seru papa Yusman seraya menasehati ketiga anaknya itu.


" Apa itu pah..." tanya ketiganya bersamaan.


" Sekarang kalian berbelanja... beli sembako dan bagikan ke para orang orang yang berada di pinggir jalan... sekalian sumbangkanlah sebagian dari apa yang kalian miliki sebagai ladang pahala... " seru papa Yusman semangat.


" Siap laksanakan pah..." seru ketiganya bersamaan.


" Satu lagi..." seru papa Yusman

__ADS_1


" Setelah berbelanja kalian bertukar pakaian dengan pakaian sederhana jangan memakai pakaian formal...kalian mengerti maksud dan tujuan papa...???" seru papa Yusman


" Ngerti pah..." seru ketiganya bersamaan.


" Dannn. satu lagi....-" seru papa Yusman terhenti


" Pergilah dengan berjalan kaki menelusuri jalan raya betul gak pah..." tebak Yurina dengan pemikiran sang papa nya itu yang sederhana namun berjiwa malaikat.


" 100% buat anak papa..." seru papa Yusman


" Mana..." seru Yurina sambil mengulurkan tangannya pada sang papa.


" Apa nya...?" tanya papa Yusman bingung.


" Tapi 100% buat aku... ya mana..." seru Yurina seraya bercanda.


Lalu papa Yusman meraih dompetnya lalu mengeluarkan uang selembaran ratusan.


" Gak jadi kalau gitu kita bertiga pamit ya... papaku tersanyang...bye..." seru Yurina sambil mencium pipi kiri sang papa dan papa Yusman hanya tersenyum.


Lalu ketiganya pun pergi melakukan amanah sang papa dengan hati yang sangat gembira.


ketiganya menaiki mobil mereka masing masing untuk menuju pusat perbelanjaan...


πŸ’πŸ’πŸ’ BERSAMBUNG πŸ’πŸ’πŸ’

__ADS_1


__ADS_2