
Angelina sudah memiliki rencana untuk mengembangkan perusahaannya.
Saat ini Angelina hanya ingin mengembangkan perusahaannya di Indonesia tempat kelahirnnya.
Angelina sudah mantp dengan keputusannya.
Siang itu setelah pulang kuliah Angelina dan Intan pergi ke kantor dengan pakaian formal mereka dan selalu berpenampilan perfeck.
sesampai di kantor semu karyawan menyapa dan memberi hormat kepada bos mereka itu dan Angelina membalasnya dengan senyumannya😊
Angelina memang terkenal ramah dengan karyawannya dan begitu banyak yang mengaguminya maka dari itu dia selalu bersikap biasa saja
Sesampai Angelina dan Intan di lantai khusus pemimpin perusahaan Angelina sudah di sambut oleh Aqilah Sandrawan .
" Selamat siang buk bos..." seru Aqilah.
" Hmmmmm." seru Angelina di balas deheman lalu masuk kedalam ruangannya diikuti oleh Intan.
Aqilah yang mendengar Angelina membalas sapaannya dengan deheman hanya mendengus kesel saja.
" Bener - bener si gunung es." seru Aqilah pelan tapi masih bisa di dengar oleh Angelina dari ruangannya.
" Aqilah aku masih bisa dengar ya..." teriak Angel dari dalam ruangannya.
Tanpa izin tanpa mengetuk pintu ruangan Angelina. Aqilah masuk ke dalam ruangannya dan berubah menjadi sahabat Anggelina.
" Lo itu ya dari dulu sampai sekarang gak berubah - ubah masih tetap dingin saja apa sah dan dosaku...." seru Aqilah terhenti.
__ADS_1
" Stopp gak usah kamu lanjutkan... pusing kepala saya dengar kamu." seru Angelina
" Ish sahabat nyebelin." seru Aqilah menggerutu.
" Hahaha😃 Aqilah memangnya buk bos ini dingin banget ya." seru Intan.
" Emang kamu gak lihat bagaimana Dia di kampus." seru Aqilah sambil bertanya.
" Iya Angel sih emang banyak diam dari pada bicara paling sama orang-orang tertentu dia akan bicara." seru Intan.
" Ya begitulah Dia ya kan gunung es." seru Aqilah.
" Hmmmmm." di balas deheman oleh Angelina.
" Tuh kan ham hm hamham aja jawabannya kaya orang bisu saja." seru Aqilah.
" Aqilah kamu sudah makan siang belum."tanya Angelina dan di balas gelengan kepala oleh Aqilah.
" Ohhhh pantasan kamu cerewet begini hahahaha😃 mending kamu makan dulu gih sana." seru Angelina santai.
" Apaan sih aku gak mau makan ah." seru Aqilah
" Kenapa..." tanya Intan.
" Iya aku mau kalian temenin aku lah." seru Aqilah
" Pergi saja sendiri aku mau nandatanganin dokumen ini... ohbya Intan kamu pelajari file yang ini." seru Angelina dan sambil memberikan sebuah file kepada Intan.
__ADS_1
Intan pun menerima dan mempelajarinya di sela kesibukan mereka berdua Angelina. Aqilah bertanya.
" Angel." panggil Aqilah.
" Ada apa..." seru Angelina tanpa mengalihkan tatapannya.
" Kamu ada rencan tidak mengembangkan perusahaan kamu ke negara Orang tua kamu." seru Aqilah sambil bertanya kepada Angel.
" Ohhh soal itu aku sudah merencanakannya kamu gak usah mikirin itu karena aku sudah persiapkan segalahnya kok." seru Angelina santai.
" Ya ampun Angel gie gak habis pikir ya sama elu ternyata lo udah siapin segalahnya ternyata hmmm salut gue sama elu." seru Aqilah sambil mengacungkan ibu jarinya👍 di hadapan Angelina.
" Hahaha gue mau nanya SALUT itu apaan ya..." tanya Angelina seraya pura-pura tidak tahu
" Hahahah😃 salut itu sama dengan BANGGA woi." seru Aqilah.
" Ooooooh tak kirain salut itu yang bisa di makan itu apa yang harganya 1000 gitu kan." seru Angelina sambil tersenyum.
" Angel gak lucu ahh." seru Aqilah kesel.
" Hahahahaha😃." tawa Intan dan Angel bersamaan
" Udah ah kerjaan gue udah siap hmmm ini juga udah sore mending lo pulang bersih-bersih cuci tuh otak lo biar bersih oke." seru Angelina sambil merapikan meja-meja nya dan menyusun berkas yang berserakan di atas mejanya lalu beranjak keluar ruanggannya di ikuti oleh Intan dan Aqilah.
Setelah Aqilah merapikan mejanya dia menyusul Angelina dan pulang kerumah mereka masing-masing.
__ADS_1
🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹